Brilio.net - Kulkas merupakan perangkat vital di dapur yang berfungsi menjaga kualitas bahan pangan agar tidak cepat basi. Namun, tidak jarang lemari es justru menjadi sumber aroma yang kurang sedap. Hal ini biasanya dipicu oleh penyimpanan daging, ikan, atau sayuran yang mulai layu.

Aroma menyengat tersebut sering kali terperangkap dalam udara kulkas yang lembap, sehingga baunya semakin melekat kuat. Jika dibiarkan, udara lembap dan bau ini dapat mengontaminasi bahan makanan lain, yang pada akhirnya mempercepat proses pembusukan.

Meskipun menyimpan makanan dalam wadah tertutup adalah solusi pencegahan yang ideal, terkadang bau sudah terlanjur menyebar. Bagi banyak orang, mengosongkan dan membersihkan seluruh isi kulkas adalah pekerjaan yang sangat melelahkan.

Solusi Cerdas Menggunakan Baking Soda dan Spons

Untuk mengatasi masalah ini secara praktis tanpa harus membongkar rak kulkas, ada trik cerdas yang dibagikan oleh akun TikTok @simba_memory. Rahasianya terletak pada penggunaan baking soda dan bantuan spons cuci piring.

"Spons akan menyerap kelembapan yang justru akan membuat sayur atau buah dalam peti sejuk tahan lebih lama," ujar TikTok @simba_memory, dikutip BrilioFood, Minggu (1/3/2026).

Baking soda dikenal sebagai penetral asam dan basa yang efektif menyerap bau, sementara spons bertugas menarik kelebihan uap air di dalam ruang penyimpanan.

Langkah-Langkah Mengatasi Bau dan Kelembapan Kulkas

Berikut adalah panduan praktis untuk mempraktikkan trik tersebut:

1. Siapkan Alat dan Bahan: Ambil satu buah spons cuci piring yang masih baru, bersih, dan dalam keadaan kering. Siapkan juga bubuk baking soda secukupnya.

2. Taburkan Baking Soda: Tuangkan satu sendok atau satu scoop baking soda tepat di atas permukaan spons yang kering tadi.

foto: TikTok/@simba_memory

3. Letakkan di Dalam Kulkas: Taruh spons yang sudah ditaburi baking soda tersebut di salah satu sudut rak kulkas. Tidak perlu dibilas atau dibasahi.

foto: TikTok/@simba_memory

 

4. Biarkan Bekerja: Diamkan spons tersebut di dalam kulkas. Seiring berjalannya waktu, baking soda akan menetralisir aroma busuk, sementara spons akan menyerap kelembapan udara yang berlebih.

foto: TikTok/@simba_memory

Hasilnya, kulkas akan terasa lebih segar, udara tidak lagi terasa berat karena lembap, dan masa simpan bahan makanan di dalamnya pun menjadi lebih panjang.

FAQ Membersihkan Kulkas

1. Berapa lama sekali spons dan baking soda tersebut harus diganti?

Untuk hasil maksimal, sebaiknya ganti baking soda dan spons setiap 2 hingga 4 minggu sekali, atau ketika Anda merasa aroma tidak sedap mulai muncul kembali.

2. Apakah baking soda yang sudah digunakan di dalam kulkas boleh dipakai memasak kembali?

Sangat tidak disarankan. Baking soda tersebut sudah menyerap partikel bau dan kelembapan dari sisa-sisa makanan di kulkas, sehingga kualitas dan kebersihannya sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

3. Bolehkah menggunakan spons yang sudah pernah dipakai mencuci piring?

Tidak boleh. Gunakan spons yang benar-benar baru dan kering. Spons bekas pakai mengandung bakteri dan sisa sabun yang justru berisiko mencemari aroma serta kebersihan di dalam kulkas.

4. Apakah trik ini aman jika diletakkan di dekat makanan terbuka?

Secara umum aman karena baking soda bersifat non-toksik. Namun, tetap disarankan untuk menjaga jarak atau meletakkannya di sudut yang tidak bersentuhan langsung dengan makanan agar bubuknya tidak tertiup ke makanan.

5. Mengapa kelembapan di dalam kulkas harus dikurangi?

Kelembapan yang terlalu tinggi menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri. Dengan menyerap kelebihan uap air, risiko pembusukan pada sayuran hijau dan buah-buahan dapat diminimalisir secara signifikan.