Brilio.net - Menjelang hari raya, menu opor atau ayam goreng kampung selalu jadi bintang di meja makan. Masalahnya, ayam kampung—terutama yang sudah berumur—punya reputasi "keras kepala" alias alotnya minta ampun. Biasanya, kita terpaksa merebusnya berjam-jam yang bikin gas elpiji cepat habis, atau harus repot meminjam panci presto ke tetangga.
Ternyata, ada rahasia cerdas untuk menaklukkan ayam kampung tua tanpa tambahan bahan apa pun, cukup dengan teknik pengaturan waktu. Trik ini dibagikan oleh YouTube Heru Sutrisno Channel dan telah menyelamatkan banyak orang saat persiapan masak besar.
"Daging ayam kampung yang sudah tua, yang sangat alot sekali, bisa empuk dengan cepat hanya direbus selama 14 menit saja," ungkap Heru dalam videonya, dikutip BrilioFood dari YouTube Heru Sutrisno Channel, Sabtu (21/3/2026).
foto: YouTube/Heru Sutrisno Channel
Panduan Mengempukkan Ayam Kampung dalam 14 Menit
Metode ini sangat cocok dipraktikkan saat kamu sedang dikejar waktu menyiapkan hidangan untuk keluarga besar:
1. Tahap Perebusan Awal (7 Menit)
foto: YouTube/Heru Sutrisno Channel
Masukkan potongan ayam kampung yang sudah bersih ke dalam air mendidih. Pastikan airnya cukup untuk merendam seluruh daging. Tutup panci serapat mungkin.
"Jika ada, gunakan panci yang tutupnya rapat, ya. Karena jika tutupnya tidak rapat, akan banyak uap yang keluar, sehingga memperlambat proses empuknya," jelasnya.
Lantas, masak dengan api besar selama tepat 7 menit.
2. Masa Istirahat (10 Menit)
foto: YouTube/Heru Sutrisno Channel
Setelah 7 menit, buka tutup sejenak untuk membalik posisi ayam agar panasnya merata ke tulang-tulang. Tutup kembali, matikan kompor, dan diamkan selama 10 menit. Tips tambahan: Tutup lubang uap pada penutup panci dengan tisu atau kain basah agar panas terperangkap sempurna di dalam.
3. Tahap Perebusan Akhir (7 Menit)
foto: YouTube/Heru Sutrisno Channel
Nyalakan kembali api dan rebus lagi selama 7 menit. Ingat, jangan pernah membuka tutup panci di tahap ini!
"Jika dibuka, uapnya banyak yang keluar dan mengakibatkan kegagalan," tegas Heru.
4. Proses Pendinginan Total
foto: YouTube/Heru Sutrisno Channel
Matikan api dan biarkan panci dalam kondisi tertutup hingga air benar-benar dingin. Proses "ungkep" alami ini yang akan membuat serat daging yang tadinya keras menjadi sangat lunak.
Hasilnya? Daging ayam kampung akan terasa sangat lembut, bahkan lumer saat digigit. Persiapan Lebaran jadi jauh lebih tenang, hemat tenaga, dan pastinya hemat biaya gas.
FAQ Mengolah Ayam Kampung
1. Apakah rasa ayamnya tetap gurih kalau cuma direbus 14 menit?
Tentu saja. Karena panci tertutup rapat, sari-sari daging ayam (kaldu alami) justru terkunci di dalam dan membuat daging tetap juicy serta gurih.
2. Bagaimana jika ayam kampung yang saya masak ukurannya sangat besar (jago tua)?
Kamu bisa menambah waktu diam (tahap kedua) menjadi 15 menit, namun waktu perebusan api menyala tetap cukup 7+7 menit saja.
3. Bisakah saya langsung memasukkan bumbu opor di air rebusan ini?
Sebaiknya lakukan proses pengempukan ini dengan air polos dulu. Setelah ayam empuk dan dingin, baru kamu olah kembali dengan santan dan bumbu agar tekstur santan tidak pecah karena direbus terlalu lama.
4. Apa solusinya jika tidak punya tutup panci yang rapat?
Kamu bisa melapisi pinggiran panci dengan kain bersih sebelum ditutup, atau meletakkan pemberat di atas tutup panci agar uap tidak bocor keluar.
5. Apakah dagingnya tidak akan hancur saat dipanaskan kembali di hari Lebaran?
Tidak. Teknik ini mengandalkan uap untuk melunakkan serat, bukan menghancurkan daging, sehingga bentuk potongan ayam tetap cantik saat disajikan di piring.