Brilio.net - Ayam goreng selalu jadi andalan di segala suasana, apalagi saat kamu lagi pengen makan enak tanpa ribet. Tekstur luar yang renyah berpadu dengan daging yang juicy di dalam memang jadi kombinasi yang susah ditolak. Tapi sayangnya, kerenyahan itu sering cuma bertahan sebentar, karena setelah dingin ayam biasanya mulai melempem dan kurang menggoda.

Padahal, ada cara simpel yang bisa kamu lakukan supaya ayam goreng tetap crispy lebih lama. Kuncinya ada di teknik menggoreng yang tepat, terutama pada penggunaan campuran minyak dan mentega. Perpaduan ini bukan cuma bikin tekstur jadi lebih renyah, tapi juga menambah aroma gurih yang bikin ayam terasa lebih spesial.

Sensasi garing di setiap gigitan jadi lebih tahan lama, bahkan saat ayam sudah tidak panas lagi. Aroma mentega yang menyatu dengan minyak panas menciptakan lapisan luar yang lebih kering dan tidak mudah lembap. Hasilnya, ayam goreng kamu tetap enak dinikmati kapan saja tanpa kehilangan tekstur favoritnya.

Yang menarik, cara yang bersumber dari akun Instagram @nytamiaa, ini nggak butuh teknik ribet atau bahan mahal. Kamu cukup mengikuti langkah sederhana saat proses menggoreng, dan hasilnya bisa langsung terasa berbeda. Cocok banget buat kamu yang pengen masak praktis tapi tetap dapat hasil maksimal.

Cara Menggoreng Ayam Biar Tetap Garing Meski Sudah Dingin

1. Siapkan ayam yang sudah kamu bumbui sesuai selera, pastikan bumbu sudah meresap supaya rasa ayam lebih gurih sampai ke dalam.

2. Panaskan minyak goreng secukupnya di wajan dengan api sedang, tunggu sampai minyak benar-benar panas agar ayam bisa langsung crispy saat masuk.

3. Tambahkan sedikit mentega ke dalam minyak yang sudah panas, lalu aduk perlahan sampai mentega meleleh sempurna.

foto: Instagram.com/@nytamiaa

4. Pastikan mentega sudah tercampur rata dengan minyak, karena ini yang bikin tekstur ayam jadi lebih renyah dan aromanya makin harum.

5. Masukkan ayam secara perlahan ke dalam wajan supaya minyak tidak muncrat dan ayam bisa matang merata.

6. Goreng ayam tanpa terlalu sering dibolak-balik agar lapisan luarnya bisa terbentuk dengan sempurna.

7. Masak hingga ayam berwarna keemasan dan bagian luarnya terlihat kering dan crispy.

foto: Instagram.com/@nytamiaa

8.Angkat ayam dari wajan, lalu tiriskan agar minyak berlebih tidak menempel dan ayam tetap garing.

Kenapa Harus Pakai Mentega?

foto: Gemini AI

Mentega ini yang jadi game changer-nya dalam proses menggoreng ayam. Banyak orang cuma pakai minyak biasa, padahal tambahan mentega bisa bikin hasilnya naik level.

Waktu mentega dicampur ke dalam minyak panas, dia membantu membentuk lapisan luar ayam jadi lebih crispy dan nggak gampang lembek. Tekstur renyahnya jadi lebih “kering” dan tahan lama, bahkan setelah ayam sudah dingin. Selain itu, mentega juga memberikan aroma gurih yang khas, jadi ayam goreng kamu nggak cuma enak di tekstur tapi juga lebih menggoda dari segi aroma.

Di sisi lain, minyak tetap punya peran penting untuk menjaga suhu saat proses menggoreng. Jadi kombinasi minyak dan mentega ini bikin ayam matang merata sampai ke dalam tanpa harus khawatir bagian luar cepat gosong. Hasil akhirnya, kamu dapat ayam yang juicy di dalam dan super crispy di luar.

Tips Biar Makin Crispy Maksimal

- Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum ayam dimasukkan biar langsung crispy.
- Jangan terlalu sering membolak-balik ayam supaya lapisan renyahnya terbentuk sempurna.
- Gunakan api sedang agar ayam matang merata sampai ke dalam.
- Tiriskan ayam setelah diangkat supaya tidak terlalu berminyak dan tetap garing.

FAQ

1. Apakah mentega bisa diganti margarin?

Bisa, tapi hasil aroma dan teksturnya akan sedikit berbeda karena kandungan lemaknya tidak sama.

2. Perlu pakai tepung atau tidak?

Tidak wajib. Cara ini tetap bisa digunakan untuk ayam tanpa tepung.

3. Berapa banyak mentega yang digunakan?

Cukup sedikit saja, sekitar 1–2 sendok makan, tidak perlu terlalu banyak.

4. Apakah bisa pakai minyak sedikit (shallow fry)?

Bisa, tapi hasilnya tidak seoptimal deep fry karena panas tidak merata.

5. Kenapa ayam harus ditiriskan setelah digoreng?

Agar minyak berlebih tidak menempel dan tekstur tetap kering.


Penulis: Anggita Cahya Rosdiana

Bio: Memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.