Apa itu kimpul? Umbi lokal yang kini ramai dibahas karena bisa jadi pengganti kentang
Diperbarui 3 Agt 2026, 20:44 WIB
Diterbitkan 3 Agt 2026, 20:00 WIB
- Kimpul viral berkat konten kreator yang mengganti kentang
- Apa itu kimpul?
- Tabel 1. Mengenal kimpul
- Kandungan gizi kimpul
- Tabel 2. Kandungan yang terdapat pada kimpul
- Kenapa kimpul mulai dilirik?
- Kimpul juga mudah dibudidayakan
- Tabel 3. Fakta singkat tentang budidaya kimpul
- Kimpul dan diversifikasi pangan
- FAQ
Brilio.net - Belakangan ini nama kimpul semakin sering muncul di media sosial. Umbi yang sebelumnya lebih akrab dijumpai di pasar tradisional atau pekarangan rumah itu mendadak menjadi perbincangan setelah diolah menjadi berbagai menu bergaya Barat seperti mashed potato, lasagna, hingga potato wedges.
Popularitas tersebut membuat banyak orang penasaran dengan apa sebenarnya kimpul. Padahal, tanaman ini sudah lama dikenal sebagai salah satu umbi lokal di Indonesia dan memiliki potensi sebagai sumber pangan alternatif yang dapat diolah menjadi beragam hidangan.
Kimpul viral berkat konten kreator yang mengganti kentang
kimpul adalah
© 2026 /TikTok/@black.sheep8208
Nama kimpul mulai ramai dibicarakan setelah kreator konten asal Bantul dengan akun @black.sheep8208 rutin mengolah umbi tersebut menjadi berbagai menu populer. Dalam setiap videonya, ia mengganti bahan utama yang biasanya menggunakan kentang dengan kimpul.
Kalimat pembuka seperti "Hari ini saya mau makan potato wedges, tapi karena tidak punya kentang, saya ganti kimpul" kemudian menjadi ciri khas yang mudah dikenali. Format video yang konsisten membuat banyak orang penasaran dengan umbi tersebut.
Tak hanya videonya yang viral, kalimat tersebut juga berkembang menjadi meme di media sosial. Banyak warganet mengadaptasinya ke berbagai situasi yang tidak lagi berkaitan dengan makanan sehingga kata "kimpul" semakin dikenal.
Apa itu kimpul?
kimpul adalah
© 2026 /TikTok/@black.sheep8208
Kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang masih satu kelompok dengan talas. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium Schott dan di beberapa daerah juga dikenal sebagai talas Belitung, cocoyam, atau tannia, sebagaimana dilansir dari Liputan6 dan beberapa sumber lain, Senin (3/8/2026).
Di Indonesia, nama kimpul dapat berbeda-beda sesuai daerah. Meski demikian, semuanya merujuk pada tanaman yang sama.
Secara fisik, kimpul merupakan tanaman herba yang dapat tumbuh hingga sekitar dua meter. Umbinya tumbuh mengelilingi pangkal batang, sedangkan pelepah daunnya membentuk batang semu yang menjadi ciri khas tanaman ini.
Tabel 1. Mengenal kimpul
Kandungan gizi kimpul
Kimpul dikenal sebagai sumber karbohidrat dengan kandungan pati yang cukup tinggi. Umbi ini juga mengandung serat pangan, vitamin B3, kalium, tembaga, serta berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid dan diosgenin.
Menurut Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Evy Damayanthi, talas kimpul merupakan sumber karbohidrat yang rendah lemak serta memiliki indeks glikemik yang relatif rendah. Kimpul juga mengandung pati resisten yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan usus.
Meski demikian, manfaat tersebut tetap dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan dan cara pengolahan makanan.
Tabel 2. Kandungan yang terdapat pada kimpul
Kenapa kimpul mulai dilirik?
kimpul adalah
© 2026 /TikTok/@black.sheep8208
Selama ini kimpul lebih sering diolah menjadi makanan sederhana seperti direbus atau digoreng. Namun melalui media sosial, umbi ini mulai diperkenalkan sebagai pengganti kentang dalam berbagai hidangan modern.
Pendekatan tersebut membuat banyak orang menyadari bahwa bahan pangan lokal juga dapat digunakan untuk membuat menu yang tampilannya tidak kalah menarik. Selain memperkenalkan kimpul kepada generasi muda, tren ini juga membuka peluang pemanfaatan umbi lokal dengan cara yang lebih beragam.
Kimpul juga mudah dibudidayakan
kimpul adalah
© 2026 Wibowo Djatmiko (Wie146) via id.wikipedia.org
Selain dimanfaatkan sebagai bahan pangan, kimpul dikenal relatif mudah dibudidayakan. Tanaman ini dapat tumbuh di lahan yang agak teduh maupun pekarangan rumah dengan perawatan yang tidak terlalu rumit.
Umbinya tumbuh mengelilingi pangkal batang secara bertingkat. Dalam kondisi budidaya yang baik, tanaman ini dapat menghasilkan panen dalam waktu sekitar delapan bulan.
Karena dapat tumbuh di berbagai kondisi lingkungan, kimpul dinilai memiliki potensi sebagai salah satu tanaman pangan lokal yang dapat dikembangkan.
Tabel 3. Fakta singkat tentang budidaya kimpul
Kimpul dan diversifikasi pangan
kimpul adalah
© 2026 /TikTok/@black.sheep8208
Diversifikasi pangan berarti memperluas pilihan sumber makanan, bukan hanya bergantung pada satu jenis bahan pangan. Dalam konteks ini, kimpul menjadi salah satu contoh umbi lokal yang memiliki potensi untuk diolah menjadi berbagai menu.
Konten kreator yang mengolah kimpul menjadi mashed potato, lasagna, atau potato wedges menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat digunakan dalam berbagai kreasi masakan. Pendekatan seperti ini turut memperkenalkan kembali kimpul kepada masyarakat dengan cara yang lebih dekat dengan tren kuliner saat ini.
FAQ
1. Apakah kimpul sama dengan talas?
Kimpul masih satu kelompok dengan talas, tetapi bukan berarti semua talas adalah kimpul. Kimpul memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium dan di beberapa daerah dikenal sebagai talas Belitung. Meski mirip, terdapat perbedaan pada jenis tanaman, bentuk umbi, maupun karakter pertumbuhannya.
2. Kenapa kimpul sering digunakan sebagai pengganti kentang?
Kimpul memiliki tekstur yang lembut setelah dimasak sehingga dapat diolah menjadi berbagai menu yang biasanya menggunakan kentang, seperti mashed potato, potato wedges, hingga lasagna. Namun, rasa dan teksturnya tetap memiliki karakter yang berbeda sehingga hasil akhirnya tidak akan sepenuhnya sama dengan kentang.
3. Apakah kimpul bisa langsung diolah setelah dikupas?
Kimpul umumnya perlu dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Beberapa orang juga memilih merendam atau mencucinya setelah dikupas sesuai kebutuhan resep untuk membantu membersihkan getah yang mungkin masih menempel pada permukaan umbi.
4. Bagaimana cara menyimpan kimpul agar lebih awet?
Kimpul sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan umbi dalam kondisi lembap atau terkena sinar matahari langsung karena dapat mempercepat penurunan kualitasnya.
5. Selain dijadikan menu kekinian, kimpul bisa diolah menjadi apa saja?
Selain diolah menjadi mashed potato atau lasagna, kimpul juga dapat direbus, dikukus, digoreng, dijadikan keripik, kolak, campuran sayur, hingga diolah menjadi tepung untuk berbagai produk pangan.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Cara menanam umbi di rumah agar panen dalam 3 bulan, cocok untuk lahan sempit
- Nggak perlu beli kolagen bubuk, ini cara atasi kulit kendur dan keriput pakai pakai 1 umbi-umbian
- Cara baru hilangkan flek hitam wajah tanpa perlu ke klinik, ampuh cuma pakai 1 jenis umbi-umbian ini
- Cara memilih singkong yang bagus dan tidak pahit, jangan salah pilih, ini ciri-cirinya
- 11 Resep kue dari umbi-umbian, nikmat, sehat, dan ekonomis
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Cara membuat ayam goreng spesial pendamping nasi uduk yang empuk dan lezat, kuncinya cuma satu
03 / 08 / 2026 20:00 WIB -
Cara membuat nasi uduk tanpa santan di rice cooker, praktis dan gampang plus gurihnya dapet
03 / 08 / 2026 18:11 WIB -
Resep Bakso otentik ala restoran legendaris, begini trik kuahnya sedap & gurih tanpa banyak garam
31 / 07 / 2026 08:11 WIB