Brilio.net - Perpaduan serai, jeruk nipis, bunga telang, pandan, dan selasih jadi minuman segar yang bantu tubuh terasa lebih ringan setelah makan berat. Minuman detox alami ini memadukan bahan-bahan sederhana dari dapur seperti serai, jeruk nipis, bunga telang, daun pandan, dan biji selasih. Kombinasi ini tidak hanya menghasilkan rasa yang segar, tetapi juga aroma yang menenangkan. Warna biru alami dari bunga telang membuat tampilannya semakin menarik dan menggugah selera.
Minuman ini cocok dikonsumsi setelah menyantap makanan berlemak karena memberikan sensasi ringan di tubuh. Kandungan alami dari jeruk nipis membantu menyegarkan, sementara serai dan pandan memberikan efek hangat dan nyaman pada perut. Biji selasih juga menambah tekstur unik sekaligus membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selain menyegarkan, minuman ini juga mudah dibuat tanpa bahan tambahan yang rumit. Dikutip BrilioFood dari akun Instagram @menudietharian, cukup dengan satu racikan sederhana, kamu sudah bisa menikmati minuman sehat yang cocok disajikan dingin saat cuaca panas atau setelah makan berat. Praktis, alami, dan tetap nikmat.
Cara Membuat
1. Siapkan 1 batang serai, lalu geprek hingga sedikit hancur agar aromanya keluar maksimal saat direbus.
2. Rebus serai dengan sekitar 300–400 ml air hingga mendidih dan air mulai harum
foto: Instagram/@menudietharian
3. Setelah itu, masukkan 5–7 kuntum bunga telang dan 1 lembar daun pandan yang sudah dipotong-potong agar sari dan warnanya cepat keluar.
4. Rebus selama 3–5 menit dengan api kecil hingga air berubah warna menjadi biru keunguan dan aromanya semakin wangi.
foto: Instagram/@menudietharian
5. Matikan api, lalu diamkan sebentar hingga hangat agar tidak terlalu panas saat dicampur bahan lain.
6. Sementara itu, siapkan mangkuk atau wadah, masukkan 1 buah jeruk nipis yang sudah dipotong (bisa diperas sedikit agar rasanya lebih segar).
7. Tambahkan 1–2 sendok teh biji selasih yang sudah direndam sebelumnya hingga mengembang.
8. Masukkan es batu secukupnya ke dalam mangkuk agar minuman terasa lebih segar saat disajikan.
9. Tuang air rebusan serai, bunga telang, dan pandan ke dalam mangkuk yang sudah berisi bahan lainnya.
foto: Instagram/@menudietharian
9. Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur rata dan warna berubah menjadi ungu segar karena reaksi bunga telang dan jeruk nipis.
10. Tuang ke dalam gelas saji dan minuman siap dinikmati dalam keadaan dingin setelah makan.
FAQ
1. Apakah minuman ini benar-benar bisa menghilangkan lemak?
Minuman ini tidak secara langsung membakar atau menghilangkan lemak dalam tubuh, tetapi membantu menyegarkan dan membuat perut terasa lebih ringan setelah makan berlemak. Kandungan alami seperti jeruk nipis dan serai juga dapat mendukung pencernaan, namun tetap perlu diimbangi pola makan sehat dan olahraga.
2. Bolehkah diminum setiap hari?
Boleh dikonsumsi setiap hari karena terbuat dari bahan alami, asalkan dalam jumlah wajar seperti 1 gelas per hari. Hindari konsumsi berlebihan karena kandungan asam dari jeruk nipis bisa kurang cocok bagi lambung sensitif.
3. Apakah bisa tanpa bunga telang?
Bisa, karena bunga telang tidak terlalu memengaruhi rasa utama minuman. Namun, tanpa bunga telang warna minuman jadi kurang menarik dan manfaat antioksidannya juga sedikit berkurang.
4. Perlu pakai gula atau madu?
Opsional, bisa diminum tanpa pemanis karena sudah segar secara alami. Jika ingin lebih manis, tambahkan madu secukupnya agar rasa tetap seimbang dan tidak berlebihan.
5. Kenapa biji selasih harus direndam dulu?
Agar biji selasih mengembang dan teksturnya lebih lembut saat diminum, sehingga lebih nyaman di mulut. Selain itu, biji yang sudah direndam juga lebih mudah tercampur dan memberikan sensasi segar pada minuman.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.