Bak peniris piring jadi licin dan berlendir? Bisa jadi bagian ini jarang dibersihkan
Diperbarui 28 Sep 2026, 18:04 WIB
Diterbitkan 28 Sep 2026, 11:00 WIB
- Kenapa bak peniris piring bisa terasa licin dan berlendir?
- Bagian bak peniris yang sering luput dibersihkan
- Bagian mana yang perlu diperiksa?
- Cara membersihkan bak peniris agar tidak sekadar terlihat bersih
- Setelah dicuci masih licin, apa yang perlu dicek?
- Kapan bak peniris sebaiknya diganti?
- Bagan alur: Cek bak peniris setelah dipakai
- Kebiasaan sederhana agar bak tidak cepat licin
- FAQ
Brilio.net - Ada yang pernah mengalami bak peniris piring berlendir padahal hampir setiap hari dicuci? Setelah piring, gelas, sendok, dan alat masak diangkat, permukaannya kadang terasa licin ketika disentuh.
Kondisi ini belum tentu berarti bak jarang dicuci. Bisa jadi ada bagian yang selama ini hanya terkena air, tetapi tidak benar-benar digosok, terutama bagian bawah, sudut, celah, atau area di sekitar lubang pembuangan.
Karena itu, sebelum buru-buru mengganti bak, coba balik dan periksa seluruh bagiannya.
Kenapa bak peniris piring bisa terasa licin dan berlendir?
Bak peniris memang hampir selalu berada dalam kondisi basah. Air dari piring dan peralatan dapur akan menetes ke permukaan, lalu mengalir melalui lubang atau celah yang tersedia.
Masalahnya, air yang mengalir belum tentu membawa seluruh sisa kotoran. Partikel makanan yang sangat kecil, residu dari proses mencuci, atau kotoran yang menempel di permukaan dapat tertinggal, terutama pada bagian yang jarang tersentuh spons.
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) melalui layanan keamanan pangan rumah tangganya mengingatkan bahwa permukaan dapur, peralatan, piring, dan perkakas perlu dibersihkan secara rutin karena kotoran dan mikroorganisme dapat berpindah melalui permukaan tersebut. USDA juga menyarankan permukaan yang sudah dibersihkan untuk dikeringkan dengan udara atau cara yang bersih.
Prinsip tersebut relevan dengan bak peniris. Bukan berarti setiap lapisan licin otomatis menunjukkan adanya mikroorganisme berbahaya, tetapi permukaan yang terus basah dan menyimpan residu memang perlu dibersihkan dan dikeringkan dengan baik.
Bagian bak peniris yang sering luput dibersihkan
Saat mencuci bak peniris, bagian permukaan dalam biasanya menjadi perhatian utama. Padahal, ada beberapa area yang justru lebih mudah terlewat.
1. Bagian bawah bak
Ini salah satu bagian yang paling mudah dilupakan.
Ketika bak dipakai, air dari piring akan mengalir ke bagian bawah. Jika desain bak memiliki lekukan atau ruang tertentu, sebagian air dan kotoran bisa tertinggal di sana.
Coba angkat bak setelah selesai digunakan, lalu lihat bagian bawahnya. Jika terasa licin ketika disentuh, area tersebut perlu ikut dicuci, bukan hanya dibilas.
2. Sudut dan sambungan
Bak peniris yang terdiri dari beberapa bagian biasanya memiliki sudut, sambungan, atau celah kecil.
Bagian tersebut tidak selalu mudah dijangkau spons berukuran besar. Akibatnya, permukaannya terlihat bersih dari atas, tetapi ketika disentuh justru terasa licin.
Jika komponennya memang bisa dilepas, pisahkan terlebih dahulu agar area sambungan lebih mudah dibersihkan.
3. Sekitar lubang pembuangan air
Lubang pada bak peniris berfungsi membantu air keluar. Namun sisa makanan kecil atau kotoran juga dapat tertinggal di sekitar lubang tersebut.
Tidak perlu membongkar bagian yang tidak dirancang untuk dilepas. Cukup periksa area yang terlihat dan bersihkan dengan sikat kecil yang sesuai.
4. Kaki atau penyangga
Pada beberapa model, bak memiliki kaki atau penyangga agar bagian bawahnya tidak langsung menempel pada meja.
Bagian ini juga bisa terkena air dan kotoran. Karena posisinya berada di bawah, area tersebut sering tidak terlihat ketika bak sedang digunakan.
5. Permukaan di bawah tumpukan piring
Piring yang ditumpuk rapat dapat membuat sebagian permukaan bak lebih lama basah.
Setelah semua peralatan diangkat, jangan langsung menganggap bak sudah bersih. Periksa apakah ada bagian yang masih basah, licin, atau memiliki sisa kotoran.
Bagian mana yang perlu diperiksa?
Cara membersihkan bak peniris agar tidak sekadar terlihat bersih
Membersihkan bak peniris tidak harus menggunakan bahan khusus. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh permukaan yang memungkinkan terkena air dan kotoran ikut dibersihkan.
1. Kosongkan seluruh isi bak
Angkat piring, gelas, sendok, alat masak, dan peralatan lain dari atas bak.
Jangan langsung mencuci bagian yang terlihat saja. Kondisi bak akan lebih mudah diperiksa ketika seluruh permukaannya sudah kosong.
2. Lepaskan bagian yang memang bisa dilepas
Jika ada tatakan, saringan, kaki, atau komponen lain yang memang dirancang untuk dilepas, pisahkan terlebih dahulu.
Tujuannya agar bagian bawah dan celah yang biasanya tertutup bisa dijangkau.
3. Bilas sisa kotoran
Alirkan air untuk menghilangkan sisa makanan atau kotoran yang mudah terlepas.
Kalau ada kotoran yang menempel, jangan hanya mengandalkan aliran air. Gosok bagian tersebut menggunakan spons atau sikat yang sesuai dengan material bak.
4. Cuci seluruh permukaan
Gunakan sabun pencuci piring dan alat pembersih yang sesuai dengan bahan bak.
Gosok permukaan bagian dalam, kemudian lanjutkan ke bagian bawah, sudut, sambungan, kaki, dan area di sekitar lubang.
USDA menjelaskan bahwa membersihkan dengan air dan sabun secara fisik membantu menghilangkan kotoran dan sebagian mikroorganisme dari permukaan dapur. Karena itu, tahap mencuci tidak sebaiknya hanya dilakukan pada bagian yang paling mudah terlihat.
5. Periksa lagi dengan tangan dan mata
Setelah digosok, perhatikan apakah masih ada bagian yang terasa licin.
Tidak perlu mengandalkan penciuman saja. Permukaan yang terlihat bersih tetapi masih terasa seperti memiliki lapisan licin bisa menjadi tanda bahwa bagian tersebut perlu dicuci kembali.
6. Bilas sampai tidak ada sisa sabun
Gunakan air bersih untuk membilas seluruh permukaan.
Pastikan tidak ada busa atau residu sabun yang tertinggal di sudut dan celah.
7. Tiriskan dan biarkan kering
Letakkan bak dalam posisi yang memungkinkan air keluar dan udara mengenai permukaannya.
USDA juga memasukkan pengeringan sebagai bagian dari praktik kebersihan permukaan dapur, sementara dalam Food Code FDA, peralatan yang telah dibersihkan dan disanitasi pada lingkungan jasa makanan dianjurkan untuk dikeringkan dengan udara atau ditiriskan secara memadai.
Food Code sendiri merupakan model aturan yang digunakan sebagai dasar bagi regulator makanan di Amerika Serikat, terutama untuk restoran, toko pangan, dan layanan makanan, sehingga ketentuannya tidak otomatis menjadi aturan khusus untuk dapur rumah. Namun prinsip tentang permukaan yang mudah dibersihkan dan dikeringkan tetap relevan sebagai praktik kebersihan dapur.
Setelah dicuci masih licin, apa yang perlu dicek?
Kalau bak sudah dicuci tetapi beberapa saat kemudian kembali terasa licin, jangan langsung menyimpulkan bahwa cara mencucinya salah.
Coba periksa beberapa kemungkinan berikut.
- Bagian bawah belum ikut dicuci.
Permukaan atas sudah bersih, tetapi bagian bawah masih menyimpan residu atau air.
- Ada celah yang sulit dijangkau.
Spons besar tidak selalu bisa masuk ke sudut atau sambungan kecil.
- Bak selalu digunakan dalam keadaan sangat basah.
Jika setelah dicuci bak langsung digunakan kembali sebelum sempat mengering, kelembapan akan terus ada di permukaan.
- Air tidak mengalir dengan baik.
Periksa apakah lubang atau jalur pembuangan tertutup oleh kotoran yang terlihat.
- Material sudah mengalami kerusakan.
Goresan dalam, retakan, bagian yang mengelupas, atau sambungan yang pecah dapat membuat permukaan lebih sulit dibersihkan.
Dalam panduan sanitasi untuk peralatan makanan, FDA juga menekankan pentingnya desain peralatan yang memungkinkan permukaan mudah diakses untuk dibersihkan dan diperiksa. Ini menjelaskan kenapa celah, retakan, atau bagian yang sulit dijangkau layak mendapat perhatian lebih ketika kondisi bak mulai sulit dibersihkan.
Kapan bak peniris sebaiknya diganti?
Bak yang terasa licin tidak otomatis harus dibuang.
Bersihkan terlebih dahulu, lalu lihat kondisi fisiknya. Penggantian lebih masuk akal jika bak sudah mengalami kerusakan yang membuatnya sulit dibersihkan secara menyeluruh.
Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan antara lain:
- permukaan retak;
- bagian material mengelupas;
- sambungan pecah;
- terdapat celah permanen yang sulit dibersihkan;
- permukaan sudah sangat tergores dan kotoran mudah tertinggal;
- bentuk bak berubah sehingga air terus menggenang.
Sebagai gambaran, USDA juga menyarankan talenan yang sudah sangat aus atau memiliki alur yang sulit dibersihkan untuk diganti. Prinsip yang sama tidak perlu diterapkan sebagai aturan mutlak pada setiap bak peniris, tetapi kondisi fisik yang membuat suatu peralatan semakin sulit dibersihkan memang layak menjadi pertimbangan.
Bagan alur: Cek bak peniris setelah dipakai
rusak berat?
Kebiasaan sederhana agar bak tidak cepat licin
Tidak perlu membuat rutinitas yang rumit. Beberapa kebiasaan kecil justru lebih mudah dilakukan setiap hari.
- Angkat bak sesekali untuk memeriksa bagian bawah.
Jangan biarkan area yang tidak terlihat luput dari pembersihan.
- Jangan hanya membilas ketika permukaan sudah terasa licin.
Jika terlihat ada sisa makanan atau kotoran, bersihkan saat itu juga.
- Beri kesempatan bak untuk mengering.
Setelah piring diangkat, kosongkan air yang tertinggal dan letakkan bak dalam posisi yang membantu air mengalir keluar.
- Jangan menumpuk peralatan terlalu padat.
Berikan ruang agar air dari piring dan gelas dapat mengalir dan permukaan bak tidak terus-menerus tertutup peralatan basah.
- Periksa celah dan bagian bawah secara berkala.
Area tersembunyi justru sering menjadi bagian yang paling lama tidak tersentuh saat membersihkan.
FAQ
Kenapa bak peniris piring bisa berlendir padahal sering dicuci?
Permukaan bak yang sering terkena air dapat tetap menyimpan residu atau kotoran, terutama di bagian bawah, sudut, sambungan, dan celah. Kondisi licin tidak otomatis menunjukkan penyebab tertentu, sehingga permukaannya perlu diperiksa dan dibersihkan secara menyeluruh.
Apakah bak peniris yang berlendir harus langsung dibuang?
Tidak selalu. Bersihkan seluruh bagian terlebih dahulu, kemudian periksa apakah materialnya retak, mengelupas, rusak, atau memiliki celah yang sulit dibersihkan.
Bagian mana yang sering terlewat saat membersihkan bak peniris?
Bagian bawah, sudut, sambungan, kaki penyangga, dan area di sekitar lubang pembuangan biasanya lebih mudah terlewat karena tidak selalu terlihat ketika bak sedang digunakan.
Apakah bak peniris perlu dikeringkan setelah dicuci?
Sebaiknya bak ditiriskan dan dibiarkan mengering dengan baik. Pengeringan membantu mencegah permukaan terus-menerus berada dalam kondisi basah dan merupakan bagian dari praktik kebersihan peralatan dapur.
Perlukah menggunakan cairan pemutih untuk membersihkan bak peniris?
Tidak otomatis. Untuk pembersihan rutin, mulai dengan mencuci menggunakan sabun pencuci piring dan membilasnya sampai bersih. Jika menggunakan produk sanitasi, pastikan produk tersebut memang sesuai untuk permukaan yang akan digunakan dan ikuti petunjuk pada label. USDA membedakan tahap cleaning dari sanitizing, sehingga sanitasi bukan pengganti proses mencuci terlebih dahulu.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Kulkas terlihat bersih tapi tetap bau, ada satu bagian yang sering tidak ikut dicuci
- Setelah mengulek sambal, cobek bau bawang terus? begini cara membersihkan sisa yang menempel
- 5 Rekomendasi rak bumbu gantung kecil estetik untuk dapur, reviewnya bagus di bawah harga Rp 150 ribu
- 5 Rekomendasi rak troli dapur kecil tapi muat banyak, reviewnya bagus di bawah Rp 200 ribu
- Pisau cleaver berkarat setelah dicuci? Cek cara mengeringkan bilahnya
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Resep seblak pedas rice cooker untuk anak kos, kuah kental dan kerupuk tidak lembek
23 / 09 / 2026 12:00 WIB -
Bosan bekal yang katanya sehat tapi rasanya hambar? Yuk cobain 8 resep bekal kukusan yang viral ini
24 / 09 / 2026 19:00 WIB -
Mau yang seger tapi takut kebanyakan gula? Yuk coba resep es teh krampul legitnya medok & less sugar
28 / 09 / 2026 10:00 WIB -
Cara buat air tajin yang nutrisinya tidak hilang & tetap higienis, ini 5 variasi minuman sehatnya
28 / 09 / 2026 09:00 WIB