Trik memotong bawang merah supaya mata tidak pedih tanpa perlu pakai kacamata atau gigit tisu
Diperbarui 2 Sep 2026, 15:19 WIB
Diterbitkan 2 Sep 2026, 11:00 WIB
- Kenapa Memotong Bawang Bisa Bikin Mata Pedih?
- Cara Memotong Bawang Agar Mata Lebih Nyaman
- Tabel Cara Mengurangi Mata Pedih Saat Memotong Bawang
- Bagan Alur Memotong Bawang Agar Mata Lebih Nyaman
- Benarkah Gigit Tisu Bisa Mencegah Mata Pedih?
- Jangan Lakukan Ini Saat Memotong Bawang
- Kalau Mata Sudah Terlanjur Pedih, Apa yang Harus Dilakukan?
- Kombinasi Sederhana yang Bisa Dicoba
- FAQ
Brilio.net - Memotong bawang merah sering jadi bagian paling bikin tidak nyaman saat menyiapkan masakan. Baru beberapa iris, mata mulai terasa perih, berair, bahkan membuat proses memasak harus berhenti sebentar. Cara memotong bawang agar tidak pedih sebenarnya tidak harus memakai kacamata atau menggigit tisu.
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba sejak sebelum pisau menyentuh bawang. Kuncinya adalah mengurangi kerusakan jaringan bawang dan membantu senyawa yang mudah menguap agar tidak terlalu banyak mencapai area mata.
Kenapa Memotong Bawang Bisa Bikin Mata Pedih?
Bawang memiliki senyawa yang tersimpan di dalam jaringan selnya. Ketika bawang masih utuh, senyawa tersebut berada di dalam jaringan dan tidak banyak mengganggu mata.
Masalah mulai muncul ketika bawang dipotong. Pisau merusak sel bawang sehingga enzim dan senyawa di dalamnya dapat bereaksi dan menghasilkan senyawa yang mudah menguap.
Senyawa tersebut kemudian bisa mencapai mata. Mata meresponsnya sebagai iritan sehingga produksi air mata meningkat untuk membantu menghilangkan rasa tidak nyaman.
Itulah sebabnya mata bisa terasa pedih hanya beberapa saat setelah bawang mulai diiris.
- Gunakan Pisau yang Tajam
Pisau tumpul sering membuat bawang lebih banyak tertekan sebelum benar-benar terpotong. Tekanan tersebut dapat membuat jaringan bawang lebih banyak rusak dan berpotensi melepaskan lebih banyak senyawa yang mengiritasi.
Sebaliknya, pisau yang tajam dapat membuat irisan lebih bersih dengan gerakan yang lebih terkontrol.
Bukan berarti pisau tajam otomatis membuat mata tidak berair. Namun, menggunakan pisau yang kondisinya baik merupakan salah satu langkah sederhana untuk mengurangi kerusakan jaringan yang tidak perlu.
Selain membantu mengurangi rasa pedih, pisau tajam juga membuat proses memotong lebih aman karena tidak membutuhkan tenaga berlebihan.
- Potong Bagian Akar Paling Akhir
Setelah kulit bawang dikupas, jangan langsung memotong bagian akar hingga terlepas.
Sisakan bagian pangkal tersebut sementara waktu. Belah bawang dari sisi lainnya, kemudian iris sesuai kebutuhan. Bagian akar baru dipotong setelah sebagian besar pekerjaan selesai.
Teknik ini sering digunakan karena area pangkal bawang berkaitan dengan konsentrasi senyawa yang dapat memicu rasa pedih. Namun, bukan berarti seluruh senyawa tersebut hanya berada di bagian akar.
Jadi, anggap cara ini sebagai upaya mengurangi paparan, bukan jaminan mata tidak akan berair sama sekali.
- Dinginkan Bawang Sebelum Dipotong
Kalau mata cukup sensitif terhadap bawang, bawang yang akan digunakan bisa didinginkan terlebih dahulu.
Caranya sederhana:
1. Kupas kulit luar bawang.
2. Masukkan bawang ke dalam wadah bersih.
3. Simpan sebentar di dalam kulkas.
4. Keluarkan ketika akan dipotong.
5. Segera iris menggunakan pisau tajam.
Suhu yang lebih rendah dapat memperlambat reaksi kimia tertentu dan pelepasan senyawa volatil dari bawang. Karena itu, bawang yang dingin bisa terasa lebih nyaman dipotong bagi sebagian orang.
Namun, efeknya tidak selalu sama. Jenis bawang, kondisi penyimpanan, dan sensitivitas mata masing-masing orang bisa memengaruhi hasilnya.
- Jangan Dekatkan Wajah ke Talenan
Posisi saat memotong juga bisa membuat perbedaan.
Hindari membungkuk terlalu dekat dengan talenan. Semakin dekat wajah dengan bawang yang sedang dipotong, semakin mudah senyawa volatil mencapai area mata.
Letakkan talenan pada posisi yang nyaman sehingga tubuh tidak perlu membungkuk berlebihan. Selain membuat mata lebih nyaman, posisi ini juga membantu menjaga gerakan tangan tetap stabil.
Jika mata mulai terasa pedih, jangan memaksakan diri untuk terus memotong sambil mengucek mata.
- Manfaatkan Sirkulasi Udara di Dapur
Senyawa yang memicu rasa pedih dapat terbawa udara. Karena itu, ventilasi dapur juga bisa dimanfaatkan.
Jika tersedia, nyalakan exhaust fan saat memotong bawang. Jendela atau pintu juga bisa dibuka agar sirkulasi udara lebih baik.
Kipas angin boleh digunakan, tetapi jangan diarahkan terlalu kuat langsung ke talenan. Potongan bawang bisa berhamburan dan justru membuat pekerjaan lebih berantakan.
Tujuannya sederhana: membantu membawa senyawa volatil menjauh dari area wajah, bukan meniup bawang sekuat mungkin.
Cara Memotong Bawang Agar Mata Lebih Nyaman
Kalau ingin langsung mempraktikkannya, urutannya bisa dibuat sederhana.
1. Siapkan pisau yang tajam. Pastikan mata pisau bersih dan nyaman digunakan.
2. Dinginkan bawang terlebih dahulu jika diperlukan. Tidak perlu menyimpannya terlalu lama.
3. Kupas kulit luar bawang. Buang bagian kulit yang kering.
4. Potong ujung atas bawang. Sisakan bagian akar.
5. Belah bawang menjadi dua. Letakkan sisi datarnya di atas talenan agar lebih stabil.
6. Iris bawang dari sisi yang berlawanan dengan akar. Gunakan gerakan yang stabil.
7. Jaga posisi wajah tidak terlalu dekat. Gunakan posisi tubuh yang nyaman.
8. Potong bagian akar terakhir. Setelah bagian bawang yang dibutuhkan selesai diiris, buang pangkalnya.
9. Gunakan ventilasi dapur. Nyalakan exhaust fan atau manfaatkan aliran udara yang tersedia.
Tidak harus semua langkah dilakukan sekaligus. Jika selama ini hanya menggunakan pisau tumpul, menggantinya dengan pisau tajam saja sudah menjadi perubahan yang cukup sederhana untuk dicoba.
Tabel Cara Mengurangi Mata Pedih Saat Memotong Bawang
| Cara | Praktiknya | Tujuan |
|---|---|---|
| Gunakan pisau tajam | Iris dengan mata pisau yang tajam dan gerakan stabil | Membantu mengurangi jaringan bawang yang remuk. |
| Dinginkan bawang | Simpan sebentar di kulkas sebelum dipotong | Membantu memperlambat reaksi dan pelepasan senyawa volatil. |
| Sisakan akar | Potong bagian akar setelah bagian lain selesai diiris | Membatasi paparan dari area pangkal selama proses pemotongan. |
| Jaga jarak wajah | Jangan membungkuk terlalu dekat dengan talenan | Mengurangi kemungkinan senyawa volatil langsung mencapai mata. |
| Gunakan ventilasi | Nyalakan exhaust fan atau buka jendela | Membantu membawa senyawa volatil menjauh dari wajah. |
Tidak ada satu cara yang hasilnya sama untuk setiap orang. Kondisi bawang dan tingkat sensitivitas mata juga bisa memengaruhi seberapa terasa efeknya.
Bagan Alur Memotong Bawang Agar Mata Lebih Nyaman
Bagan tersebut bisa dijadikan panduan singkat saat menyiapkan bawang, terutama jika mata mudah terasa pedih.
Benarkah Gigit Tisu Bisa Mencegah Mata Pedih?
Kebiasaan menggigit tisu saat memotong bawang memang sering ditemukan sebagai trik rumahan. Namun, cara tersebut tidak menyentuh sumber utama masalah, yaitu senyawa yang dilepaskan dari jaringan bawang ketika dipotong.
Jika ada yang merasa cara tersebut membantu, hasilnya belum tentu berasal dari tisu yang digigit. Posisi kepala, jarak wajah dari bawang, kecepatan memotong, atau kondisi ruangan juga bisa berpengaruh.
Karena itu, tidak perlu bergantung pada tisu yang ditempatkan di mulut. Mengatur kondisi bawang, menggunakan pisau yang tajam, dan memperbaiki sirkulasi udara merupakan pendekatan yang lebih masuk akal.
Jangan Lakukan Ini Saat Memotong Bawang
Beberapa kebiasaan berikut sebaiknya dihindari:
- Jangan menggunakan pisau yang sangat tumpul jika masih bisa diasah atau diganti.
- Jangan membungkuk terlalu dekat dengan talenan.
- Jangan mengucek mata dengan tangan yang baru menyentuh bawang.
- Jangan memotong terburu-buru hanya supaya cepat selesai.
- Jangan mengarahkan kipas terlalu kuat ke bawang.
- Jangan memaksakan diri terus memotong ketika mata sudah sangat pedih.
Selain mengurangi rasa tidak nyaman, teknik memotong yang tenang juga membantu menghindari risiko tangan terpeleset saat menggunakan pisau.
Kalau Mata Sudah Terlanjur Pedih, Apa yang Harus Dilakukan?
Kalau mata mulai berair setelah memotong bawang, hentikan aktivitas sebentar dan menjauh dari talenan.
Hindari langsung mengucek mata karena tangan mungkin masih mengandung sisa sari bawang. Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh wajah.
Jika mata terasa tidak nyaman, bilas dengan air bersih. Biasanya rasa pedih akan berkurang setelah paparan berhenti. Jika keluhan terasa berat, menetap, atau disertai gangguan penglihatan, sebaiknya cari pertolongan medis.
Kombinasi Sederhana yang Bisa Dicoba
Tidak perlu mencari satu trik yang dianggap paling ampuh. Coba gabungkan beberapa langkah yang mudah dilakukan:
bawang dingin + pisau tajam + akar dipotong terakhir + ventilasi baik.
Kombinasi tersebut bekerja dari beberapa sisi sekaligus, mulai dari kondisi bawang, cara merusak jaringan, hingga mengurangi paparan senyawa volatil di sekitar wajah.
Hasilnya tetap bisa berbeda pada setiap orang, tetapi langkah-langkah tersebut tidak membutuhkan alat khusus atau kebiasaan yang merepotkan.
FAQ
1. Kenapa bawang merah bisa membuat mata berair?
Saat bawang dipotong, sel-selnya rusak dan terjadi reaksi yang menghasilkan senyawa mudah menguap. Senyawa tersebut dapat mencapai mata dan memicu respons berupa rasa pedih serta keluarnya air mata.
2. Apakah semua jenis bawang sama-sama bikin mata pedih?
Tidak selalu. Tingkat kepedihan dapat berbeda tergantung jenis bawang, kondisi bawang, cara penyimpanan, serta sensitivitas orang yang memotongnya.
3. Apakah bawang yang sudah dipotong bisa disimpan di kulkas?
Bisa, selama disimpan dengan cara yang tepat dalam wadah bersih dan tertutup. Namun, bawang yang sudah dipotong sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama karena kualitas dan kesegarannya dapat menurun.
4. Apakah memakai kacamata benar-benar diperlukan saat memotong bawang?
Tidak wajib. Kacamata dapat menjadi penghalang fisik bagi mata, tetapi bukan satu-satunya cara untuk mengurangi rasa pedih. Teknik memotong dan sirkulasi udara juga dapat membantu.
5. Apakah mencuci bawang setelah dikupas bisa menghilangkan rasa pedih?
Membilas permukaan bawang dapat menghilangkan sebagian residu di permukaannya, tetapi tidak menghilangkan seluruh senyawa yang terbentuk ketika jaringan bawang dipotong. Cara memotong dan kondisi bawang tetap berpengaruh.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Bawang merah cepat lembek dan busuk meski disimpan di tempat kering, cek 5 kesalahan ini
- Wadah terbaik menyimpan bawang merah: Jaring, keranjang, plastik, atau stoples?
- Cara mengusir kutu daun dengan kulit bawang, sampah dapur yang ternyata ampuh
- Cara mempercepat kupas bawang merah untuk hajatan dan masakan harian tanpa bikin tangan bau
- Trik bikin alat pengiris bawang otomatis cuma modal toples bekas, masak jadi semakin praktis
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Ada sisa ayam goreng dari semalam? Yuk cobain resep soto ayam ekspres lezat cuma pakai rice cooker
31 / 08 / 2026 20:00 WIB -
Nggak punya oven? Yuk coba resep klapertart legit ini yang masaknya cuma pakai wajan saja
01 / 09 / 2026 20:00 WIB -
Punya ayam goreng sisa semalam? Yuk diolah jadi masakan lezat pakai resep ayam suwir kemangi ini
28 / 08 / 2026 20:00 WIB