Brilio.net - Mengupas kacang tanah sangrai sering dianggap sepele, tapi kalau jumlahnya banyak bisa bikin tangan pegal dan makan waktu. Biasanya orang mengandalkan cara manual dengan diremas satu per satu atau digosok pakai tangan kosong. Sayangnya, metode ini kurang efisien karena kulit ari kacang tidak selalu mudah lepas, apalagi jika kacang masih hangat atau teksturnya agak lembap.
Dikutip BrilioFood dari akun instagram @yulie_akhyan, ternyata, ada trik sederhana yang jarang diketahui: memanfaatkan jaring buah bekas (seperti pembungkus apel atau pir). Tekstur jaring yang agak kasar namun tetap lentur membuatnya efektif untuk menggesek permukaan kacang tanpa merusak isinya. Saat kacang digosok di dalam jaring, gesekan yang terjadi membantu melepaskan kulit ari dengan lebih cepat dan merata.
Cara ini tidak hanya praktis, tapi juga lebih hemat tenaga. Kamu tidak perlu menekan terlalu kuat, cukup dengan gerakan ringan kulit kacang sudah bisa terkelupas. Selain itu, jaring buah mudah ditemukan dan bisa didaur ulang, jadi lebih ramah lingkungan sekaligus ekonomis. Cocok banget buat kamu yang sering mengolah kacang tanah dalam jumlah banyak.
Langkah-langkah Mengupas Kacang dengan Jaring Buah
1. Siapkan kacang tanah yang sudah disangrai dan pastikan tidak terlalu panas agar aman disentuh.
2. Ambil jaring buah bekas yang bersih dan kering.
3. Masukkan segenggam kacang ke dalam jaring tersebut.
foto: Instagram/@yulie_akhyan
4. Pegang kedua sisi jaring, lalu gosokkan kacang di dalamnya dengan gerakan memutar atau diremas ringan.
5. Lakukan selama beberapa detik sampai kulit ari mulai terlepas.
foto: Instagram/@yulie_akhya
6. Keluarkan kacang, lalu pisahkan kulit yang sudah terkelupas dengan cara ditampi atau ditiup perlahan.
7. Ulangi proses jika masih ada kulit yang menempel.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah semua jenis jaring buah bisa digunakan untuk trik ini?
Umumnya jaring buah berbahan polyethylene yang tebal (seperti pembungkus pir atau apel) paling efektif karena teksturnya yang menonjol membantu gesekan. Jaring yang terlalu tipis mungkin kurang kuat untuk menahan tekanan saat digosok.
2. Mengapa kacang harus disangrai terlebih dahulu sebelum dikupas dengan metode ini?
Proses sangrai atau penggorengan membuat kulit ari menjadi kering dan rapuh. Dalam kondisi kering, ikatan antara kulit ari dan biji kacang melemah, sehingga sangat mudah lepas hanya dengan sedikit gesekan mekanis.
3. Apakah metode jaring buah ini bisa merusak tekstur biji kacang?
Tidak, asalkan kita tidak menekannya terlalu ekstrem. Tekstur jaring buah cukup lentur sehingga hanya fokus melepaskan kulit ari tanpa memberikan tekanan yang cukup kuat untuk memecah biji kacang menjadi butiran kecil.
4. Selain ditiup, apa cara paling bersih untuk memisahkan kulit ari yang sudah terlepas?
Kita bisa menggunakan wadah penampi dari bambu atau menggunakan saringan kawat berlubang besar. Goyangkan saringan tersebut sehingga kulit ari yang ringan akan jatuh ke bawah atau terbang tertiup angin, sementara kacang tetap berada di dalam saringan.
5. Bisakah teknik ini digunakan untuk kacang tanah yang masih basah?
Teknik ini kurang efektif untuk kacang basah atau kacang rebus karena kulit arinya bersifat lunak dan lengket. Metode ini dirancang khusus untuk bahan yang sudah kering atau melalui proses pemanasan.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.