Cendol dawet merupakan salah satu minuman tradisional kebanggaan Indonesia yang selalu dicari, terutama saat terik matahari menyengat atau sebagai menu takjil favorit saat berbuka puasa.
Perpaduan antara butiran cendol yang kenyal, gurihnya kuah santan, serta manis legit dari saus gula merah menciptakan sebuah harmoni rasa yang sulit ditandingi. Berikut adalah lima inspirasi resep yang bisa kamu praktikkan di dapur sendiri:
1. Es Dawet Serabi Khas Blitar
Berbeda dengan cendol biasa, resep ini memanfaatkan ragi dan baking powder untuk menciptakan tekstur kenyal yang unik menyerupai serabi.
Bahan Utama:
- 500 gr tepung beras
- 100 gr gula pasir
- 1 sdt ragi instan & 1 sdt baking powder
- 1 liter santan kental & 1/4 sdt garam
- 1/2 butir kelapa setengah tua (parut memanjang)
Langkah Pembuatan:
1. Aduk rata semua bahan adonan kecuali kelapa parut.
2. Istirahatkan adonan selama kurang lebih 30 menit agar ragi bereaksi.
3. Campurkan kelapa parut ke dalam adonan, aduk kembali.
4. Tuang ke dalam cetakan panas, tutup, dan masak hingga matang sempurna.
5. Untuk kuah: Rebus semua bahan kuah hingga mendidih dan gula larut, lalu saring.
6. Sajikan dawet serabi bersama kuah santan, gula merah, potongan nangka, dan es batu.
2. Cendol Tepung Beras dan Tapioka
Kombinasi tepung beras dan tapioka menghasilkan butiran yang elastis namun tetap kokoh tanpa perlu bantuan kapur sirih.
Bahan Utama:
- 250 gr tepung beras
- 2 sdm tepung tapioka
- 1 sdt pasta pandan
- 1/2 sdt garam
- 500 ml air
Langkah Pembuatan:
1. Campurkan kedua jenis tepung dengan garam dan pasta pandan.
2. Larutkan adonan dengan sebagian air hingga halus.
3. Rebus sisa air sampai mendidih, lalu masukkan larutan tepung sambil diaduk hingga kental.
4. Cetak adonan saat masih panas ke dalam wadah berisi air es.
5. Untuk saus kinca: Masak gula merah, gula putih, dan air, lalu kentalkan dengan sedikit larutan maizena.
6. Tata cendol di gelas, tambahkan tapai ketan, kinca, dan santan rebus.
3. Es Dawet yang Super Kenyal
Resep ini sangat cocok buat kamu yang menyukai tekstur cendol yang lebih "membal" karena penggunaan tepung tapioka yang lebih dominan.
Bahan Utama:
- 250 gr tepung tapioka
- 50 gr tepung beras
- 900 ml air
- 50 gr gula pasir
- Daun pandan
Langkah Pembuatan:
1. Masak campuran tepung, air, gula, dan pandan hingga teksturnya mengental dan bening (matang).
2. Siapkan air es di bawah cetakan, tekan adonan panas agar membentuk butiran cendol.
3. Biarkan cendol mengeras di dalam air es.
4. Buat kuah dengan merebus gula merah secara terpisah, begitu juga dengan kuah santan garam.
5. Hidangkan dalam gelas dengan tambahan es batu yang melimpah.
4. Es Cendol Praktis
Resep ini sangat direkomendasikan bagi pemula karena bahan-bahannya yang sederhana dan takarannya yang mudah diingat.
Bahan Utama:
- 6 sdm tepung beras
- 2 sdm tepung kanji
- 300 cc air
- 1/2 sdt garam
- Pasta pandan secukupnya
Langkah Pembuatan:
1. Satukan semua bahan dalam panci, masak hingga adonan meletup-letup dan matang.
2. Siapkan wadah air dingin, lalu cetak adonan hingga habis.
3. Rebus gula merah, gula putih, dan pandan untuk sirupnya.
4. Masak santan dengan garam dan pandan hingga mendidih.
5. Sajikan cendol dengan guyuran santan dan sirup gula merah.
5. Cendol "Tiga Tepung" (Beras, Tapioka, Maizena)
Rahasia cendol yang lembut namun tidak mudah hancur terletak pada campuran tiga jenis tepung ini. Warna hijaunya pun lebih cantik dengan sari pandan asli.
Bahan Utama:
- 8 sdm tepung beras
- 4 sdm tapioka
- 1 sdm maizena
- 4 lembar daun pandan (blender dengan air, ambil sarinya)
- 600 ml air
- 1 sdm gula
- 1/2 sdt garam
Langkah Pembuatan:
1. Campurkan ketiga tepung, gula, dan garam ke dalam panci.
2. Masukkan jus pandan dan air perlahan, aduk rata.
3. Masak di atas api sedang hingga adonan berubah kental dan berkilau tanda sudah matang.
4. Cetak segera di atas air es agar bentuknya terkunci.
5. Sajikan dengan sirup gula merah pekat dan santan kental yang sudah direbus.
FAQ Tentang Cendol
1. Kenapa cendol tanpa kapur sirih terkadang mudah hancur?
Kapur sirih berfungsi sebagai pengeras. Jika tidak memakainya, pastikan perbandingan tepung tapioka atau kanji cukup tepat agar cendol memiliki elastisitas yang baik dan tidak lembek.
2. Apa fungsi tepung maizena dalam campuran cendol?
Tepung maizena memberikan tekstur yang lebih halus dan lembut di lidah, sehingga cendol tidak terasa kasar saat dikunyah.
3. Bagaimana cara menyimpan sisa cendol agar awet?
Simpan cendol di dalam wadah tertutup yang berisi air matang dingin, lalu masukkan ke dalam kulkas. Cendol biasanya bertahan 2-3 hari. Jangan simpan tanpa air karena cendol bisa saling menempel.
4. Bolehkah mengganti santan dengan krimer nabati?
Tentu boleh. Bagi kamu yang menghindari lemak jenuh dari santan, krimer nabati atau susu evaporasi bisa menjadi alternatif kuah yang tetap gurih.
5. Bagaimana agar aroma pandan pada cendol lebih kuat?
Gunakan campuran daun pandan dan daun suji asli yang diblender, lalu saring. Daun suji memberikan warna hijau tua yang cantik, sementara pandan memberikan aroma wangi yang khas.