Lodeh daun singkong adalah menu rumahan yang selalu punya tempat istimewa di hati banyak orang. Perpaduan kuah santan yang gurih dan tekstur daun singkong yang unik menjadikannya teman makan nasi hangat yang sulit ditolak. Tidak hanya lezat, masakan tradisional ini juga dikenal kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Membuat lodeh yang sempurna membutuhkan teknik yang tepat agar hasilnya gurih maksimal dan tidak pahit. Melalui ulasan ini, ada panduan lengkap mulai dari persiapan bahan hingga trik memasak agar tekstur daun tetap empuk namun warnanya tetap hijau cantik.
Bahan untuk Membuat Lodeh Daun Singkong
Untuk menciptakan hidangan lodeh daun singkong yang lezat, persiapan bahan dan mengikuti urutan langkah yang benar adalah kunci. Proses ini akan menghasilkan hidangan berkuah santan yang gurih dan kaya rasa.
Bahan-bahan:
- 1 ikat daun singkong segar
- 1/2 ons ikan teri (opsional, untuk penambah rasa umami)
- 1 liter air bersih
- 1 buah santan instan 65 ml atau 500 ml santan kental segar
- 5 sendok makan minyak goreng untuk menumis
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu jamur atau kaldu instan secukupnya
- 2 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 1 batang serai, memarkan (opsional, untuk aroma lebih kuat)
Bumbu Halus:
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 buah cabai merah besar
- 3 cm kunyit
- 3 butir kemiri, sangrai terlebih dahulu
- 1/2 sendok teh ketumbar (opsional)
- Cabai rawit sesuai selera (opsional, untuk tingkat kepedasan)
Cara Membuat Lodeh Daun Singkong
Cara Membuat:
- Cuci bersih daun singkong, kemudian rebus dalam panci berisi air mendidih. Tambahkan 1 sendok teh baking soda dan 1 sendok teh garam ke dalam air rebusan agar daun singkong cepat lunak dan warnanya tetap hijau cerah. Jangan menutup panci saat merebus.
- Setelah daun singkong lunak, angkat dan tiriskan. Peras airnya untuk mengurangi rasa pahit yang mungkin ada. Potong-potong daun singkong sesuai selera.
- Siapkan bumbu halus. Haluskan semua bahan bumbu halus menggunakan blender atau ulekan hingga benar-benar lembut.
- Panaskan minyak goreng dalam wajan. Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas hingga mengeluarkan aroma harum yang kuat.
- Jika menggunakan ikan teri, masukkan ikan teri ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata hingga ikan teri berubah warna dan tercampur sempurna.
- Tambahkan air ke dalam tumisan bumbu. Masukkan daun singkong yang sudah direbus dan dipotong. Aduk rata dan masak hingga mendidih.
- Masukkan santan instan atau santan kental segar. Aduk terus santan secara perlahan agar tidak pecah dan kuah tetap creamy.
- Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu jamur atau kaldu instan secukupnya. Koreksi rasa hingga sesuai selera.
- Masak hingga mendidih kembali dan semua bahan matang sempurna. Lodeh daun singkong siap disajikan hangat sebagai teman nasi.
FAQ Mengolah Daun Singkong
1. Jenis daun singkong apa yang paling bagus untuk dibuat lodeh?
Pilih daun singkong yang masih muda (biasanya terletak di bagian pucuk). Daun singkong muda memiliki tekstur yang lebih cepat empuk saat direbus dan rasa langu yang lebih minimal dibandingkan daun yang sudah tua.
2. Bagaimana cara agar warna daun singkong tetap hijau cantik saat dimasak lodeh?
Saat merebus daun singkong sebelum dicampur santan, tambahkan sedikit garam atau sejumput soda kue ke dalam air rebusan. Segera tiriskan dan rendam di air dingin setelah daun empuk untuk menghentikan proses memasak.
3. Apakah lodeh daun singkong boleh dipanaskan berulang kali?
Karena mengandung santan dan sayuran hijau, sebaiknya jangan memanaskan lodeh lebih dari dua kali. Pemanasan berulang dapat merusak kandungan nutrisi dalam daun dan membuat santan pecah sehingga rasanya berubah.
4. Bahan apa yang bisa ditambahkan untuk menambah aroma lodeh?
Untuk aroma yang lebih menggugah, kamu bisa menambahkan irisan tempe semangit (tempe hampir busuk), udang rebon, atau petai ke dalam bumbu tumisan sebelum santan dimasukkan.
5. Bagaimana cara menghilangkan rasa pahit yang dominan pada daun singkong?
Remas-remas daun singkong yang sudah direbus dengan sedikit garam, lalu bilas dengan air bersih sebanyak 2-3 kali. Cara ini efektif membuang sisa air rebusan yang biasanya membawa rasa pahit.