Brilio.net - Mengeluarkan loyang dari oven lalu mendapati bagian bawahnya dipenuhi kerak hitam memang sering bikin kesal. Biasanya noda muncul karena tetesan adonan, gula, atau minyak yang terus-menerus terkena suhu tinggi hingga mengeras dan menempel kuat di permukaan loyang.
Banyak yang langsung menggosok loyang menggunakan sabut besi supaya cepat bersih. Padahal cara tersebut justru berisiko menggores bahkan merusak lapisan pelindung loyang, terutama yang memiliki lapisan anti lengket. Supaya lebih aman, berikut beberapa trik membersihkan loyang gosong menggunakan bahan dapur yang mudah ditemukan.
Kenapa kerak gosong sulit dibersihkan?
Kerak hitam pada loyang terbentuk karena gula dan protein dari sisa adonan mengalami karamelisasi serta reaksi Maillard saat terkena panas tinggi. Lama-kelamaan, sisa tersebut berubah menjadi lapisan karbon yang melekat kuat pada permukaan logam sehingga sabun cuci piring saja sering kali tidak cukup untuk mengangkatnya.
Karena itu, dibutuhkan bahan yang mampu melunakkan kerak terlebih dahulu sebelum digosok menggunakan spons lembut.
Bahan dan alat yang perlu disiapkan
- Baking soda
- Cuka putih
- Hidrogen peroksida (opsional untuk kerak membandel)
- Air panas
- Spons cuci piring sisi lembut
1. Baking soda dan cuka untuk kerak gosong sedang
Campuran baking soda dan cuka menjadi salah satu cara paling aman untuk membersihkan loyang yang mulai dipenuhi kerak hitam. Reaksi keduanya membantu melonggarkan kerak sehingga lebih mudah terangkat tanpa perlu menggosok terlalu keras. Cara ini bisa digunakan pada sebagian besar jenis loyang selama tidak didiamkan terlalu lama pada aluminium.
Bahan
- Baking soda secukupnya
- Cuka putih secukupnya
- Air hangat
- Spons lembut
Langkah
1. Taburkan baking soda hingga menutupi seluruh bagian yang gosong.
2. Tuangkan atau semprotkan cuka putih sampai muncul busa.
3. Diamkan selama 30–60 menit.
4. Gosok perlahan menggunakan spons sisi lembut.
5. Bilas menggunakan air hangat lalu keringkan dengan kain bersih.
2. Merebus loyang stainless steel yang gosong
Metode ini cocok untuk loyang stainless steel yang cukup tebal. Air panas membantu melunakkan kerak sementara baking soda membantu mengangkat sisa karbon yang menempel. Hindari cara ini pada loyang anti lengket atau loyang yang tidak boleh dipanaskan langsung di atas kompor.
Bahan
- Air secukupnya
- 2 sdm baking soda
Langkah
1. Isi loyang dengan air hingga menutupi bagian yang gosong.
2. Tambahkan baking soda.
3. Panaskan di atas kompor dengan api kecil sampai mendidih.
4. Matikan api dan biarkan beberapa menit hingga kerak melunak.
5. Buang airnya, lalu gosok perlahan menggunakan spons lembut dan bilas hingga bersih.
3. Pasta baking soda dan hidrogen peroksida untuk kerak membandel
Jika noda gosong sudah menempel berbulan-bulan, campuran baking soda dan hidrogen peroksida bisa menjadi pilihan. Pasta ini membantu mengoksidasi sisa kerak organik yang sulit dibersihkan. Gunakan secukupnya dan bilas hingga benar-benar bersih setelah proses selesai.
Bahan
- 3 sdm baking soda
- Hidrogen peroksida secukupnya hingga menjadi pasta
Langkah
1. Campurkan baking soda dan hidrogen peroksida hingga berbentuk pasta.
2. Oleskan pada seluruh bagian yang gosong.
3. Diamkan selama 2–3 jam.
4. Seka menggunakan spons lembut.
5. Bilas dengan air bersih lalu keringkan.
Hal yang perlu dihindari saat membersihkan loyang
- Jangan menggunakan sabut besi pada loyang anti lengket karena dapat mengikis lapisannya.
- Jangan langsung menyiram loyang yang masih sangat panas dengan air dingin karena bisa membuat loyang melengkung.
- Jangan merendam loyang aluminium terlalu lama dalam larutan baking soda karena dapat membuat permukaannya kusam.
Tips agar loyang tidak mudah gosong
- Gunakan kertas roti atau alas silikon saat memanggang.
- Oleskan mentega atau margarin secara merata sebelum menuang adonan.
- Bersihkan loyang segera setelah dingin agar sisa makanan tidak mengeras.
- Pastikan suhu oven sesuai resep supaya bagian bawah loyang tidak terlalu panas.
FAQ
1. Apakah baking soda aman untuk semua jenis loyang?
Baking soda umumnya aman digunakan, tetapi pada loyang aluminium sebaiknya tidak didiamkan terlalu lama karena dapat menyebabkan permukaan berubah kusam.
2. Kapan hidrogen peroksida sebaiknya digunakan?
Bahan ini lebih cocok dipakai untuk kerak hitam yang sudah lama menempel dan sulit hilang dengan baking soda serta cuka saja.
3. Bolehkah menggunakan sikat kawat sebagai pengganti spons?
Tidak disarankan, terutama pada loyang anti lengket karena dapat meninggalkan goresan permanen.
4. Bagaimana cara menyimpan loyang agar tidak cepat berkarat?
Pastikan loyang benar-benar kering sebelum disimpan. Simpan di tempat yang tidak lembap agar permukaannya tetap awet.
5. Kenapa bagian luar loyang lebih cepat menghitam dibanding bagian dalam?
Bagian luar loyang lebih sering terkena panas langsung dari oven serta cipratan minyak atau adonan yang terbakar sehingga kerak lebih mudah terbentuk.