Brilio.net - Kikil atau bagian kaki sapi memang punya penggemar setia karena tekstur kenyalnya yang unik. Selain sensasi gigitannya yang khas, kikil juga bisa menyerap bumbu dengan sangat baik sehingga menghasilkan rasa yang gurih mantap.
Namun, mengolah kikil mentah memang gampang-gampang susah. Kalau salah langkah, kikil bisa berbau menyengat dan teksturnya sangat alot karena kandungan lemaknya yang tinggi. Masalah lain yang sering muncul adalah kikil jadi berlendir, menggumpal, atau terasa lengket setelah dingin. Kondisi seperti ini tentu bisa bikin nafsu makan langsung drop.
Untuk mengatasinya, ada trik khusus saat proses perebusan agar lemaknya luntur dan teksturnya tidak lengket lagi. Seorang konten kreator, Echi Raffani, membagikan cara unik melalui kanal YouTube-nya dengan memanfaatkan satu jenis buah yang biasanya ada di kulkas, yaitu mentimun.
Rahasia di Balik Irisan Timun
Penggunaan timun ternyata bukan tanpa alasan. Menurut Echi, timun punya peran ganda dalam menetralisir sifat buruk kikil sapi.
"Timunnya harus diiris tipis, karena selain bisa menghilangkan rasa lengket, timun juga bisa menghilangkan bau anyir (amis) pada kikil," terang YouTube Echi Raffani, dikutip BrilioFood, Jumat (6/2/2026).
foto: YouTube/Echi Raffani
Supaya hasilnya lebih mantap dan aromanya harum, tambahkan juga beberapa rempah dapur seperti satu batang serai, dua lembar daun jeruk, serta dua lembar daun salam.
Langkah-langkah Perebusan yang Benar
foto: YouTube/Echi Raffani
Cara praktisnya, pertama-tama rebus air sampai benar-benar mendidih. Setelah air bergolak, masukkan rempah-rempah dan irisan timun. Untuk takaran setengah kilogram kikil, satu buah timun ukuran sedang sudah cukup efektif.
foto: YouTube/Echi Raffani
Selanjutnya, masukkan kikil ke dalam panci, tutup rapat, dan rebus sampai teksturnya empuk. Dalam videonya, Echi menjelaskan bahwa butuh waktu sekitar 20 sampai 30 menit saja untuk mendapatkan hasil kikil yang lembut dan sedap.
Proses Pembersihan Akhir
foto: YouTube/Echi Raffani
Setelah kikil dirasa sudah empuk, segera angkat dan tiriskan. Selagi kondisinya masih panas, langsung cuci kikil di bawah air mengalir. Sebaiknya lakukan pencucian ini sebanyak 2-3 kali supaya sisa lemak yang masih menempel benar-benar hilang terbawa air.
Kikil yang sudah bersih ini siap dimasak jadi oseng mercon, gulai, atau disimpan di kulkas sebagai stok bahan makanan. Dijamin hasilnya empuk, tidak berbau, dan tidak lengket sama sekali.
FAQ Cara Membersihkan Kikil
1. Kenapa kikil harus langsung dicuci di air mengalir saat masih panas?
Suhu panas membantu menjaga lemak dalam kondisi cair sehingga lebih mudah luruh saat dibilas. Jika sudah dingin di dalam wadah, lemak akan kembali membeku dan menempel kuat pada permukaan kikil.
2. Apakah timun akan mengubah rasa masakan kikil nantinya?
Tidak. Timun hanya berfungsi sebagai bahan "pembersih" selama proses perebusan. Setelah dibilas 2-3 kali, rasa dan aroma timun akan hilang, menyisakan kikil yang netral dan siap dibumbui.
3. Bisa tidak jika menggunakan panci presto untuk cara ini?
Bisa banget. Jika memakai presto, waktu perebusan bisa dipangkas menjadi 10-15 menit setelah panci berdesis, namun tetap masukkan irisan timun dan rempah di dalamnya untuk hasil yang wangi.
4. Bagaimana ciri kikil yang sudah benar-benar bersih dari lendir?
Kikil yang sudah bersih akan terasa kesat saat disentuh setelah dibilas, air bilasannya terlihat jernih (tidak keruh berminyak), dan tidak ada aroma prengus yang tajam.
5. Apa tips menyimpan kikil rebus agar tahan lama di kulkas?
Simpan kikil dalam wadah kedap udara (food container). Jika ingin disimpan lebih dari 3 hari, masukkan ke dalam freezer agar kualitas teksturnya tetap terjaga dan tidak cepat basi.