Merebus iga sapi tak perlu berjam-jam, ini cara bikin cepat empuk dan hemas gas

Merebus iga sapi tak perlu berjam-jam, ini cara bikin cepat empuk dan hemas gas
cara merebus iga sapi cepat empuk | foto ilustrasi: Gemini AI

Merebus daging iga sapi memang membutuhkan trik khusus agar hasilnya empuk tanpa harus menghabiskan banyak waktu dan gas. Kalau salah teknik, daging bisa tetap alot meski direbus lama. Akibatnya, tekstur jadi kurang nyaman dimakan dan cita rasa kuah pun kurang maksimal.

Karena itu, banyak orang mencari cara merebus iga sapi agar cepat empuk tetapi tetap hemat gas. Dengan langkah yang tepat, iga sapi bisa matang lebih cepat, teksturnya lembut, dan rasa gurih alaminya tetap terjaga.

Ada beberapa teknik sederhana yang sering dipakai di dapur rumahan, mulai dari metode perebusan bertahap hingga penggunaan bahan alami untuk membantu melunakkan serat daging. Cara seperti ini cocok diterapkan saat membuat sop iga, rawon, semur, hingga iga bakar.

Selain lebih praktis, teknik perebusan yang benar juga membantu mengurangi penggunaan gas sehingga lebih hemat untuk memasak sehari-hari.

Kenapa Iga Sapi Bisa Alot saat Direbus?

Iga sapi termasuk bagian daging yang memiliki banyak serat dan jaringan ikat. Kalau proses perebusannya kurang tepat, serat tersebut tidak pecah sempurna sehingga tekstur daging tetap keras.

Beberapa penyebab iga sapi sulit empuk antara lain:

- Api terlalu besar sehingga daging cepat keras
- Waktu perebusan kurang lama
- Langsung memasukkan garam terlalu banyak di awal
- Tidak membuang air rebusan pertama
- Memilih iga dengan kualitas kurang baik

Karena itu, pemilihan bahan dan teknik memasak sangat memengaruhi hasil akhirnya.

Teknik Jitu Merebus Iga Sapi agar Cepat Empuk

1. Teknik 5-30-7 yang Hemat Gas

Metode 5-30-7 cukup populer karena dinilai lebih hemat gas tetapi tetap efektif membuat iga cepat empuk.

Cara melakukannya:

1. Rebus iga sapi dalam air mendidih selama 5 menit setelah air kembali mendidih.
2. Tutup rapat panci lalu matikan api. Diamkan selama 30 menit tanpa membuka tutup panci.
3. Setelah itu, rebus kembali selama 7 menit dengan tutup tetap rapat.

Panas yang terperangkap di dalam panci membantu proses pematangan tanpa perlu menyalakan kompor terus-menerus.

Gunakan panci dengan tutup rapat dan tebal supaya panas tidak cepat keluar. Teknik ini lebih efektif jika jumlah daging tidak terlalu sedikit.

2. Gunakan Panci Presto

Kalau ingin hasil lebih cepat, panci presto bisa menjadi pilihan praktis.

Dengan tekanan tinggi, serat daging lebih cepat lunak sehingga waktu memasak biasanya hanya sekitar 45 menit.

Namun pastikan jumlah air cukup dan jangan membuka tutup presto sebelum tekanan benar-benar turun demi alasan keamanan.

3. Gunakan Bahan Alami Pelunak Daging

Beberapa bahan alami bisa membantu melunakkan serat daging sebelum direbus.

a. Nanas muda

Nanas mengandung enzim bromelain yang membantu memecah protein pada daging.

Cara memakai:

- Parut nanas muda secukupnya
- Balurkan ke permukaan daging
- Diamkan sekitar 15–20 menit
- Bilas bersih sebelum direbus

b. Daun pepaya

Daun pepaya juga sering digunakan sebagai pelunak alami.

Caranya:

1. Remas daun pepaya terlebih dahulu
2. Bungkus daging dengan daun pepaya
3. Diamkan sekitar 10–30 menit
4. Cuci bersih sebelum dimasak

Jangan terlalu lama menggunakan nanas karena daging bisa terlalu lembek dan hancur.

Kunci Iga Sapi Bersih dan Tidak Bau

Selain empuk, iga sapi juga perlu diolah dengan benar agar tidak amis.

- Pilih iga berkualitas baik

Pilih iga dengan warna merah segar dan tekstur lembap alami. Hindari warna pucat atau kebiruan.

- Pilih daging yang cukup tebal

Iga lokal biasanya memiliki lemak yang memberi rasa gurih alami pada kuah.

- Jangan langsung dicuci di bawah air mengalir

Banyak orang langsung mencuci daging dengan air mengalir, padahal sebagian pendapat menyebut hal ini bisa membuat sari alami daging ikut hilang. Sebagai alternatif, bersihkan menggunakan tisu dapur atau lap bersih.

- Buang rebusan pertama

Rebus sebentar lalu buang air rebusan pertama untuk membantu menghilangkan darah, kotoran, dan bau amis.

- Tambahkan rempah aromatik

Gunakan jahe, serai, daun salam, atau bawang putih saat perebusan kedua agar aroma kuah lebih sedap.

- Tambahan penting:

Sedikit cuka atau perasan jeruk nipis juga bisa membantu mengurangi aroma amis pada daging sapi.

Resep Iga Sapi Bakar Madu Empuk

Setelah iga empuk, daging bisa diolah menjadi berbagai hidangan. Salah satu yang paling banyak disukai adalah iga sapi bakar madu.

Bahan

- 1 kg iga sapi
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai, memarkan
- 2 cm jahe, memarkan
- Garam secukupnya
- Air secukupnya

Bumbu halus

- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri sangrai
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 cm kunyit bakar

Bumbu olesan

- 3 sdm madu
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm saus tomat
- 1 sdm saus sambal (opsional)
- 1 sdm margarin leleh

Cara Membuat Iga Sapi Bakar Madu

1. Rebus iga sapi

Gunakan metode 5-30-7 bersama daun salam, serai, jahe, dan sedikit garam sampai iga empuk.

2. Tumis bumbu halus

Haluskan semua bahan lalu tumis hingga harum dan matang.

3. Masak iga bersama bumbu

Masukkan iga sapi ke dalam tumisan. Tambahkan sedikit kaldu rebusan lalu masak sampai bumbu meresap.

4. Siapkan bumbu oles

Campurkan madu, kecap manis, saus tomat, saus sambal, dan margarin.

5. Bakar iga

Panggang sambil sesekali dioles bumbu hingga permukaan sedikit karamelisasi.

6. Sajikan

Iga sapi bakar madu siap disantap bersama nasi hangat.

FAQ

1. Berapa lama waktu ideal merebus iga sapi?

Tergantung metode yang dipakai. Panci biasa sekitar 1,5–2 jam, sedangkan presto sekitar 45 menit.

2. Kenapa air rebusan pertama harus dibuang?

Karena biasanya mengandung darah, lemak berlebih, dan kotoran yang memicu bau amis.

3. Apakah iga sapi boleh langsung dicuci?

Sebagian orang memilih hanya membersihkan dengan tisu dapur agar sari daging tidak banyak hilang.

4. Kenapa daging masih keras meski direbus lama?

Bisa karena api terlalu besar atau serat daging belum pecah sempurna.

5. Apakah garam membuat daging alot?

Jika terlalu banyak di awal perebusan, garam bisa memengaruhi tekstur daging menjadi lebih keras.

6. Apa fungsi jahe dan serai saat merebus?

Rempah aromatik membantu mengurangi bau amis dan membuat aroma kuah lebih sedap.

7. Apakah nanas aman untuk semua jenis daging?

Aman, tetapi jangan digunakan terlalu lama karena bisa membuat tekstur terlalu lembek.

8. Bagaimana cara menyimpan iga rebus?

Simpan dalam wadah tertutup di kulkas bersama sedikit kuah agar daging tidak kering.

9. Apakah metode 5-30-7 cocok untuk daging lain?

Bisa dipakai untuk beberapa jenis daging sapi lain seperti sengkel atau sandung lamur.

10. Bagaimana supaya kuah iga lebih bening?

Gunakan api kecil dan rutin buang busa atau kotoran yang muncul di permukaan rebusan.

 

 

(brl/tin)

Source: liputan6.com / Anugerah Ayu Sendari
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan pemeriksaan dan kurasi oleh Editorial.

  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas