Brilio.net - Mengonsumsi sayuran setiap hari adalah kunci menjaga kebugaran tubuh. Di antara banyaknya pilihan, bayam sering kali menjadi primadona karena kandungan nutrisinya yang setara dengan bahan makanan super seperti brokoli dan mangga. Antioksidannya yang tinggi sangat ampuh menangkal radikal bebas. Selain sehat, bayam juga sangat fleksibel untuk diolah menjadi sup bening, tumisan, hingga bakwan yang renyah.

Masalahnya, bayam dikenal sebagai sayuran yang sangat cepat layu. Banyak yang mengeluh meski sudah ditaruh di dalam kulkas, bayam hanya bertahan satu hingga dua hari saja sebelum akhirnya menguning dan busuk. Alhasil, stok sayur yang sudah dibeli terpaksa dibuang sia-sia.

Namun, ada kabar baik bagi yang ingin mengawetkan stok bayam tanpa bergantung pada lemari es. Seorang pengguna YouTube melalui akun Jubir Rakyat membagikan metode unik yang diklaim sebagai penemuan efektif.

"Penemuan baru, bayam nih bisa bertahan 10 hari," ujarnya seperti dikutip BrilioFood dari kanal YouTube Jubir Rakyat, Selasa (3/2/2026).

Persiapan Tanpa Air

Langkah pertama yang sangat krusial adalah mengeluarkan bayam dari plastik kemasan pasar. Siangi dan potong bayam sesuai selera. Satu aturan yang tidak boleh dilanggar: bayam dilarang dicuci sebelum disimpan. Pastikan bayam dalam kondisi kering sempurna karena air yang menempel justru akan mempercepat pembusukan.

Gunakan Alas Koran dan Plastik Bersih

foto: YouTube/Jubir Rakyat

Siapkan wadah penyimpanan berupa kantong plastik yang bersih dan kering. Sebagai alas di bagian dalam plastik, gunakan kertas koran. Penggunaan koran ini bukan tanpa alasan; kertas koran berfungsi untuk menyerap uap air atau kelembapan yang muncul selama proses penyimpanan, sehingga kondisi di dalam plastik tidak becek.

Bawang Putih Sebagai Penjaga Alami

foto: YouTube/Jubir Rakyat

Setelah bayam dimasukkan ke dalam plastik, jangan terburu-buru mengikatnya. Tambahkan satu siung bawang putih ke dalam plastik tersebut. Bawang putih memiliki sifat antibakteri alami yang mampu melindungi bayam dari mikroorganisme penyebab layu.

"Awalnya kepikir udah busuk, nggak tahunya saat dilihat bayamnya masih seger gini," ungkapnya saat menunjukkan hasil bayam yang sudah disimpan berhari-hari.

foto: YouTube/Jubir Rakyat

Terakhir, ikat plastik rapat-rapat dan letakkan di area rumah yang kering serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Dengan trik sederhana ini, bayam tetap hijau dan segar meskipun disimpan dalam waktu yang cukup lama.

FAQ Membersihkan Bayam

1. Mengapa bayam tidak boleh dicuci sebelum disimpan?

Mencuci bayam akan meninggalkan sisa air pada daun dan batang. Kelembapan yang tinggi ini adalah pemicu utama pertumbuhan bakteri dan jamur yang membuat bayam cepat busuk dan berlendir.

2. Dapatkah kertas koran diganti dengan tisu dapur?

Bisa. Tisu dapur memiliki daya serap yang sangat baik dan lebih higienis dibandingkan kertas koran untuk membungkus makanan.

3. Apakah bawang putihnya perlu dikupas atau digeprek?

Tidak perlu. Cukup gunakan satu siung bawang putih utuh dengan kulitnya. Aroma dan zat alaminya sudah cukup bekerja sebagai pengawet alami di dalam plastik.

4. Bagaimana jika ruangan tempat penyimpanan terasa panas?

Jika suhu ruangan terlalu panas, letakkan wadah plastik bayam di tempat yang paling sejuk di dalam rumah, seperti di lantai keramik atau di area berventilasi baik agar suhu di dalam plastik tetap stabil.

5. Apakah cara ini efektif untuk sayuran hijau lain seperti kangkung atau sawi?

Ya, prinsip dasar menjaga sayuran tetap kering dan memberikan agen antibakteri (bawang putih) bisa diterapkan pada sayuran hijau berdaun tipis lainnya.