Brilio.net - Menjaga kebersihan dapur sering kali membuat kain lap atau serbet kita cepat sekali berubah menjadi hitam dan beraroma tidak sedap. Hal ini wajar karena serat serbet memang dirancang untuk menyerap berbagai jenis kotoran sisa memasak. Masalahnya, banyak orang merasa lelah jika harus menyikat serbet sekuat tenaga agar noda membandel tersebut hilang.
Jika kita ingin serbet kembali bersih tanpa perlu bersusah payah mengucek, ada trik sederhana dari kanal YouTube Rina Kartomisastro yang bisa kita tiru. Dengan memanfaatkan kombinasi bahan yang ada di rumah, noda akan luntur dengan sendirinya.
Tahapan Mencuci Serbet Dekil Agar Putih Kembali
Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa kita lakukan:
1. Siapkan Wadah dan Deterjen: Masukkan serbet-serbet yang sudah kotor ke dalam ember, lalu tuangkan deterjen pakaian secukupnya ke atas tumpukan kain tersebut.
foto: YouTube/Rina Kartomisastro
2. Tambahkan Bahan Rahasia: Masukkan satu bahan dapur tambahan, yaitu sabun cuci piring.
"Pakai takaran secukupnya aja jangan kelebihan jangan kesedikitan," jelas Rina dalam videonya.
foto: YouTube/Rina Kartomisastro
3. Rendam dengan Air Panas: Tuangkan air panas ke dalam ember hingga seluruh bagian serbet terendam sempurna. Penggunaan air panas ini bertujuan untuk meluruhkan lemak dan kotoran yang menempel kuat.
foto: YouTube/Rina Kartomisastro
"Ini air panasnya dipakai biar bisa melunturkan segala kotoran yang ada di serbet," tambahnya.
4. Diamkan Selama Dua Jam: Biarkan serbet terendam selama kurang lebih dua jam agar cairan pembersih bekerja maksimal. Kita akan melihat air rendaman berubah menjadi keruh dan menghitam karena kotorannya larut.
"Seluruh kotorannya larut di dalam air nih langsung jadi butek," ujar Rina.
foto: YouTube/Rina Kartomisastro
5. Bilas dan Jemur: Tanpa perlu disikat atau dikucek lagi, kita cukup memeras serbet tersebut lalu membilasnya dengan air bersih biasa. Terakhir, jemur serbet di bawah sinar matahari hingga kering. Hasilnya, serbet akan terlihat cerah kembali seperti baru.
foto: YouTube/Rina Kartomisastro
FAQ
1. Mengapa harus menggunakan campuran sabun cuci piring?
Sabun cuci piring memiliki formula khusus untuk memecah lemak dan minyak yang biasanya menempel pada serbet dapur, sehingga kotoran lebih mudah lepas dibandingkan hanya menggunakan deterjen pakaian saja.
2. Apakah air mendidih aman untuk semua jenis bahan serbet?
Air panas sangat efektif untuk kain berbahan katun. Namun, jika serbet kita mengandung banyak serat sintetis atau plastik, sebaiknya gunakan air hangat agar serat kain tidak cepat rusak atau menyusut.
3. Berapa kali sebaiknya serbet dapur dicuci?
Untuk menjaga higienitas dapur, idealnya serbet dicuci setiap dua hingga tiga hari sekali, atau segera setelah digunakan untuk menyeka tumpahan makanan yang berisiko menimbulkan bakteri.
4. Bisakah menambahkan bahan lain seperti pemutih atau cuka?
Bisa. Menambahkan sedikit cuka putih saat membilas dapat membantu menghilangkan bau apek yang sangat membandel, sementara pemutih bisa digunakan khusus untuk serbet berwarna putih polos.
5. Bagaimana cara mencegah serbet agar tidak cepat berjamur?
Pastikan serbet selalu digantung di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik setelah digunakan. Jangan membiarkan serbet dalam keadaan basah dan bertumpuk di pojok dapur karena akan memicu pertumbuhan jamur.