Brilio.net - Menemukan resep gorengan yang pas di lidah memang soal kecocokan, tapi teknik yang tepat adalah kunci utamanya. Banyak orang sering mengeluh pisang goreng buatannya hanya enak saat baru diangkat, lalu berubah jadi lembek dan berminyak hanya dalam waktu singkat.

Padahal, ada rahasia kecil dari pengalaman para pecinta masak yang bisa kamu praktikkan langsung. Dengan sedikit sentuhan pada suhu air dan trik minyak panas, kamu bisa menyajikan camilan yang tetap punya tekstur crunchy meski sudah lama diletakkan di meja makan.

Trik Pisang Goreng Kriyuk Tahan Lama

Metode ini menggunakan bahan sederhana yang biasanya sudah ada di rak dapur kamu sendiri. Penggunaan air hangat kuku membantu adonan tepung terigu dan soda kue tercampur lebih halus dan cepat merata. Hasilnya, lapisan luar pisang akan memiliki tekstur yang lebih garing dan tidak keras saat digigit. Berikut bahan dan cara membuatnya yang dikutip BrilioFood dari Facebook Sur Rio, Kamis (5/3/2026).

Bahan:

- Tepung terigu secukupnya
- Sedikit soda kue
- Minyak goreng panas
- Air hangat kuku
- Potongan pisang matang

Cara Membuat:

1. Campurkan tepung terigu dengan sedikit soda kue ke dalam wadah.

Adonan Pisang Goreng
foto: Facebook/Sur Rio


2. Tuangkan air hangat kuku secara bertahap sambil diaduk sampai adonan tepung jadi rata dan tidak ada yang menggumpal.

Adonan Pisang Goreng
foto: Facebook/Sur Rio


3. Ambil sedikit minyak panas dari wajan gorengan, lalu siramkan langsung ke adonan tepung agar teksturnya jadi sangat kriyuk. Aduk-aduk merata.

Adonan Pisang Goreng
foto: Facebook/Sur Rio

 

Adonan Pisang Goreng
foto: Facebook/Sur Rio


4. Masukkan potongan pisang yang sudah kamu siapkan ke dalam adonan basah tersebut.

Adonan Pisang Goreng
foto: Facebook/Sur Rio

5. Goreng pisang dalam minyak panas sampai warnanya berubah jadi cokelat keemasan dan matang sempurna.

Adonan Pisang Goreng
foto: Facebook/Sur Rio

Durasi:
Sekitar 15 menit

Porsi:
1 piring camilan keluarga

FAQ Seputar Pisang Goreng Garing

1. Kenapa disarankan pakai terigu protein sedang untuk pisang goreng?

Terigu protein sedang atau serbaguna punya kadar gluten yang pas, sehingga hasil gorengannya tidak terlalu keras tapi tetap bisa menahan tekstur kriuk lebih lama dibanding terigu protein rendah.

2. Apa yang terjadi kalau air yang digunakan terlalu panas (mendidih)?

Air yang terlalu panas justru bisa mematangkan tepung sebelum digoreng, sehingga adonan jadi lengket seperti kanji dan sulit menghasilkan tekstur yang renyah.

3. Bisa nggak kalau minyak panasnya diganti margarin cair?

Minyak panas memberikan efek garing yang lebih "pecah" di mulut, sedangkan margarin cenderung memberikan aroma yang lebih wangi namun hasil akhirnya sedikit lebih empuk.

4. Gimana cara pilih pisang yang pas biar nggak benyek saat digoreng?

Pilih pisang yang sudah matang tapi dagingnya masih terasa padat saat ditekan, seperti pisang kepok atau pisang raja, agar tidak mengeluarkan terlalu banyak air saat terkena panas.

5. Kenapa gorengan sering jadi berminyak setelah dingin?

Biasanya karena suhu minyak belum cukup panas saat pisang dimasukkan, atau karena gorengan ditumpuk saat masih panas sehingga uap airnya membuat tepung lembap kembali.