Brilio.net - Indonesia dikenal tak hanya punya aneka makanan lezat, termasuk juga jajanan pasar dengan cita rasa yang khas. Setiap daerah di Indonesia memiliki jajanan pasar yang berbeda-beda. Namun, rata-rata cita rasa hidangan cemilan tersebut cenderung manis.


Seperti namanya, jajanan pasar ini biasanya mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional. Jika diperhatikan jajanan tradisional Indonesia ini sebenarnya punya beberapa ciri khas yang bisa dilihat dari segi bahan dasarnya, yakni banyaknya penggunaan tepung beras, tepung ketan, gula merah, daun pandan, daun pisang dan santan.


Rasa gurih santan menambah kenikmatan sebuah hidangan. Berbagai resep jajanan pasar berbahan santan telah brilio.net rangkum dari berbagai sumber pada Sabtu (15/5) sebagai berikut.


1. Kue lapis.

foto: Instagram/@resepneti


Bahan campuran gula merah:
- 150 gr gula merah, iris kasar
- 300 ml santan encer


Bahan adonan kue lapis:
- 4 butir telur utuh
- 300 ml santan kental
- 100 gr tepung hunkwe
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1/2 sdt garam halus
- 3 bungkus susu kental manis


Catatan :
- Tiap lapisan di kukus selama 7 menit
- Untuk lapisan terakhir, kukus selama 15 menit
- Kukus menggunakan api besar untuk membuat tekstur kue bergelombang.


2. Serabi beras.

foto: Instagram/@eva_susanti_roni


Bahan:
- 200 gr tepung beras putih
- 1 sdt ragi instan
- 3 sdt gula pasir
- 560ml santan encer
- 2 btr telur
- 1/2 sdt garam halus


Bahan kuah:
- air santan
- gula aren
- gula pasir
- sejumput garam


Cara membuat:
1. Campur tepung beras, ragi instan dan gula pasir, aduk rata. Masukkan telur dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata.
2. Beri garam, aduk rata. Diamkan selama 2 jam.
3. Sembari menunggu, masak bahan kuah jadi satu tunggu sampai mendidih dan agak sedikit mengental. Jangan lupa sambil diaduk agar santan tak pecah.
4. Panaskan cetakan serabi. Tuang adonan sampai 3/4 penuh, biarkan terlihat matang berlubang-lubang, tutup.
5. Tunggu hingga matang, angkat. Sajikan serabi dengan siraman kuahnya.


3. Wingko.

foto: Instagram/@resepsayang


Bahan:
- 200 gr tepung ketan putih
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 250 gr gula pasir
- 1/2 sdt garam halus
- 1 butir buah kelapa setengah tua, parut
- 200 gr santan kelapa kental
- 1 butir telur


Cara membuat:
1. Masukkan tepung ketan putih, gula pasir, garam halus, vanili bubuk, santan, telur dan kelapa parut ke dalam mangkuk, aduk rata.
2. Ambil adonan, lalu bentuk bulat dan pipihkan.
3. Panaskan pan dadar, panggang wingko hingga berwarna kecokelatan dan matang. Angkat dan sajikan.


4. Bubur sumsum.

foto: Instagram/@resepkueandalan


Bahan:
- 100 gr tepung beras
- 800 ml santan
- 1 sdt garam
- 6 lembar daun pandan


Cara membuat:
1. Siapkan santan sebanyak 650 ml lalu bagi menjadi 2 gelas.
2. Rebus 1 gelas santan dengan 5 lembar daun pandan menggunakan api kecil, sambil diaduk.
3. Ambil satu gelas santan dan tuang ke dalam tepung beras sambil diaduk agar tidak menggumpal. Tambahkan 1 sdt garam.
4. Masukkan adonan ke dalam santan yang tadi direbus. Jangan lupa untuk tetap diaduk agar tidak menggumpal.
5. Jika sudah tercampur rata matikan api, cincang gula merah dan rebus dengan api kecil.
6. Masukkan daun pandan ke dalam rebusan gula merah, aduk rata.
7. Rebus sisa santan sebanyak 200 ml tadi sebagai kuah. Tuangkan bubur sumsum dengan kuah yang sudah dibuat dan sajikan.


5. Biji salak.

foto: Instagram/@numpangsaveresep.id


Bahan bola ubi:
- 250 gr ubi oranye yang sudah di kukus dan di lumatkan pakai garpu
- 100 gr tepung tapioka
- 30 gr gula halus
- 1/4 sdt garam


Bahan kuah gula merah:
- 750 ml air
- 3 lembar daun pandan
- 100 gr gula merah
- 1/4 sdt garam
- 3 sdm gula pasir


Kuah santan:
- 300 ml santan
- 1 lembar daun pandan
- Sedikit garam


Cara membuat:
1. Campur semua bahan bola ubi. Bentuk bola-bola, rebus dengan air secukupnya, masak sampai ubi mengapung, sisihkan.
2. Rebus semua bahan kuah gula merah, lalu saring.
3. Larutkan 1 sdm tepung tapioka dengan sedikit air.
4. Rebus santan, daun pandan dan garam sampai mendidih. Sisihkan.
5. Masukkan bola-bola ubi yang sudah direbus ke dalam kuah gula merah, lalu tambahkan larutan tepung tapioka.
6. Sajikan biji salak disiram kuah santan.


6. Hun kwe nangka.

foto: Instagram/@dapoer_mabelle


Bahan:
- 100 gr tepung hun kwe
- 135 gr gula pasir
- 900 ml santan
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt vanili bubuk
- 2 lembar daun pandan
- 7 nangka, potong kotak kecil


Cara membuat:
1. Campur semua bahan kecuali nangka. Masak sampai meletup.
2. Masukkan potongan nangka, aduk rata.
3. Tuang adonan di atas plastik, lalu bungkus. Lakukan pembungkusan dengan cepat sebelum adonan dingin.


7. Buroncong.

foto: Instagram/@madamjundi


Bahan A:
- 450 ml santan kekentalan sedang
- 1/2 sdt garam halus
- 2 lembar daun pandan, simpulkan


Bahan B:
- 150 gr tepung beras
- 25 gr tepung maizena
- 200 gr kelapa parut setengah muda
- 75 gr gula pasir
- 1 telur, kocok lepas


Bahan C:
- 50 gr margarin, lelehkan


Cara membuat:
1. Masak bahan A hingga mendidih. Matikan apinya, tunggu hingga suam kuku.
2. Campur semua bahan B, aduk rata. Tambahkan bahan A, aduk rata.
3. Masukkan bahan C, aduk rata.
4. Panaskan cetakan kue, olesi dengan sedikit minyak. Biarkan hingga panas merata di seluruh permukaan cetakan.
5. Tuang adonan ke cetakan hingga penuh, tutup. Tunggu hingga masak.


8. Onde-onde.

foto: Instagram/@kulinerkawan


Bahan:
- 150 gr kacang hijau kupas, direndam selama 1 jam
- 100 gr gula pasir
- 2 lembar daun pandan, diikat simpul
- 1/2 sdt garam
- 200 ml santan dari 1/2 butir kelapa


Bahan kulit:
- 250 gram tepung ketan putih
- 1/2 sdt gram
- 50 gram kentang kukus, dihaluskan
- 75 gram gula pasir halus
- 160 ml air hangat
- 125 gram wijen untuk pelapis
- minyak goreng


Cara membuat:
1. Untuk isi, kukus kacang hijau selama 25 menit. Angkat, blender halus bersama santan.
2. Masukkan gula pasir, garam, dan daun pandan. Aduk sampai kalis.
3. Tunggu sampai dingin, bentuk bulat. Bagi masing-masing 15 gram, sisihkan.
4. Untuk kulit, campur tepung ketan putih, kentang kukus, gula pasir, dan garam.
5. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sampai kalis.
6. Timbang dan bagi masing-masing 25 gram. Bentuk pipih, beri isian dan bentuk bulat. Goreng.


9. Lemper abon sapi.

foto: Instagram/@malichatun88


Bahan:
- 500 gr ketan putih
- 250-300 ml santan instan
- 1 lembar daun pandan
- 2 daun salam
- 1 batang serai, geprek
- gula dan garam
- daun pisang
- tusuk gigi, potong 2 bagian


Bahan isi:
- abon sapi secukupnya


Cara membuat:
1. Cuci bersih ketan, rendam dengan air sekitar 5 jam, tergantung jenis ketannya. Tiriskan, kukus sampai keluar uap dari dandang yang lewat diantara ketan ketannya, sekitar 20 menit, angkat, masukkan dalam mangkuk.
2. Masak santan, serai, daun pandan, garam gula sampai mendidih.
3. Masukkan santan kedalam wadah berisi ketan yang sudah dikukus, aduk rata sambil koreksi rasa. Diamkan sebentar 10 menit, biarkan santan meresap kedalam ketan.
4. Kukus lagi selama 1 jam, jangan lupa cek air kukusan sebelum dipakai.
5. Siapkan daun, yang sudah dibersihkan, panggang diatas api kompor sampai layu, potong lebar secukupnya, buang tulang kerasnya.
6. Cek tingkat kelembekan ketan yang dikukus sambil diaduk rata, pipihkan beri abon sapi, bentuk oval padat, balut dengan daun kecil, balut lagi dengan daun pisang yang sudah dipanggang, gulung sematkan dengan tusuk gigi.


10. Nagasari.

foto: Instagram/@dapoersikoko


Bahan:
- 5 buah pisang, potong jadi 3 bagian
- 250 gr tepung beras
- 100 gr tepung tapioka
- 250 gr gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 500 ml santan
- 200 ml air
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- daun pisang, potong secukupnya


Cara membuat:
1. Campur tepung beras, tepung tapioka dan air. Aduk rata. Sisihkan.
2. Masak santan, bersama pandan, gula pasir, dan garam sambil diaduk perlahan.
3. Masukkan larutan tepung ke santan, masak terus sambil diaduk hingga mengental setengah matang. Matikan api.
4. Ambil selembar daun pisang, beri adonan secukupnya. Letakkan sepotong pisang di tengah, beri adonan lagi di atasnya. Bungkus rapat adonan, lipat ujungnya.
5. Kukus sampai matang. Angkat dan sajikan.