Brilio.net - Handuk adalah salah satu benda yang hampir tak pernah absen dari rutinitas harian. Mulai dari mengeringkan tubuh setelah mandi, hingga handuk khusus dapur yang dipakai berkali-kali untuk mengelap tangan sehabis mencuci piring — keduanya punya satu kesamaan: gampang lembap, dan kalau tidak segera dijemur atau dicuci, bintik-bintik hitam jamur pun mulai bermunculan.

Begitu jamur sudah bersarang, tampilan handuk langsung terlihat kusam karena warnanya tidak lagi merata. Lebih dari sekadar masalah estetika, daya serap handuk pun ikut menurun. Artinya, fungsinya sebagai pengering justru semakin berkurang.

Mengapa Deterjen Saja Tidak Cukup?

Banyak orang mencoba mengatasi handuk berjamur hanya dengan deterjen biasa, tapi hasilnya sering mengecewakan. Sebagian kemudian beralih ke sitrun (asam sitrat) yang memang dikenal efektif meluruhkan noda membandel, termasuk jamur di kain.

Masalahnya, sitrun punya efek samping yang tidak bisa diabaikan: serat handuk bisa menjadi rapuh dan rontok jika terlalu sering terpapar bahan ini. Handuk yang seharusnya diselamatkan malah berakhir tidak layak pakai.

Lantas, apa solusinya?

Dua Bahan Dapur yang Jadi Kunci

Sebuah cara alternatif yang dibagikan oleh kanal YouTube EK TV CHANEL menarik perhatian karena hanya mengandalkan bahan-bahan yang nyaris selalu ada di dapur: micin (MSG) dan sabun cuci piring.

Kombinasi keduanya diklaim mampu mengangkat noda jamur membandel tanpa merusak serat kain. Di video tersebut, pemilik kanal bahkan menunjukkan handuk berwarna pink yang sudah sangat dekil sebelum dan sesudah proses pencucian.

"Kebetulan ini handuk warna pink yang sudah dekil banget, sebelum diproses sampai tidak kelihatan warna aslinya. Tapi alhamdulillah setelah diproses jadi bersih maksimal," ujar pemilik kanal YouTube EK TV CHANEL, dikutip BrilioFood, Kamis (2/4/2026).

Cara Mencuci Handuk Berjamur Tanpa Sitrun

foto: YouTube/EK TV CHANEL

Berikut langkah-langkah lengkapnya:

Bahan yang disiapkan:
- Air panas secukupnya
- 2 sdm micin (MSG)
- Sabun cuci piring (secukupnya)
- Sabun mandi batangan

Langkah-langkahnya:

1. Buat larutan rendaman

foto: YouTube/EK TV CHANEL

Tuang air panas ke dalam ember berukuran cukup. Masukkan 2 sendok makan micin dan tambahkan sabun cuci piring. Aduk hingga seluruh bahan benar-benar larut dan tercampur merata.

2. Rendam handuk selama 15–20 menit

foto: YouTube/EK TV CHANEL

Masukkan handuk ke dalam larutan, lalu tekan-tekan hingga seluruh permukaan benar-benar terendam. Diamkan selama 15 hingga 20 menit. Setelah waktu itu, air rendaman yang tadinya bening akan berubah menjadi kehitaman — pertanda kotoran dan jamur mulai terangkat dari serat kain.

3. Sikat dengan sabun mandi batangan

foto: YouTube/EK TV CHANEL

Angkat dan peras handuk, lalu sikat seluruh permukaannya menggunakan sabun mandi batangan. Langkah ini membantu mengangkat sisa noda yang masih menempel setelah perendaman, sehingga hasil akhirnya lebih bersih dan maksimal.

4. Bilas hingga bersih

foto: YouTube/EK TV CHANEL

Bilas handuk menggunakan air biasa hingga tidak ada lagi sisa larutan pembersih maupun busa sabun yang tertinggal.

5. Jemur di bawah sinar matahari langsung

foto: YouTube/Roemah Almini

Setelah diperas, jemur handuk di tempat yang terkena sinar matahari penuh. Paparan sinar UV matahari juga membantu membunuh sisa jamur dan bakteri yang mungkin masih ada.

Tips Tambahan agar Handuk Tidak Cepat Berjamur Lagi

Setelah berhasil membersihkan handuk, ada baiknya menerapkan beberapa kebiasaan sederhana agar masalah serupa tidak berulang:

- Jangan biarkan handuk menggantung dalam kondisi basah terlalu lama. Setelah dipakai, usahakan langsung dijemur di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik atau terkena sinar matahari.
- Cuci handuk secara rutin, idealnya setiap 3–4 kali pemakaian untuk handuk mandi, dan lebih sering untuk handuk dapur yang intensitas kotor-nya lebih tinggi.
- Pisahkan handuk dapur dari handuk mandi untuk mencegah kontaminasi silang kuman dan bakteri.
- Pastikan handuk benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan. Menyimpan handuk dalam keadaan setengah kering adalah salah satu penyebab utama tumbuhnya jamur.

FAQ Mencuci Handuk Lap Dapur

1. Apakah micin benar-benar bisa membersihkan jamur di handuk?

Micin atau MSG mengandung senyawa yang bersifat sebagai penguat reaksi kimia. Ketika dikombinasikan dengan sabun cuci piring dalam air panas, campuran ini mampu membantu melonggarkan dan mengangkat noda organik seperti jamur dari serat kain lebih efektif dibanding deterjen biasa saja.

2. Berapa lama sebaiknya merendam handuk dalam larutan ini?

Waktu ideal adalah 15–20 menit. Terlalu singkat tidak akan memberikan hasil optimal, sementara terlalu lama bisa membuat serat kain melemah, terutama untuk handuk berbahan halus.

3. Apakah cara ini aman untuk handuk berwarna?

Ya, metode ini relatif lebih aman dibanding sitrun yang berpotensi memudarkan warna kain. Namun tetap disarankan untuk menguji pada area kecil terlebih dahulu, khususnya untuk handuk dengan pewarna yang mudah luntur.

4. Seberapa sering sebaiknya handuk dapur dicuci agar tidak berjamur?

Untuk handuk dapur, sebaiknya dicuci setiap 2–3 hari sekali, atau segera setelah terasa lembap dan berbau. Handuk dapur jauh lebih rentan berjamur karena sering terpapar air dan sisa makanan.

5. Jika jamurnya sangat tebal dan sudah lama, apakah satu kali proses sudah cukup?

Untuk kasus jamur yang sudah mengakar cukup lama, mungkin diperlukan dua kali proses perendaman. Ulangi langkah yang sama setelah handuk dijemur setengah kering, lalu bilas kembali dan jemur hingga benar-benar kering.