Brilio.net - Masa pertumbuhan anak memang sangat penting. Menurut jurnal penelitian milik N Zeng dan lima temannya yang berjudul 'Effects of Physical Activity on Motor Skills and Cognitive. Development in Early Childhood: A Systematic Review pada tahun 2017' masa pertumbuhan ini merupakan masa di mana aspek kognitif anak berkembang. Aspek-aspek ini meliputi bagaimana motorik anak bekerja dan pekanya seorang anak terhadap lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, seringkali anak di atas 3 tahun beraktivitas secara bebas. Hal ini membutuhkan asupan kalori yang cukup sebagai energi yang dimiliki anak saat beraktivitas. Namun, kerap juga seorang anak tidak mau makan sehingga ibu merasa kesusahan ketika berusaha memenuhi kebutuhan gizi anaknya.

Tidak sedikit anak yang kekurangan berat badan karena banyak aktivitas bermain sampai lupa makan. Maka dari itu makanan tinggi kalori diperlukan. Hal ini dapat membantu ibu untuk memberikan asupan yang cukup untuk anak, karena anak butuh banyak energi untuk mengeksplor banyak hal.

Dikutip dari Verywellfamily data dari the Office of Disease Prevention and Health Promotion (ODPHP), menunjukkan bahwa di umur 4-8 tahun anak-anak membutuhkan kalori rata-rata 1.200 - 1.600 per harinya. Jadi jika dihitung 3 kali makan sehari, rata-rata kebutuhan kalori anak per piring adalah 500 kcal.

Kira-kira apa saja ya, makanan yang memiliki kalori yang tinggi? Berikut 10 makanan tinggi yang memiliki kandungan kalori tinggi dan sangat cocok untuk menaikkan berat badan anak, seperti dilansir brilio.net dari Verywellfamily, Kamis (14/3).


1. Keju.

foto: pixabay.com


Selain enak keju dapat memiliki kalori yang tinggi dan cocok untuk anak-anak. Keju memiliki kalori sekitar 115 kcal per potongnya. Jika dikonsumsi bersama protein, karbohidrat dan sayuran dengan total kalori 500 dalam satu piring dapat mencukupi asupan gizi dan kalori anak.


2. Telur.

foto: pixabay.com


Telur mengandung sekitar 78 kcal per butirnya. Saat penyajiannya bisa ditambahkan pada nasi atau roti gandum dan sayur-sayuran agar asupan anak terpenuhi. Telur juga memiliki protein tinggi jadi dapat membantu pertumbuhan anak.


3. Cokelat.

foto: pixabay.com


Untuk kamu yang sedang menjalankan diet mungkin harus menghindari makanan ini. Namun makanan ini dapat membantu mencukupi kebutuhan kalori anak yang sedang berkembang. Cokelat yang disarankan adalah dark cokelat karena selain mengandung kalori tinggi dark cokelat juga mengandung antioksidan yang tinggi.


4. Nasi.

foto: pixabay.com


Sebagai masyarakat Indonesia, tentu kita tidak pernah lepas dari yang namanya nasi. Nasi sendiri memiliki 240 kalori setiap cupnya. Kandungan karbohidrat yang terdapat pada nasi dapat menjadi energi untuk anak mengeksplor banyak hal.


5. Yogurt tawar.

foto: pixabay.com


Olahan fermentasi susu ini juga tinggi akan kalori, dalam satu cup yogurt tawar terdapat 310 kcal. Agar anak suka dengan yogurt tawar ini, tambahkan buah-buahan, madu atau cokelat leleh di dalamnya.


6. Daging.

foto: pixabay.com


Daging sapi mengandung 250 kcal pada setiap 100 gramnya. Angka itu cukup untuk jika ditambah dengan nasi dan sayuran hijau. Selain kalori daging sapi juga mengandung protein hewani dan lemak yang dapat membantu pertumbuhan tulang dan otot anak.


7. Kismis dan buah kering.

foto: pixabay.com


Kismis dan buah-buahan kering mengandung kalori sekitar 130 kcal per cup. Makanan ini cocok juga dijadikan camilan ketika belum jam makan. Kismis dan buah kering juga mengandung glukosa yang dapat menjadi bahan bakar tubuh.


8. Alpukat.

foto: pixabay.com


Buah berwarna hijau dan memiliki tekstur creamy ini ternyata memiliki kalori sekitar 180 kcal per setengahnya. Cocok untuk dibuat jus untuk mengganjal perut. Selain tinggi kalori, alpukat juga tinggi protein nabati, lemak tak jenuh dan berbagai vitamin.


9. Kacang-kacangan.

foto: pixabay.com


Banyak sekali jenis kacang-kacangan yang bisa dikonsumsi anak-anak, seperti kacang tanah, almond, mente dan lain sebagainya. Kacang-kacangan mengandung 200 kcal dalam seperempat cupnya. Cocok untuk dibuat camilan atau ditambahkan pada yogurt.


10. Pasta.

foto: pixabay.com


Pasta mengandung tinggi sekali kalori sekitar 390 kcal per sajian. Ini merupakan angka yang cukup tinggi dan cocok untuk anak-anak yang butuh menaikkan berat badan. Tambahkan saus keju atau pasta tomat dan cincangan daging agar menambah rasa pasta.


(mgg/Fairuz Puspita)