Brilio.net - Menjalani ibadah puasa seharian tentu membuat tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang tidak hanya lezat, tetapi juga ramah di lambung saat berbuka. Ayam Hainan hadir sebagai alternatif hidangan yang sangat menenangkan karena proses pengolahannya yang minim minyak dan menggunakan bumbu-bumbu alami seperti jahe dan bawang putih. Tekstur dagingnya yang sangat lembut hasil dari teknik merebus perlahan menjadikannya salah satu menu favorit bagi keluarga yang mengutamakan kesehatan tanpa mengorbankan rasa.
Keunikan dari hidangan yang populer di Singapura dan Malaysia ini terletak pada nasi kaldunya yang sangat aromatik dan saus jahe yang segar. Disajikan bersama sambal merah encer yang sedikit asam, Ayam Hainan mampu memberikan keseimbangan rasa yang pas untuk membangkitkan selera makan setelah seharian berpuasa. Karena semua bahannya menggunakan bahan alami dan halal, menu ini sangat cocok menjadi sajian istimewa di atas meja makan selama bulan Ramadhan, baik untuk buka puasa maupun sahur.
Nasi Ayam Hainan (Hainanese Chicken Rice)
Ayam Hainan dikenal dengan teknik poaching atau direbus perlahan dalam air berbumbu untuk menghasilkan daging yang tetap juicy dan kulit yang licin. Nasi yang menyertainya dimasak khusus menggunakan kaldu dan lemak ayam sehingga setiap butirannya terasa sangat gurih dan harum. Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan potongan timun segar dan saus jahe bawang putih yang meningkatkan profil rasa masakan secara keseluruhan.
Bahan-bahan:
- 1 ekor ayam utuh (pilih ayam negeri agar kulitnya licin)
- 4 ruas jahe (iris tebal)
- 5 siung bawang putih (geprek)
- 2 batang daun bawang (ikat simpul)
- 1 sendok makan garam
- 2 liter air untuk merebus
- 3 cup beras (cuci bersih)
- 3 siung bawang putih (cincang halus untuk nasi)
- 1 sendok makan minyak wijen
- Air es secukupnya (untuk merendam ayam)
Cara Membuat:
1. Bersihkan ayam, lumuri dengan garam, lalu masukkan jahe, bawang putih, dan daun bawang ke dalam rongga perut ayam.
2. Rebus air hingga mendidih, masukkan ayam, lalu kecilkan api (simmer) dan masak selama 30-40 menit hingga matang sempurna namun daging tidak hancur.
3. Segera angkat ayam dan rendam dalam air es selama 5 menit agar kulitnya kenyal dan proses memasak berhenti secara instan, lalu olesi permukaan kulit dengan minyak wijen.
4. Untuk nasi, tumis bawang putih cincang dengan sedikit lemak ayam atau minyak, masukkan beras, lalu masak di rice cooker menggunakan air kaldu sisa rebusan ayam.
5. Potong-potong ayam yang sudah dingin, sajikan di atas nasi hangat bersama irisan timun dan saus pendamping.
Durasi: 60 menit
Porsi: 4-5 orang
FAQ Tentang Ayam Hainan Halal
1. Mengapa ayam harus direndam air es setelah direbus?
Proses perendaman air es (shocking) bertujuan untuk menghentikan proses memasak secara mendadak agar daging tidak terlalu lembek (overcooked) serta membuat tekstur kulit ayam menjadi lebih licin dan kenyal.
2. Jenis beras apa yang paling cocok untuk Nasi Hainan?
Gunakan beras melati (jasmine rice) atau beras berbulir panjang lainnya. Tekstur beras yang wangi dan sedikit lengket namun tidak lembek sangat pas dalam menyerap rasa gurih dari kaldu dan lemak ayam.
3. Bagaimana cara membuat saus jahe pendampingnya?
Cukup campurkan jahe yang diparut halus, bawang putih cincang, sedikit garam, dan siram dengan minyak goreng panas. Tambahkan sedikit kaldu ayam agar sausnya lebih encer dan aromatik.
4. Apakah Ayam Hainan aman untuk penderita asam lambung saat puasa?
Ya, karena Ayam Hainan diolah dengan cara direbus dan menggunakan jahe yang melimpah, hidangan ini cenderung lebih nyaman di perut dibandingkan masakan yang digoreng garing atau bersantan kental.
5. Bisa tidak menggunakan ayam potong biasa (bukan utuh)?
Tentu saja bisa. Namun, merebus ayam dalam bentuk utuh biasanya menghasilkan kaldu yang lebih kaya rasa dan memudahkan kamu untuk mendapatkan tekstur kulit yang konsisten di seluruh bagian.