Brilio.net - Siapa yang pernah bikin lemet atau getuk tapi rasanya malah getir atau pahit? Rasa pahit pada singkong seringkali merusak kelezatan masakan, padahal bumbu yang digunakan sudah pas dan lengkap. Masalah ini biasanya muncul karena kandungan air dalam singkong yang tidak diolah dengan benar sebelum dicampur ke adonan kue.

Ternyata, ada rahasia sederhana untuk memastikan singkong parut tetap enak tanpa meninggalkan rasa pahit yang mengganggu lidah. Dengan teknik pemerasan dan pengendapan sari yang tepat, kamu bisa mendapatkan tekstur singkong yang mantap sekaligus rasa yang lebih bersih. Yuk, intip cara praktisnya di bawah ini agar olahan singkong buatanmu jadi rebutan!

Rahasia Mengolah Singkong Parut Anti Pahit

Singkong Tidak Pahit
© 2026 brilio.net/Gemini AI

Teknik ini fokus pada memisahkan zat pahit yang biasanya terbawa dalam air perasan singkong yang berwarna keruh. Proses ini memastikan tekstur asli singkong tetap terjaga namun rasanya menjadi jauh lebih netral. Dengan mengikuti langkah pengendapan, kamu tidak akan kehilangan sari pati singkong yang penting untuk kekenyalan kue.

Bahan:
- Singkong segar secukupnya
- Air mengalir untuk mencuci

Cara Membuat:
1. Kupas kulit singkong sampai bersih lalu cuci di bawah air mengalir agar tanah dan kotorannya hilang.
2. Parut singkong menggunakan parutan kelapa atau parutan keju sampai teksturnya jadi butiran halus.
3. Peras singkong parut sedikit demi sedikit memakai kain bersih atau saringan sampai semua airnya keluar.
4. Tampung air perasan tersebut ke dalam mangkuk dan diamkan selama 15 sampai 30 menit.
5. Buang air bening di bagian atas secara perlahan dan ambil endapan putih (sari pati) yang tertinggal di dasar mangkuk.
6. Campurkan kembali endapan putih tersebut ke ampas singkong parut yang sudah kering tadi.
7. Singkong parut siap diolah menjadi berbagai jajanan lezat tanpa rasa pahit lagi.

FAQ Terkait Pengolahan Singkong

1. Kenapa air bening hasil perasan singkong harus dibuang?

Air bening yang berwarna keruh tersebut merupakan tempat berkumpulnya zat yang memicu rasa pahit atau getir pada singkong.

2. Apakah endapan putih (sari pati) boleh tidak dicampurkan kembali?

Bisa saja, tapi tekstur kue nanti jadi kurang kenyal dan padat karena sari pati alami singkong justru memberikan efek "mengikat" pada adonan.

3. Bagaimana ciri singkong yang bagus agar tidak terlalu pahit dari awal?

Pilihlah singkong yang kulit arinya berwarna merah muda dan mudah dikupas, karena biasanya singkong jenis ini lebih empuk dan kadar pahitnya rendah.

4. Apa semua jenis singkong perlu melalui proses peras dan endap ini?

Sangat disarankan untuk jenis singkong yang akan dijadikan kue parut, terutama jika singkong tersebut sudah disimpan lebih dari dua hari setelah panen.

5. Apakah saringan plastik bisa menggantikan kain untuk memeras singkong?

Bisa, tapi kain bersih lebih efektif mengeluarkan air secara maksimal sehingga ampas singkong benar-benar kering dan proses pengendapan lebih cepat.