Brilio.net - Memasak pakai sutil atau spatula kayu memang punya sensasi tersendiri. Selain lebih lembut dan tidak merusak lapisan antilengket pada wajan, bahan kayu juga tidak menghantarkan panas, jadi tangan tetap aman saat mengaduk masakan berkuah. Tak heran jika spatula kayu jadi primadona di dapur.
Namun, sutil kayu punya "musuh" utama, yaitu kelembapan. Jika salah simpan atau tidak dicuci bersih, kayu sangat mudah berjamur dan mengeluarkan aroma tak sedap. Kalau sudah begini, bakteri bisa berpindah ke makanan. Membersihkannya pun tidak cukup hanya dengan sabun cuci piring biasa.
Kabar baiknya, akun Instagram @temanlunch membagikan trik jitu untuk membuat sutil kayu kembali bersih maksimal hanya dengan memanfaatkan bahan yang ada di rak dapur.
Langkah-Langkah Membersihkan Sutil Kayu dari Jamur dan Bau
Siapkan garam dan cuka sebagai bahan utama. Berikut adalah urutan pengerjaannya:
1. Rebus Air: Panaskan air di dalam panci hingga benar-benar mendidih.
foto: Instagram/@temanlunch
2. Campurkan Bahan: Masukkan cuka dan garam secukupnya ke dalam air mendidih tersebut.
3. Proses Perendaman: Masukkan sutil kayu yang bermasalah ke dalam panci, lalu segera matikan api kompor. Diamkan sutil terendam selama beberapa menit.
foto: Instagram/@temanlunch
4. Finishing: Kamu akan melihat air rendaman berubah menjadi keruh karena kotoran dan jamur yang rontok. Setelah itu, angkat dan bilas sutil dengan air bersih.
foto: Instagram/@temanlunch
Tips Tambahan Agar Sutil Tidak Cepat Rusak
Agar jamur tidak balik lagi, pastikan sutil benar-benar kering sebelum disimpan. Hindari menaruhnya di laci yang lembap. Tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik adalah lokasi terbaik untuk menjaga sutil kayu tetap awet.
FAQ Membersihkan Alat Dapur Kayu
1. Mengapa harus pakai cuka dan garam untuk mencuci sutil kayu?
Cuka memiliki sifat asam yang mampu membunuh bakteri dan jamur, sementara garam berfungsi sebagai abrasif alami dan antiseptik yang efektif melunturkan kotoran serta menetralkan bau.
2. Apakah merendam sutil kayu di air panas bisa membuatnya retak?
Jika dilakukan terlalu lama (berjam-jam), kayu memang berisiko lapuk. Namun, dalam trik ini, kompor langsung dimatikan setelah sutil dimasukkan, sehingga suhu air akan turun perlahan dan aman untuk serat kayu.
3. Seberapa sering saya harus melakukan metode pembersihan ini?
Disarankan untuk melakukan pembersihan mendalam ini setidaknya sebulan sekali atau segera setelah sutil digunakan untuk memasak makanan yang beraroma sangat kuat (seperti terasi atau ikan).
4. Apakah sutil kayu yang sudah sangat hitam karena jamur masih bisa diselamatkan?
Jika jamur sudah masuk terlalu dalam ke pori-pori kayu hingga mengubah warna secara permanen, sebaiknya diganti. Namun, jika jamur hanya di permukaan, trik air panas ini sangat efektif.
5. Selain dikeringkan, adakah cara lain agar sutil kayu lebih awet?
Kamu bisa mengoleskan sedikit food-grade mineral oil atau minyak kelapa secara berkala setelah sutil benar-benar kering. Ini membantu "menutup" pori-pori kayu agar tidak mudah menyerap air dan bau.