5 Makanan ini pecahkan rekor termahal di dunia, ada burger Rp 87 juta

20 / 07 / 2021 17:31 WIB Shahfara Raida
5 Makanan ini pecahkan rekor termahal di dunia, ada burger Rp 87 juta
foto: Facebook/Serendipity 3

Brilio.net - Makanan di dunia ada berbagai macam jenisnya. Salah satunya adalah makanan yang dijual dengan harga sangat mahal. Jika ditelaah kenapa harga beberapa makanan bisa mahal, sebenarnya tergantung dari berbagai faktor pula.

Makanan dijual dengan harga yang sangat mahal bisa jadi karena sulit untuk mendapatkannya, lokasi atau asal usul makanannya, rasanya yang lezat, harga bahan-bahan pembuatannya, maupun tenaga kerja yang membuat makanan tersebut membuat harganya melonjak.

Beberapa waktu terakhir telah dirayakan National French Fry Day, dan Guinness World Records sempat membagikan video pembuatan kentang paling mahal di dunia. Melalui Instagram/@guinnessworldrecords, kamu dapat mengetahui jika harga kentang tersebut mencapai Rp 3 juta.

Walaupun kentang goreng biasa sangat murah, menu satu ini bisa sangat mahal karena bahan-bahan lainnya yang digunakan sangat mahal dan langka. Lantas, apa saja makanan termahal di dunia yang tercatat di Guinness World Records?

Berikut dilansir Brilio Food dari berbagai sumber, deretan makanan yang pecahkan rekor termahal pada Selasa (20/7).

1. Quintessential grilled cheese.

5 Makanan pemegang rekor termahal  berbagai sumber

foto: Facebook/Serendipity 3

Sandwich yang dibuat oleh restoran Serendipity 3 di New York ini dijual seharga USD 214 atau sekitar Rp 3 juta. Dilansir dari odditycentral.com, Guinness World Records mencatat makanan ini sebagai sandwich termahal di dunia.

Sudah dijual sejak tujuh tahun lalu, sandwich ini dibuat menggunakan bahan ekslusif seperti emas yang bisa dimakan. Bahkan, kamu harus memesan dua hari sebelumnya untuk menikmati makanan ini.

2. Burger Rp 87 juta.

5 Makanan pemegang rekor termahal  berbagai sumber

foto: YouTube/De Daltons

Sebuah restoran di Belanda bernama De Daltons menciptakan sebuah burger premium yang harganya bikin geleng kepala. Dibuat dari bahan-bahan mewah seperti daging wagyu, caviar Beluga, king crab, dan truffle, burger yang bernama The Golden Boy ini harganya mencapai USD 6.000 atau sekitar Rp 87 juta. Wow!

Dilansir dari odditycentral.com, harga tersebut menjadikan burger satu ini sebagai yang termahal dalam catatan Guinness World Records. Sebelumnya rekor burger termahal dipegang oleh sebuah restoran Oregon, yang membuat burger seharga USD 5.000 (Rp 72,6 juta) dengan berat 353 kilogram pada 2011.

3. Kentang goreng emas.

5 Makanan pemegang rekor termahal  berbagai sumber

foto: Instagram/@serendipity3nyc

Baru-baru ini restoran Serendipity 3 di New York kembali menciptakan makanan mewah. Menu kentang goreng yang mereka buat mendapatkan rekor termahal dari Guinness World Records.

Dilansir dari wionews.com, kentang yang disajikan dengan topping taburan emas tersebut diberi nama Crme de la Crme Pomme Frites. Menggunakan tambahan emas, kentang goreng ini dijual seharga USD 200 atau hampir mencapai Rp 3 juta.

4. Sup sarang burung walet.

5 Makanan pemegang rekor termahal  berbagai sumber

foto: YouTube/Business Insider

Di beberapa restoran di China dan Chinatown di New York, terdapat menu sup sarang burung walet yang terkenal mahal. Salah satu restoran China di New York, yakni Oriental Garden New York menyediakan sup sarang burung walet dengan harga fantastis.

Dilansir dari therichest.com, harganya bisa lebih dari USD 3.000 atau lebih dari Rp 43 juta, lho. Untuk harganya sendiri bisa sangat mahal karena sarang burung walet sangat sulit didapat. Makanan ini juga tercatat dalam rekor Guinness World Records sebagai yang termahal lho.

5. White pearl albino caviar.

5 Makanan pemegang rekor termahal  berbagai sumber

foto: YouTube/Great Big Story

White pearl albino caviar berasal dari ikan sturgeon putih. Ikan ini sangat jarang bertelur, sehingga membuat makanan ini begitu langka dan harganya pun sangat mahal.

Ikan penghasil bahan makanan ini hanya ditemukan di perairan murni Kaspia dan laut hitam, yang terletak di antara Eropa Tenggara dan Asia. Harganya bisa mencapai USD 9.100 atau lebih dari Rp 100 juta per kilogramnya.

(brl/mal)

Review

Selengkapnya