Brilio.net - Besar atau kecilnya api kompor itu pengaruh banget ke durasi masak di dapur. Kalau apinya besar, masakan jadi cepat matang. Tapi kalau apinya mungil banget, duh, bisa-bisa waktu masak jadi molor lama sekali.
Masalahnya, banyak yang mengalami tekanan gas kompornya tetap rendah meskipun knop putarannya sudah dipentokkan ke titik maksimal. Biasanya, kalau sudah begini, banyak orang langsung kepikiran panggil tukang servis. Padahal, masalah api kecil ini sebenarnya bisa kamu atasi sendiri dengan cara yang cukup simpel.
Cara Membuat Api Kompor Kecil Kembali Besar
Seorang pengguna YouTube melalui kanal BERBAGI DUNIA membagikan rahasianya. Ternyata, kunci utama besar kecilnya api bukan cuma ada di kompor, tapi pada seberapa kuat tekanan gas yang dialirkan lewat regulator.
"Untuk menentukan seberapa besar api yang keluar dari kompor gas, maka penentunya adalah seberapa besar pula tekanan yang mengalir dari perangkat kompor gas tersebut," paparnya dalam video tersebut, dikutip BrilioFood dari Youtube BERBAGI DUNIA, Selasa (10/2/2026).
foto: YouTube/BERBAGI DUNIA
Jadi, solusinya bukan membongkar kompor, melainkan memperhatikan bagian regulatornya. Daripada ribet modifikasi mesin kompor, lebih praktis kalau kamu fokus pada perangkat alirannya.
"Daripada modifikasi kompornya, ada bahan yang bisa kita modifikasi untuk menghasilkan api yang jauh lebih besar, yaitu di bagian regulatornya," jelasnya lagi.
foto: YouTube/BERBAGI DUNIA
Dalam tutorialnya, ia menyarankan penggunaan regulator jenis hybrid atau regulator bertekanan tinggi (high pressure). Regulator jenis ini punya knop tambahan di bagian atas yang bisa diputar untuk mengatur volume aliran gas yang keluar.
foto: YouTube/BERBAGI DUNIA
Hasilnya pun sangat kontras. Saat pakai regulator biasa, api terlihat kecil walau knop kompor sudah maksimal. Namun, begitu diganti ke regulator tekanan tinggi, api yang dihasilkan jauh lebih gahar. Tapi ingat, saat memasangnya harus ekstra hati-hati. Pastikan klem atau pengait selang sudah terpasang kencang supaya nggak ada kebocoran gas.
foto: YouTube/BERBAGI DUNIA
Langkah terakhir setelah memasang regulator baru adalah memastikan selang bersih dari sisa gas lama. Kamu bisa membiarkan kompor menyala sampai sisa gas habis. Baru setelah itu, nyalakan kompor, putar knop regulator ke kiri untuk menyesuaikan tekanan, matikan sebentar, lalu nyalakan kembali. Lihat hasilnya, api kompor bakal langsung menyala besar dan masak jadi lebih semangat.
FAQ Cara Membuat Api Kompor Kecil Jadi Besar Lagi
1. Apakah regulator tekanan tinggi aman untuk kompor gas rumahan biasa?
Aman, asalkan kamu menggunakan regulator yang sudah berstandar SNI dan pastikan klem selang terpasang sangat rapat karena tekanan gasnya lebih kuat dibanding regulator biasa.
2. Apa perbedaan utama regulator biasa dengan regulator hybrid?
Regulator biasa memiliki tekanan yang sudah diatur tetap (fixed), sedangkan regulator hybrid memiliki knop putar tambahan yang memungkinkan kamu mengatur sendiri besar kecilnya aliran gas yang keluar.
3. Bagaimana cara mendeteksi kebocoran gas setelah mengganti regulator?
Kamu bisa mengoleskan air sabun pada sambungan selang dan regulator. Jika muncul gelembung udara, berarti masih ada kebocoran dan klem harus dikencangkan lagi.
4. Apakah cara ini bisa dilakukan pada semua merk kompor gas?
Ya, trik ini berlaku hampir untuk semua merk kompor gas karena sistem aliran gasnya serupa, yaitu bergantung pada dorongan gas dari tabung melalui regulator.
5. Selain regulator, apa penyebab lain api kompor gas jadi kecil?
Penyebab lainnya bisa jadi karena corong burner yang tersumbat sisa makanan atau kotoran, atau lubang spuyer yang tertutup debu. Pastikan juga area tersebut dibersihkan secara rutin.