5 Resep ayam goreng basah khas Sunda: Empuk, juicy, dan bumbunya meresap
Diperbarui 24 Feb 2026, 21:26 WIB
Diterbitkan 24 Feb 2026, 16:00 WIB

Bagi penggemar kuliner tradisional, ayam goreng basah khas Sunda selalu punya tempat spesial. Berbeda dengan varian ayam goreng yang kering dan renyah, versi ini menonjolkan tekstur daging yang tetap juicy dan lembut. Rahasianya ada pada proses ungkep yang sabar menggunakan api kecil serta penggunaan air kelapa yang memberikan sentuhan rasa manis gurih alami.
Perpaduan rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan kemiri memastikan aroma amis hilang sepenuhnya, berganti dengan wangi rempah yang menggoda selera. Menu ini sangat cocok dinikmati bersama nasi hangat, sambal terasi atau sambal bawang, serta lalapan segar.
Berikut adalah 5 pilihan cara mengolahnya yang bisa dicoba di dapur rumah:
1. Resep Klasik Ayam Kampung dengan Air Kelapa
Versi ini menggunakan ayam kampung yang dikenal memiliki rasa lebih gurih dan tekstur yang pas jika diolah dengan teknik ungkep lama.
Bahan Utama:
- 1 ekor ayam kampung (potong sesuai selera)
- Air kelapa dari 1 buah kelapa utuh
- 1 ruas lengkuas (geprek)
- 2 batang serai (geprek)
- 4 lembar daun salam
- Garam, merica putih, dan penyedap secukupnya
Bumbu Halus:
- 10 butir bawang merah
- 8 siung bawang putih
- 5 butir kemiri (sangrai)
- 1 ruas kunyit (sangrai)
- 1 ruas jahe
- 1 sdt ketumbar bubuk
Langkah Memasak:
1. Haluskan semua bahan bumbu halus.
2. Siapkan wajan, masukkan bumbu halus dan potongan ayam, lalu tuangkan air kelapa sampai ayam terendam.
3. Tambahkan serai, lengkuas, daun salam, garam, dan merica. Masak dengan api kecil sambil wajan ditutup agar daging cepat empuk.
4. Masukkan penyedap, masak terus hingga air kelapa menyusut dan bumbu terserap sempurna ke daging.
5. Tiriskan ayam, lalu goreng sebentar dalam minyak panas hingga bagian luarnya sedikit kecokelatan (jangan sampai kering). Sajikan dengan sambal bawang.
2. Resep Praktis Menggunakan Blender
Jika ingin lebih cepat namun rasa tetap autentik, metode ini bisa menjadi pilihan bagi yang memiliki kesibukan tinggi.
Bahan:
- 1 ekor ayam kampung
- Air kelapa secukupnya
- 2 batang serai & 4 lembar daun salam
- Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya
Bumbu Halus:
- 10 bawang merah & 8 bawang putih
- 5 kemiri & 1 ruas kunyit (keduanya disangrai)
- 1 ruas lengkuas & 1 ruas jahe
- 1 sdt ketumbar bubuk
Langkah Memasak:
1. Haluskan semua bumbu menggunakan blender agar lebih praktis.
2. Tata ayam di wajan, masukkan serai dan daun salam di atasnya. Tuangkan bumbu halus beserta air kelapa.
3. Beri bumbu pelengkap (garam, gula, kaldu), aduk rata. Masak dengan api besar sampai mendidih, lalu kecilkan api dan tutup wajan.
4. Aduk sesekali agar bagian bawah tidak gosong. Setelah air menyusut, koreksi rasa.
5. Goreng ayam sebentar saja dalam minyak panas, angkat dan sajikan.
3. Resep Porsi Besar (2 Ekor Ayam)
Cocok untuk acara keluarga atau stok lauk di rumah.
Bahan:
- 2 ekor ayam kampung
- 2 liter air kelapa
- 1 sdm garam, 1 sdm kaldu jamur, 3 sdm gula pasir
Bumbu Halus:
- 10 bawang merah & 5 bawang putih
- 2 ruas kunyit, 1 ruas lengkuas, 5 butir kemiri
Langkah Memasak:
1. Campurkan ayam, bumbu halus, air kelapa, dan penyedap ke dalam panci.
2. Rebus sampai mendidih, lalu kecilkan api. Masak selama kurang lebih 60 menit hingga daging benar-benar empuk.
3. Diamkan hingga dingin, koreksi rasa (kuah sebaiknya sedikit lebih asin agar rasa saat digoreng menjadi pas).
4. Goreng selama 2-3 menit saja, lalu angkat.
4. Metode Marinasi dan Ungkep Semalaman
Agar bumbu meresap hingga ke tulang, teknik "diam semalaman" ini sangat direkomendasikan.
Bahan:
- 1 ekor ayam (700-800 gram), potong 6
- 500 ml air atau air kelapa
- Gula, garam, dan perasan lemon untuk marinasi
- Bumbu daun: Lengkuas, serai, daun salam (semua digeprek)
Bumbu Halus:
- 5 bawang merah & 3 bawang putih
- 1 sdt ketumbar, 2 cm jahe, 4 cm kunyit
Langkah Memasak:
1. Marinasi ayam dengan lemon dan gula selama 30 menit, kemudian cuci bersih kembali.
2. Didihkan air, masukkan bumbu halus, bumbu daun, dan ayam. Ungkep selama 30 menit dengan api kecil dalam posisi panci tertutup.
3. Setelah matang, simpan ayam beserta sisa kuahnya di wadah tertutup ke dalam kulkas semalaman.
4. Keesokan harinya, saring ayam dan goreng dalam minyak panas cukup selama 1 menit (30 detik tiap sisi).
5. Resep Kombinasi Bumbu Instan
Ingin rasa yang lebih kaya namun tetap praktis? Gunakan perpaduan bumbu halus segar dan bumbu instan.
Bahan:
- 8 potong ayam
- 500 ml air
- 1 batang serai, 3 daun salam, lengkuas (semua geprek)
- 25 gram bumbu ungkep kuning instan
- Garam, merica, dan MSG secukupnya
Bumbu Halus:
- 3 bawang merah & 4 bawang putih
- 1 sdm ketumbar & 5 cm kunyit bakar
Langkah Memasak:
1. Bersihkan ayam dengan jeruk nipis, diamkan 15 menit, lalu bilas.
2. Tumis bumbu halus bersama bumbu daun dan bumbu instan sampai harum.
3. Masukkan ayam, masak sekitar 10 menit dengan api kecil sampai warna ayam berubah.
4. Tuangkan air, beri garam dan merica. Ungkep hingga air menyusut (sekitar 30-35 menit).
5. Goreng ayam sebentar hingga permukaan kecokelatan namun tetap basah di dalam.
FAQ Masak Ayam Goreng Sunda
1. Mengapa harus menggunakan air kelapa untuk mengungkep ayam?
Air kelapa mengandung gula alami dan mineral yang membuat daging ayam menjadi lebih empuk secara alami serta memberikan cita rasa manis gurih yang unik tanpa perlu banyak gula tambahan.
2. Apa perbedaan utama ayam goreng basah dan ayam goreng kering?
Ayam goreng basah digoreng hanya sebentar (sekelibat) sehingga bagian luarnya hanya sedikit berubah warna dan dalamnya tetap juicy. Ayam goreng kering digoreng lebih lama hingga seluruh bagian luar menjadi garing atau renyah.
3. Bisakah saya menggunakan ayam potong (broiler) untuk resep ini?
Bisa, namun waktu mengungkep harus lebih singkat (sekitar 15-20 menit) karena tekstur ayam broiler lebih cepat lunak dibandingkan ayam kampung agar daging tidak hancur.
4. Bagaimana cara menyimpan ayam ungkep agar awet?
Simpan ayam beserta bumbunya di wadah kedap udara setelah dingin. Di dalam kulkas bisa tahan hingga 3-5 hari, sedangkan di dalam freezer bisa bertahan hingga 1 bulan.
5. Mengapa bumbu halus disarankan untuk disangrai atau ditumis terlebih dahulu?
Proses sangrai (untuk kemiri/kunyit) atau tumis bertujuan untuk menghilangkan aroma "langu" dari rempah mentah, sehingga aroma ayam goreng menjadi lebih harum dan sedap saat disajikan.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Masak apa hari ini? 11 Resep kreasi lauk khas Sunda yang menggugah selera
- 11 Resep masakan rumahan sehari-hari khas Sunda, segar, lezat, dan menggugah selera
- 11 Resep masakan Sunda rumahan yang menggugah selera lengkap dengan sayur dan lauk, praktis dan murah
- 5 Resep leher ayam balado pedas yang bikin nagih, menu buka puasa hemat
- Cara bikin ceker mercon tanpa tulang agar kenyal dan bumbu meresap sempurna
Source: liputan6.com /
Alieza Nurulita
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan
pemeriksaan
dan kurasi oleh Editorial.
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep nasi gila rice cooker, solusi sahur sat set tanpa perlu banyak alat masak
24 / 02 / 2026 17:00 WIB
5 Resep ayam goreng basah khas Sunda: Empuk, juicy, dan bumbunya meresap
24 / 02 / 2026 16:00 WIB
Resep pudding roti tawar rice cooker, takjil lembut tanpa oven dan kukusan
24 / 02 / 2026 18:00 WIB
Resep sup tahu udang buat buka puasa untuk yang bosen gorengan, lezat dan nutrisi tetap terjaga
25 / 02 / 2026 02:00 WIB















