Brilio.net - Pare sering kali menjadi sayuran yang dihindari karena rasanya yang getir. Padahal, sayuran ini menyimpan segudang manfaat. Mengutip dari narayanahealth.org, pare berlimpah vitamin C, vitamin A, beta karoten, serta serat yang sangat bagus untuk memelihara kesehatan mata, sistem pencernaan, hingga memperkuat daya tahan tubuh.
Rasa pahit yang kuat biasanya muncul karena proses pembersihan dan pengolahan yang kurang tepat. Padahal, jika tahu triknya, pare bisa disulap menjadi camilan lezat berupa keripik yang disukai siapa saja. Akun YouTube TheHasanVideo membagikan rahasia agar keripik pare tidak pahit, sangat renyah, dan bisa disimpan hingga 2 bulan.
"Gurihnya mantap dan pahitnya itu nyaris nggak ada," ungkap pemilik akun YouTube TheHasanVideo dalam unggahannya.
Tahapan Menghilangkan Rasa Pahit pada Sayur Pare
Kunci utama keripik pare yang enak terletak pada cara membersihkan getahnya. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Pembersihan dan Pengirisan: Cuci bersih pare, belah menjadi dua bagian, lalu buang seluruh isian tengahnya. Iris pare tipis-tipis agar hasilnya krispi.
foto: YouTube/TheHasanVideo
2. Perendaman Garam: Rendam irisan pare dalam air larutan garam selama 15 hingga 20 menit. Proses ini bertujuan untuk menarik keluar getah yang menjadi sumber rasa pahit.
foto: YouTube/TheHasanVideo
3. Pembilasan: Bilas pare di bawah air mengalir sebanyak dua sampai tiga kali.
4. Rendam Air Panas: Untuk memastikan rasa pahit benar-benar hilang, rendam kembali pare dalam air yang baru mendidih selama 5 menit saja. Pastikan tidak terlalu lama agar warna hijaunya tetap cantik.
5. Peras Kuat: Bilas sekali lagi dengan air dingin, lalu peras pare menggunakan tangan hingga kadar airnya benar-benar berkurang.
Proses Pembuatan Adonan dan Penggorengan
foto: YouTube/TheHasanVideo
Setelah pare siap, saatnya membuat lapisan tepung yang gurih:
1. Racik Bumbu: Siapkan bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, ketumbar, kemiri, dan garam.
2. Buat Adonan Tepung: Campurkan tepung beras dan tepung tapioka. Tambahkan bumbu halus, kaldu bubuk, kunyit bubuk, kencur bubuk, serta irisan daun jeruk. Masukkan air dan telur, lalu aduk hingga rata.
3. Penggorengan: Panaskan minyak dalam jumlah banyak. Masukkan potongan pare ke dalam adonan tepung, lalu goreng dalam minyak panas. Aduk sesekali hingga warnanya berubah kecokelatan dan teksturnya menjadi garing. Tiriskan.
Trik Agar Keripik Kesat dan Tahan Lama
foto: YouTube/TheHasanVideo
Agar keripik pare tidak cepat tengik dan teksturnya tetap kesat (bebas minyak), ada langkah tambahan yang bisa dilakukan.
"Jika ingin hasil yang tidak berminyak dan kesat, bisa oven dengan suhu 100 sampai 120 derajat celcius dengan api atas bawah selama 15 sampai 20 menit," jelas pemilik akun YouTube tersebut.
Setelah keluar dari oven dan dingin, segera masukkan keripik ke dalam wadah kedap udara atau plastik kemasan yang rapat agar kerenyahannya terjaga hingga 2 bulan.
FAQ Terkait Keripik Pare
1. Mengapa harus menggunakan campuran tepung beras dan tapioka?
Tepung beras memberikan tekstur renyah yang kokoh, sedangkan tepung tapioka memberikan efek krispi yang ringan. Kombinasi keduanya membuat keripik tidak keras saat digigit.
2. Apakah bisa menghilangkan pahit pare tanpa menggunakan garam?
Garam adalah bahan paling efektif untuk menarik getah pare. Tanpa garam, rasa pahit kemungkinan besar masih akan tertinggal kuat di dalam serat sayuran.
3. Apa fungsi bubuk kencur dan daun jeruk dalam adonan?
Kedua bahan ini berfungsi sebagai aromatik untuk menutupi sisa aroma khas pare yang langu dan memberikan sensasi rasa gurih yang lebih segar.
4. Mengapa keripik harus dipanggang lagi di oven setelah digoreng?
Proses baking setelah frying membantu mengeluarkan sisa minyak yang terjebak di dalam pori-pori tepung. Hasilnya, keripik menjadi lebih kering, tidak berminyak di tangan, dan lebih awet disimpan.
5. Bisakah telur dihilangkan dari resep adonan?
Bisa, namun telur berfungsi sebagai pengempuk. Tanpa telur, hasil gorengan tepung cenderung lebih keras dan kaku.