Brilio.net - Cake yang sudah dipotong sering kali cepat kering, terutama jika disimpan terlalu lama atau tidak ditutup dengan benar. Bagian yang paling rentan adalah sisi dalam yang terbuka, karena langsung terkena udara. Saat terkena udara terus-menerus, kelembapan alami cake akan menguap, sehingga teksturnya berubah jadi keras, seret, dan kurang nikmat saat dimakan kembali.
Banyak orang mengandalkan kulkas atau wadah tertutup untuk menyimpan cake. Cara ini memang membantu memperlambat kerusakan, tapi belum tentu menjaga kelembapan secara maksimal. Bahkan, jika hanya dimasukkan ke kulkas tanpa perlindungan tambahan, cake justru bisa lebih cepat kering karena suhu dingin menarik kelembapan dari dalam kue, terutama pada jenis cake yang lembut.
Dikutip BrilioFood dari akun Instagram @stephgigliotti, solusi praktis yang sering dipakai adalah memanfaatkan roti tawar sebagai “penutup alami” pada bagian cake yang terpotong. Roti tawar berfungsi menjaga area terbuka tetap lembap dengan cara menahan paparan udara langsung sekaligus membantu mempertahankan kadar air di dalam cake. Cukup tempelkan roti pada sisi potongan dan kunci dengan tusuk gigi, maka cake bisa tetap moist, lembut, dan terasa fresh lebih lama tanpa perlu cara yang rumit.
Steps Cara Menyimpan Cake dengan Roti Tawar
1. Siapkan Roti Tawar
Ambil 1–2 lembar roti tawar sesuai ukuran potongan cake. Pastikan rotinya masih lembut dan tidak kering.
foto: Instagram/@stephgigliotti
2. Tempelkan pada Bagian Cake yang Terbuka
Letakkan roti tawar menutupi sisi cake yang sudah dipotong (bagian dalam yang terbuka).
3. Kunci dengan Tusuk Gigi
Gunakan tusuk gigi untuk menahan roti agar tetap menempel pada cake. Tusukkan perlahan agar posisi roti tidak bergeser.
foto: Instagram/@stephgigliotti
4. Simpan dalam Wadah Tertutup
Masukkan cake ke dalam wadah tertutup atau cake box agar terlindung dari udara luar.
foto: Instagram/@stephgigliotti
5. Simpan di Suhu yang Tepat
Bisa disimpan di suhu ruang (untuk 1–2 hari) atau di kulkas jika ingin lebih lama. Pastikan tetap tertutup rapat.
foto: Instagram/@stephgigliotti
FAQ Cara Menyimpan Cake
1. Apakah rasa roti tawarnya akan meresap dan mengubah rasa cake?
Sama sekali tidak. Roti tawar memiliki rasa yang netral, sehingga tidak akan mentransfer rasa ke cake. Namun, pastikan kamu tidak menggunakan roti tawar yang sudah beraroma (seperti roti pandan atau cokelat) agar aroma asli cake tetap terjaga.
2. Berapa lama roti tawar tersebut harus diganti?
Jika kamu menyimpan cake lebih dari 3 hari di kulkas, cek kondisi roti tawarnya. Jika roti sudah terasa sangat kering dan keras seperti kerupuk, segera ganti dengan lembaran roti tawar yang baru agar fungsinya sebagai penjaga kelembapan tetap maksimal.
3. Bisa nggak trik ini dipakai untuk cake yang full dekorasi krim (whipped cream)?
Trik ini paling efektif untuk cake yang bagian dalamnya terekspos (seperti bolu potong atau lapis surabaya). Jika cake tertutup whipped cream di seluruh sisinya, krim tersebut sebenarnya sudah berfungsi sebagai pelindung. Gunakan trik roti hanya pada sisi telanjang yang tidak tertutup krim.
4. Apakah rotinya nanti masih bisa dimakan setelah dipakai menempel?
Bisa, tapi teksturnya mungkin sudah keras atau kering karena kelembapannya terserap. Kamu bisa mengolah sisa roti bekas tersebut menjadi croutons (roti kering untuk sup) atau puding roti agar tidak mubazir.
5. Gimana kalau saya nggak punya tusuk gigi, ada alternatif lain?
Kamu bisa menggunakan plastic wrap yang ditempelkan sangat rapat (kontak langsung) pada permukaan potongan cake, baru kemudian dimasukkan ke wadah. Namun, teknik roti tawar tetap dianggap lebih unggul karena memberikan sirkulasi kelembapan yang lebih alami dibandingkan plastik.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.