Brilio.net - Nasi jagung berasal dari biji jagung tua yang diolah dengan cara ditumbuk. Kemudian dimasak dengan cara ditanak seperti membuat nasi pada umumnya. Di sejumlah daerah, ada juga nasi jagung yang dicampurkan bersama nasi putih dan merah.

Nasi jagung sudah menjadi bahan makanan pokok di berbagai daerah, seperti Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. Nasi yang satu ini kerap disajikan bersama berbagai lauk sesuai selera. Bisa ditambah telur balado, ayam suwir, kroket kentang, lalapan, serta sambal.

Nasi jagung dipercaya lebih sehat dibandingkan nasi putih. Sebab nasi jagung memiliki kandungan kalori lebih rendah dari nasi putih. Makanya tak sedikit orang yang sedang diet memilih nasi jagung sebagai pengganti nasi putih.

Masih banyak manfaat baik lainnya yang bisa didapat dari nasi jagung lho. Simak penjelasan lengkapnya, brilio.net rangkum dari beberapa sumber pada Kamis (3/6).

1. Kaya antioksidan.

foto: freepik.com

Jagung kaya akan antioksidan seperti lutein, zeaxanthin, asam caffeic, asam benzoat 4-OH, dan asam syringic. Manfaatnya banyak sekali untuk kesehatan. Misalnya pada lutein dan zeaxanthin, keduanya dapat melindungi mata dari gangguan degeneratif seperti katarak dan melindungi kulit dari risiko bahaya sinar matahari.

2. Tinggi serat.

foto: freepik.com

Jagung sama seperti biji-bijian dan kacang-kacangan lain yang juga mengandung serat tinggi. Serat jagung membantu melancarkan sistem pencernaan dan mengurangi risiko sembelit. Selain itu, nasi jagung juga bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.

3. Bebas gluten.

foto: freepik.com

Gluten adalah protein yang biasanya ditemukan pada nasi, gandum, maupun biji-bijian lainnya. Sejumlah orang ada yang alergi atau sensitif terhadap gluten. Mereka disebut sebagai penderita celiac. Nah, nasi jagung bisa menjadi salah satu alternatif sumber karbohidrat alami bebas gluten.

4. Menyehatkan mata.

foto: freepik.com

Nasi jagung baik untuk menjaga kesehatan mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin nasi jagung dapat menghindari risiko katarak. Dua kandungan ini juga dapat mencegah gangguan penglihatan pada lansia atau age-related macular degeneration (AMD).

Sebuah penelitian yang dilansir dari National Library of Medicine pubmed.ncbi.nlm.nih.gov, 43% risiko terkena AMD lebih rendah bagi mereka yang rutin mengonsumsi lutein dan zeaxanthin nasi jagung.

5. Mencegah anemia.

foto: freepik.com

Nasi jagung merupakan salah satu bahan makanan yang tinggi akan zat besi, aman dikonsumsi penderita anemia. Umumnya anemia disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi dan folat. Sedangkan nasi jagung juga kaya akan folat yang berfungsi membantu membentuk sel darah merah.

6. Membantu mengontrol gula darah.

foto: Instagram/@santosoirene

Nasi jagung cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes karena mampu mengontrol gula darah. Serat pada nasi jagung juga membantu mengurangi kadar gula darah. Nggak hanya itu, nasi jagung juga bisa menurunkan penyerapan kolesterol dan mengatur insulin pada tubuh.

7. Mencegah peradangan.

foto: freepik.com

Peradangan seperti sembelit, asma, radang sendi, penyakit usus, GERD, dan dermatitis bisa mengganggu produktivitas harian. Salah satu cara untuk mencegah peradangan adalah dengan mengonsumsi nasi jagung. Bukan tanpa sebab, nasi jagung kaya akan protein dan fitokimia.


8. Meningkatkan kesehatan kulit.

foto: freepik.com

Nasi jagung dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Hal ini dikarenakan nasi jagung kaya akan antioksidan. Lebih tepatnya vitamin C dan likopen. Kandungan tersebut mampu membantu meningkatkan produksi kolagen serta mencegah bahaya akibat sinar UV. Antioksidan pada nasi jagung juga efektif untuk mencegah penuaan dini, kulit tetap awet muda, dan sehat.

9. Mendukung kerja alat pencernaan.

foto: freepik.com

Nasi jagung mengandung serat tidak larut. Serat ini akan tetap berada pada saluran pencernaan setelah dikonsumsi. Serat tidak larut berfungsi meningkatkan curah tinja dan mendorong kotoran agar melewati sistem pencernaan. Jika pencernaan sehat, risiko sembelit, wasir, hingga kanker usus besar pun menurun.

10. Menu alternatif bagi vegetarian.

foto: freepik.com

Bagi sejumlah orang yang menerapkan gaya hidup vegetarian, nasi jagung merupakan salah satu alternatif terbaik untuk dikonsumsi. Sebab, nasi jagung memiliki lebih banyak protein dibandingkan dengan sumber nabati lainnya. Tak hanya untuk vegetarian, nasi jagung juga cocok untuk diet menurunkan berat badan. Karena nasi jagung dapat membuat efek kenyang lebih lama.