Brilio.net - Dalam waktu dekat, Mandalika akan membangun sebuah arena sirkuit MotoGP. Pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan dimulai pada Oktober 2019 dan rencananya digunakan pada 2021. Tak hanya sirkuit, berbagai usaha disiapkan oleh pemerintah di Mandalika agar mendatangkan banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Sirkuit MotoGP di Mandalika akan sepanjang 4,32 kilometer dengan mengelilingi bukit dan pantai. Kalau biasanya di negara lain pengunjung yang ingin menonton MotoGP berdasarkan jumlah kursi, tapi di Mandalika bisa nonton dari atas bukit.

Melihat berbagai persiapan yang dilakukan untuk menjadikan Mandalika destinasi unggulan, apa saja sih kuliner khas Mandalika? Berikut ini makanan khas Mandalika yang brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Kamis (14/3).

1. Soto Mandalika.

foto: Instagram/grace_graciana

Setelah capek melakukan perjalanan berjam-jam ke Mandalika, ada baiknya mencoba semangkuk soto hangat unruk melepas rasa lelah. Salah satu kuliner khas Indonesia ini disajikan dengan berbagai bumbu khas Mandalika. Berbahan utama ketupat, taoge, bihun, telur. Aroma bawang panggang yang ditabur di atas kuah soto dan beberapa tusuk sate siap menggoncang perut kamu.

2. Ayam Rarang.

foto: Instagram/@weelovefood

Berbahan utama ayam dengan sajian bumbu balado dengan cabai rawit merah yang meresap di serat daging ayamnya cukup membuat ketagihan. Rasa pedas yang cukup nendang dan bumbu balado yang khas seakan membuatmu nggak bisa move on dari salah satu makanan khas Mandalika ini. Selain itu, makanan ayam rarang ini disajikan dengan cah kangkung yang menyegarkan.. hmmm yummyy...

3. Sate Rembiga.

foto: Instagram/@dickykuliner

Dijuluki sebagai bumi sejuta sapi, makanan khas Mandalika tak jauh dari bahan dasar daging sapi. Sate rembiga dengan berbahan dasar sapi ini disajikan tanpa bumbu kacang. Dinamakan "Rembiga" karena berasal dari nama sebuah desa Rembiga yang berada di dekat bekas Bandara Selaparang.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sate Rembiga ini yaitu, cabe rawit, terasi, bawang putih, garam, gula dan daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Sebelum dimasak, daging yang telah dipotong direndam dengan bumbu hingga tiga jam supaya meresap. Jadi kebayang kan gimana enaknya daging sapi nan empuk ini?

4. Sate Bulayak.

foto: Instagram/@wowkuliner

Bulayak merupakan sejenis lontong yang dibungkus dengan daun aren atau daun enau dengan bentuk memanjang seperti spiral sehingga untuk membukanya harus dengan gerakan memutar. Sate Bulayak ialah sate dengan berbahan dasar daging sapi yang disajikan dengan lontong yang berbahan beras ketan.

Selain itu, sate bulayak ini disajikan dengan sate jeroan yang dilumuri bumbu khas Sasak ditambah kucuran air jeruk nipis dan sambal. Bumbunya terbuat dari kacang tanah yang disangrai dan ditumbuk, lalu direbus dengan santan dalam jumlah dominan. Menikmati sate ini dengan cara dicocol pada bumbu sate yang sudah disediakan.

5. Ayam Taliwang.

foto: Instagram/@eslimah

Menu ayam taliwang ini mungkin sering kita jumpai dimana-mana. Namun, tahukah kamu kalau kuliner Ayam Taliwang ini berasal dari Mandalika, Nusa Tenggara Barat? Berbahan dasar ayam kampung yang berumur tidak terlalu tua, sekitar tiga sampai empat bulan, membuat ayam akan terasa lebih manis tanpa tambahan pemanis dan rasanya pun lebih empuk.

Ayam Taliwang dapat disajikan dengan cara di goreng atau dibakar dengan kayu nangka atau kayu kopi. Kayu jenis ini memberikan aroma lebih enak dan nyala api yang lebih lama. Jika menggunakan kompor gas atau arang, aroma yang dihasilkan akan berbeda.

Sajian ayam taliwang ini lebih lengkap jika disandingkan dengan plencing kangkung khas Mandalika. Kangkung khas Mandalika berbeda dengan kangkung biasa, ia memiliki batang dan ranting panjang besar dengan daun yang lebih hijau dan lebar.

6. Sate Tanjung.

foto: Instagram/@andiwijaya89

Jika dahulu Sate Tanjung hanya bisa ditemui ketika ada tradisi hari-hari besar saja, kini Sate Tanjung bisa kamu nikmati kapanpun saat kamu berwisata ke Mandalika. Sate Tanjung biasanya berasal dari ikan Cakalang atau ikan Langoan. Selain Cakalang dan Langoan, ada ikan Marlin yang biasanya dipakai sebagai bahan untuk Sate Tanjung.

Sate Tanjung sangat nikmat pada saat masih panas bersama lontong atau nasi. Rasa gurih dari daging dan santan serta pedas dari rempah-rempah sangat terasa. Campuran rempah-rempah dan ikan yang dibakar ini membuat badan akan terasa bugar, hangat dan berkeringat. Tak ayal, banyak wisatawan yang ketagihan untuk lagi dan lagi mencicipi Sate Tanjung.

7. Ares.

foto: lombokmandalika.co.id

Makanan khas satu ini berbahan utama pelepah pisang. Pelepah pisang yang masih muda ini diolah menjadi makanan yang enak. Selain pedas, makanan ini mempunyai perpaduan rasa antara manis dan gurih karena menggunakan santan. Jika biasanya makanan ini hanya ditemukan di dacara-acara pernikahan susku Sasak asli, sekarang makanan ini dapat kita temui di warung-warung kuliner khas Mandalika.

8. Poteng jaje tujak dan iwel.

foto: Instagram/@lisa.nugroho

Poteng adalah tape ketan dan jaje rujak atau tetel adalah makanan olahan yang terbuat dari tepung beras ketan. Poteng Jaje Tujak ini diolah dengan campuran daun suji dan pandan. Makanan khas ini termasuk makanan langka karena hanya disajikan pada saat hari raya saja. Namun, bagi wisatawan asing yang berkunjung tetap tersedia di warung-warung tertentu.

9. Babalung.

foto: KSMTour.com

Dilihat dari namanya saja, Babalung sudah dekat dengan kata "balung" yang artinya tulang. Makanan kuliner yang satu ini berbahan utama tulang iga sapi atau kerbau yang dibumbui dengan cabe rawit, bawang putih, bawang merah, lengkuas, kunyit dan jahe.

Dalam penyajiannya babalung di sajikan dengan taburan bwang goreng yang melimpah. Makanan khas Mandalika, Lombok ini hampir mirip dengan tengkleng namun menggunakan tulang sapi bukan tulang domba atau kambing.

10. Beberuk terong.

foto:lomboktourguide.com

Makanan yang sering di sebut gado-gadi khas Lombok ini sering dijumpai ketika dinikmati bersama Ayam Taliwang. Bahan utama makanan ini ialah terong ungu yang dipotong-potong dan dicampur dengan tomat, kacang panjang yang dipotong-potong, timun, sambal serta beberapa bumbu rempah lainnya. Setelah semua bahan disatukan, tahap terakhir untuk menambah kesegaran Beberuk Terong ini adalah cucuran jeruk limau. Rasanya memang benar gado-gado, pedas, manis, asam dan sangat segar untuk makan siang sekalipun.

(mgg/chatarina lia)