Brilio.net - Menghadapi momen saat anak mulai bosan dengan menu makanan rumah yang itu-itu saja sering kali membuat pusing. Solusi menarik yang bisa dicoba adalah menyajikan hidangan dengan tekstur garing di luar namun tetap super lembut dan juicy di bagian dalam. Bentuknya yang memanjang seperti makanan genggam atau finger food juga sangat efektif untuk memicu semangat makan secara mandiri tanpa perlu dipaksa.
Keunggulan dari hidangan ini terletak pada kombinasi rasa gurih yang meresap hingga ke serat daging ayam fillet. Penggunaan campuran susu cair dan perasan jeruk nipis menjadi rahasia utama yang membuat daging tetap empuk sempurna. Dengan kerenyahan yang tahan lama, menu ini sukses menjadi pengganti hidangan restoran cepat saji favorit yang pastinya disukai oleh anak-anak yang sedang mengalami gerakan tutup mulut.
Proses pembuatan hidangan ini tergolong sangat gampang dan tidak memerlukan keahlian memasak yang rumit. Tahapan utamanya hanya berkisar pada merendam daging ayam dengan bumbu, menyiapkan adonan pelapis kering dan basah, serta menggorengnya. Waktu tunggu paling lama hanya saat proses marinasi di dalam kulkas agar bumbu meresap sempurna, sementara proses penepungan dan penggorengan bisa diselesaikan dengan cepat.
Persiapan Bahan dan Peralatan Masak
Sebelum mulai memasak, pastikan seluruh peralatan sudah siap di atas meja dapur. Potongan dada ayam fillet perlu disiapkan menggunakan pisau tajam agar bentuknya rapi memanjang seukuran jari, sementara bawang putih bisa dihaluskan dengan cobek. Proses penyiapan seluruh bumbu atau mise en place dilakukan dengan memisahkan wadah besar untuk pelapis kering dan wadah terpisah untuk pelapis basah. Agar panduan memasak tidak keliru, gawai atau smartphone dapat diletakkan di area yang aman dan bersih dari cipratan minyak untuk memantau detail takaran resep selama proses berlangsung.
Yuk cobain bareng BrilioFood, Kamis (1/7)
Resep Crispy Chicken Tender Kesukaan Si Kecil
foto: Gemini
Bahan:
- 500 gram dada ayam tanpa tulang (fillet), potong memanjang seukuran jari.
- 200 ml susu cair + 1 sdm perasan jeruk nipis.
Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:
- 2 siung bawang putih, haluskan atau 1 sdt bawang putih bubuk.
- 1 sdt garam.
- 1/2 sdt kaldu jamur atau ayam.
- 1/4 sdt merica bubuk.
- 200 gram tepung terigu protein sedang.
- 3 sdm tepung maizena.
- 1 sdt baking powder.
- 1 sdt bawang putih bubuk.
- 1/2 sdt garam dan sedikit merica.
- 1 butir telur ayam, kocok lepas.
- 5 sdm dari campuran tepung pelapis kering.
- 50 ml air es.
Bahan Pelengkap Sajian:
- Saus madu (campuran madu dan sedikit mentega cair).
- Saus keju cocolan.
Cara Membuat:
1. Campurkan potongan dada ayam fillet dengan susu cair, perasan jeruk nipis, bawang putih halus atau bubuk, garam, kaldu, dan merica bubuk dalam satu wadah. Remas-remas sebentar agar bumbu merata, lalu simpan di dalam kulkas minimal selama 30 menit supaya meresap.
2. Buat adonan pelapis dengan mencampur semua bahan pelapis kering seperti tepung terigu, tepung maizena, baking powder, bawang putih bubuk, garam, dan merica dalam wadah besar hingga rata. Di wadah terpisah, ambil 5 sendok makan dari campuran pelapis kering tersebut, lalu campurkan dengan kocokan telur ayam dan air es hingga teksturnya kental seperti adonan pisang goreng.
3. Lakukan teknik penepungan dengan mengambil potongan ayam dari rendaman susu, lalu gulingkan ke dalam adonan tepung kering hingga rata. Setelah itu, celupkan potongan ayam ke dalam adonan basah, dan gulingkan kembali ke dalam tepung kering sambil sedikit dicubit-cubit agar terbentuk tekstur keriting khas restoran.
4. Panaskan minyak yang cukup banyak dalam wajan untuk metode deep fry hingga benar-benar panas. Masukkan ayam yang sudah ditepungi dan goreng dengan setelan api sedang cenderung kecil agar matang merata sampai ke bagian dalam tanpa sering dibolak-balik. Angkat potongan ayam jika warnanya sudah berubah menjadi kuning keemasan, lalu tiriskan dari sisa minyak.
Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan
Menjaga kualitas nutrisi dalam hidangan ini dapat dilakukan melalui pengaturan suhu dan teknik memasak yang tepat. Proses menggoreng sebaiknya menggunakan api sedang menuju kecil agar daging ayam matang merata secara perlahan tanpa merusak kandungan protein akibat panas berlebih. Menghindari membalik ayam terlalu sering selama proses penggorengan juga membantu meminimalkan penyerapan minyak berlebih ke dalam tepung. Selain itu, penyimpanan sisa ayam yang telah ditepungi di dalam wadah kedap udara lalu dimasukkan ke dalam freezer merupakan cara efektif untuk menjaga kesegaran bahan sebelum digoreng dadakan.
5 FAQ Crispy Chicken Tender
1. Apa rahasia agar daging ayam tetap empuk dan juicy?
Jawaban: Rahasianya adalah merendam daging ayam menggunakan campuran susu cair dan perasan jeruk nipis sebagai pengganti buttermilk minimal selama 30 menit di kulkas.
2. Bagaimana cara membuat tepung pelapis ayam menjadi kriuk tahan lama?
Jawaban: Tambahkan tiga sendok makan tepung maizena dan satu sendok teh baking powder ke dalam campuran tepung terigu pelapis kering.
3. Mengapa adonan tepung pelapis bisa menjadi melempem setelah digoreng?
Jawaban: Hal itu terjadi karena minyak kurang panas saat ayam dimasukkan, sehingga tepung menyerap terlalu banyak minyak dan tidak menghasilkan tekstur krispi.
4. Bagaimana cara mendapatkan tekstur tepung yang keriting khas restoran?
Jawaban: Setelah dicelupkan ke adonan basah, gulingkan kembali ayam ke tepung kering sambil sedikit dicubit-cubit sebelum digoreng.
5. Apakah menu ini bisa dijadikan stok makanan beku untuk cadangan?
Jawaban: Bisa, susun ayam yang sudah melalui proses penepungan terakhir di dalam wadah kedap udara, lalu simpan di dalam freezer untuk digoreng kapan saja.