Batuk gegara abu vulkanik? Yuk coba resep temurun wedang jahe kunyit plus madu yang bikin hangat tubuh

Batuk gegara abu vulkanik? Yuk coba resep temurun wedang jahe kunyit plus madu yang bikin hangat tubuh

Brilio.net - Sensasi hangat dari jahe merah atau emprit serta antiinflamasi alami kunyit menjadi racikan pas untuk meredakan tenggorokan gatal akibat iritasi ringan. Paparan abu vulkanik yang mengandung partikel mikro silika sering kali memicu rasa tidak nyaman pada saluran napas. Ramuan herbal ini hadir memberikan sensasi menenangkan pada tenggorokan tanpa mengklaim dapat menghilangkan partikel debu dari saluran napas.

Kombinasi bahan alami ini memberikan rasa hangat yang nyaman di tubuh saat diminum. Kepulan aroma jahe, kunyit, dan serai memberikan efek menyegarkan sekaligus menenangkan. Kesederhanaan bahan racikan ini membuktikan bahwa minuman herbal kaya manfaat dapat diolah dari bahan seadanya yang ada di dapur.

Proses pembuatannya tergolong sangat gampang dan tidak butuh keahlian khusus. Semua bahan cukup diiris tipis atau digeprek, lalu direbus bersama air menggunakan api kecil selama 10–15 menit hingga aromanya keluar. Setelah itu, rebusan disaring ke dalam gelas dan dicampur madu murni setelah suhunya hangat.

Persiapan Bahan dan Peralatan Masak

Persiapan alat memasak cukup menyediakan pisau untuk mengiris kunyit serta alat pemukul untuk mengeprek jahe, kunyit, dan batang serai. Panci rebusan serta saringan dan gelas juga perlu disiapkan untuk proses penyaringan hasil rebusan. Proses persiapan bahan dilakukan dengan membersihkan dua ruas jahe, satu atau dua ruas kunyit, serta satu batang serai opsional sebelum digeprek atau diiris. Penggunaan smartphone untuk mengecek panduan resep saat memasak sangat membantu agar takaran 400 ml air dan durasi perebusan tetap presisi.

Resep Tradisional Wedang Jahe Kunyit Plus Madu Praktis

Batuk gegara abu vulkanik? Yuk coba resep temurun wedang jahe kunyit plus madu yang bikin hangat tubuh

foto: Gemini

Bahan:

- dua ruas jahe merah atau emprit (digeprek)
- satu atau dua ruas kunyit (diiris tipis atau digeprek)
- 400 ml air (sekitar dua gelas)

Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:

- satu batang serai (opsional, digeprek)

Bahan Pelengkap Sajian:

- satu atau dua sendok makan madu murni

Cara Membuat:

1. Rebus air bersama jahe, kunyit, dan serai menggunakan api kecil sampai mendidih dan aromanya keluar (sekitar 10–15 menit).
2. Matikan api, lalu tuang rebusan ke gelas sambil disaring.
3. Biarkan suhu air turun sampai hangat, lalu aduk bersama madu murni.
4. Minum selagi hangat dua kali sehari.

Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan

Nutrisi dalam minuman herbal ini dapat terjaga optimal dengan memperhatikan suhu saat pencampuran bahan. Rebusan air bersama jahe, kunyit, dan serai dilakukan menggunakan api kecil sampai mendidih selama 10–15 menit. Penambahan madu murni wajib dilakukan setelah suhu air rebusan turun menjadi hangat dan tidak dicampur saat air masih mendidih agar kandungan nutrisinya tidak rusak.

5 FAQ Wedang Jahe Kunyit Plus Madu

1. Apakah wedang jahe kunyit plus madu bisa menyembuhkan batuk akibat abu vulkanik?
Jawaban: Ramuan herbal ini sifatnya membantu menenangkan tenggorokan dan meredakan iritasi ringan, bukan menghilangkan partikel mikro silika dari saluran napas.

2. Jenis jahe apa yang digunakan dalam resep ini?
Jawaban: Resep ini menggunakan dua ruas jahe merah atau emprit yang digeprek.

3. Kapan waktu yang tepat untuk mencampurkan madu murni?
Jawaban: Madu murni dicampurkan setelah api dimatikan dan suhu air rebusan sudah turun menjadi hangat agar nutrisinya tidak rusak.

4. Berapa lama proses perebusan racikan herbal ini?
Jawaban: Bahan-bahan direbus menggunakan api kecil selama 10–15 menit sampai mendidih dan aromanya keluar.

5. Berapa kali minuman herbal ini sebaiknya diminum?
Jawaban: Minuman ini sebaiknya diminum selagi hangat sebanyak dua kali sehari.

(brl/lak)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas