Brilio.net - Saat momen Lebaran tiba, rumah kita pasti akan dipenuhi tamu yang datang bersilaturahmi. Rasanya tentu kurang nyaman jika area dapur atau sudut ruangan terlihat kotor karena keset yang sudah dekil dan menghitam. Padahal, keset yang bersih sangat penting untuk menjaga kenyamanan telapak kaki tamu serta memastikan lantai tetap kering dan tidak licin.
Jika keset dapur sudah berbulan-bulan tidak dicuci dan noda lemaknya membandel, jangan terburu-buru menggunakan sitrun atau bahan kimia keras. Ada trik sederhana menggunakan bahan dapur yang bisa membuat keset kembali seperti baru.
Mengapa Keset Dapur Cepat Kotor?
Dapur adalah jantung rumah, apalagi saat menyiapkan hidangan opor dan rendang untuk Lebaran. Keset di area ini bekerja ekstra keras menangkap tetesan minyak, air, hingga sisa bumbu agar lantai tidak berbahaya bagi siapa pun yang melintas.
Sayangnya, sisa deterjen biasa sering kali tidak cukup kuat mengangkat noda minyak yang sudah menyerap ke serat kain yang tebal. Melansir dari kanal YouTube Fitri Zakia, ia membagikan eksperimennya membersihkan keset yang sudah sangat kotor.
"Aku mau eksperimen nyuci keset dapur aku, ini tuh udah dekil banget, karena udah berbulan-bulan nggak aku cuci," ujarnya dalam video tersebut, dikutip BrilioFood dari YouTube Fitri Zakia, Senin (23/3/2026).
Langkah Mudah Mencuci Keset Tanpa Sitrun
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal tanpa menguras tenaga, ikuti tahapan berikut ini:
1. Siapkan Larutan Perendam: Siapkan ember besar, lalu masukkan dua bahan dapur utama, yaitu baking soda dan air panas. Tambahkan deterjen secukupnya, baik yang berbentuk cair maupun bubuk.
foto: YouTube/Fitri Zakia
2. Proses Perendaman: Tuangkan air keran hingga seluruh permukaan keset terendam. Aduk perlahan agar baking soda dan deterjen menyatu, lalu diamkan. Fitri menyarankan untuk merendamnya minimal sampai air tidak lagi terasa panas.
foto: YouTube/Fitri Zakia
3. Penyikatan dan Pembilasan: Setelah kotoran melunak akibat reaksi air panas dan baking soda, sikat bagian yang terkena noda. Karena sudah direndam, noda akan lebih mudah terangkat.
"Kalau dikucek agak berat, karena kesetnya tebal, jadi harus disikat," jelas Fitri.
foto: YouTube/Fitri Zakia
4. Pengeringan: Bilas dengan air mengalir sampai sisa sabun hilang sepenuhnya, lalu jemur di bawah sinar matahari atau gunakan pengering mesin cuci.
FAQ Hal Penting Seputar Perawatan Keset
1. Apakah baking soda aman untuk semua warna keset?
Ya, baking soda cenderung aman dan tidak melunturkan warna seperti pemutih pakaian, sehingga aman untuk keset berwarna-warni.
2. Kenapa harus menggunakan air panas?
Air panas berfungsi untuk membuka serat kain dan melarutkan noda lemak atau minyak yang biasanya menempel kuat pada keset dapur.
3. Seberapa sering keset dapur harus dicuci?
Idealnya keset dapur dicuci setiap satu hingga dua minggu sekali, terutama jika dapur digunakan secara aktif untuk memasak setiap hari.
4. Bolehkah menggunakan cuka sebagai tambahan?
Sangat boleh. Cuka bisa ditambahkan saat membilas untuk membantu menghilangkan bau tidak sedap (bau apek) yang sering tertinggal di kain tebal.
5. Bagaimana jika noda masih ada setelah disikat?
Untuk noda yang sudah bertahun-tahun, ulangi proses perendaman dengan konsentrasi baking soda yang lebih tinggi atau biarkan terendam semalaman.