Cara buat air tajin yang nutrisinya tidak hilang & tetap higienis, ini 5 variasi minuman sehatnya
Diperbarui 28 Sep 2026, 15:50 WIB
Diterbitkan 28 Sep 2026, 09:00 WIB
Brilio.net - Siapa sangka cairan kental berwarna putih keruh dari rebusan beras ternyata menyimpan khasiat luar biasa buat saluran cerna. Proses pemanasan beras berhasil memecah rantai karbohidrat kompleks menjadi pati tergelatinisasi yang gampang banget diserap tubuh. Saluran cerna sama sekali tidak perlu mengeluarkan energi besar atau enzim ekstra untuk mengolahnya.
Hal ini bikin air tajin berharga banget sebagai pemasok energi instan pas kondisi fisik sedang lelah atau lemah. Ditambah lagi, kombinasi glukosa alami dan mineral terlarut di dalamnya menciptakan efek rehidrasi yang mirip dengan oralit. Glukosa dengan sigap menarik air beserta elektrolit melintasi dinding usus menuju aliran darah secara cepat untuk mencegah dehidrasi saat terjadi diare atau muntah.
Tekstur kental dari pati ini juga bertindak sebagai pelindung fisik atau mucoprotective agent di mukosa lambung, ampuh meredakan sensasi perih akibat iritasi asam lambung berlebih seperti maag atau GERD. Bahkan, pati terlarutnya berfungsi sebagai prebiotik ringan yang memberikan nutrisi bagi bakteri baik usus, sehingga pemulihan flora usus sehabis infeksi bisa berjalan jauh lebih cepat.
Dibalik semua kehebatannya, nutrisi dalam minuman ini tergolong gampang banget rusak atau hilang kalau diproses secara keliru. Kebiasaan menggosok beras terlalu keras pas dicuci bisa langsung mengikis habis lapisan Vitamin B kompleks dan mineral pada bagian luar bulir beras. Momen pengambilan yang terlambat, seperti menunggu cairan habis diserap beras sampai mengering, juga bakal membuat nutrisinya menguap sia-sia.
Soal penyajian dan penyimpanan pun perlu perhatian khusus. Meminumnya saat sudah dingin justru mengubah teksturnya menjadi lebih kental, pekat, dan rasanya kurang segar di lidah. Sementara menyimpan cairan ini di kulkas melebihi batas waktu 24 jam berisiko memicu proses fermentasi yang merusak kandungan gizi sekaligus membuatnya basi.
Kandungan Nutrisi Air Tajin
Segala khasiat tadi berasal dari deretan gizi mumpuni di dalamnya. Apa saja?
| Kandungan Nutrisi | Detail / Jenis Nutrisi | Manfaat Utama |
|---|---|---|
| Karbohidrat | Karbohidrat Sederhana & Pati Melarut | Pasokan energi instan yang sangat mudah dicerna, ramah untuk lambung sensitif atau pemulihan dari diare. |
| Vitamin | Vitamin B Kompleks (B1, B2, B3) | Mendorong metabolisme sel dan membantu menjaga kesehatan sistem saraf. |
| Mineral Esensial | Magnesium, Kalium, Natrium | Membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit. |
| Antioksidan | Asam Ferulat & Allantoin | Meredakan peradangan ringan pada saluran pencernaan serta merawat kesehatan kulit. |
Cara Membuat Air Tajin Yang Nutrisinya Tidak Hilang
foto: Gemini
1. Pilih Beras Bebas Bahan Kimia
Penggunaan beras organik sangat disarankan untuk menghindari residu pestisida. Jika menggunakan beras biasa, pastikan bulirnya benar-benar bebas dari bahan pemutih, pewangi, atau pengawet buatan.
2. Cuci Beras Secara Ringkas (1 sampai 2 Kali)
Bilas beras menggunakan air bersih mengalir cukup 1 sampai 2 kali saja untuk membuang kotoran dan debu permukaan, lalu buang air cucian pertama. Hindari menggosok beras terlalu keras agar kandungan Vitamin B kompleks dan mineral pada lapisan luar bulir beras tidak habis terbuang.
3. Gunakan Air Minum Berkualitas
Proses memasak sebaiknya memakai air minum matang atau air filtrasi dengan volume lebih banyak dari takaran biasa, yaitu rasio ideal 1 cangkir beras berbanding 3 sampai 4 cangkir air.
4. Rebus dengan Api Sedang ke Kecil
Rebus beras di dalam panci secara perlahan. Suhu panas saat perebusan bertugas mendinginkan atau mensterilkan air dari mikroorganisme sekaligus melarutkan pati dan nutrisi beras ke dalam air.
5. Ambil Air Tajin di Momen yang Tepat
Cairan kental berwarna putih keruh di bagian atas harus diambil tepat saat air mulai mendidih dan beras setengah matang, yaitu sekitar 10 sampai 15 menit proses perebusan. Momen ini penting dijaga agar tidak terlambat sampai air habis diserap beras atau mengering.
5. Saring dan Simpan Higienis
Gunakan saringan kain halus atau saringan stainless steel steril untuk menyaring cairan langsung ke wadah kaca. Segera nikmati selagi hangat, atau simpan di dalam kulkas dan habiskan dalam waktu maksimal 24 jam agar tidak basi atau mengalami fermentasi yang merusak nutrisinya.
5 Variasi minuman Air Tajin Yang Sehat
Rasa tawar bawaan dari pati beras sebenarnya bisa diubah jadi sajian yang super nikmat lewat beberapa variasi alami. Variasi pertama memanfaatkan aroma dari daun pandan. Cukup masukkan 1 sampai 2 lembar daun pandan yang diikat simpul saat proses perebusan beras. Aroma pandan akan seketika menutupi bau pati mentah dan memberikan wangi alami yang bikin selera makan naik.
Variasi kedua memadukan manis dan hangat lewat racikan 1 sendok teh madu murni plus sedikit taburan bubuk kayu manis. Kuncinya, pastikan memasukkan madu ketika cairan sudah berangsur hangat dan bukan saat mendidih panas supaya enzim serta nutrisi madunya tetap terjaga utuh.
Sensasi manis karamel yang menggoda hadir pada variasi ketiga lewat penggunaan gula aren atau gula merah. Irisan kecil gula aren direbus bersamaan dengan beras dan air tajin, membuat rasa manisnya menyatu sempurna dengan rasa lembut dari pati beras.
Bagi yang sering merasa mual, variasi keempat dengan jahe geprek sangat pas untuk dicoba. Tambahkan satu ruas jahe yang sudah dimemarkan saat proses perebusan. Selain efektif meredakan rasa mual, jahe juga memberikan sensasi hangat yang sangat nyaman di tenggorokan.
Variasi kelima memberikan nuansa gurih dan menenangkan dengan dua opsi racikan. Opsi pertama adalah menambahkan sejumput garam alami seperti sea salt atau garam Himalaya ke dalam cairan hangat untuk menetralkan rasa hambar sekaligus menonjolkan gurih alami dari beras. Opsi kedua khusus bagi orang dewasa, yaitu meneteskan 1 sampai 2 tetes minyak wijen yang bakal menghadirkan aroma gurih lembut khas kaldu bubur.
Apapun variasi yang dipilih, pastikan untuk selalu menyajikan dan meminumnya selagi hangat, karena cairan yang mendadak dingin bakal berubah jadi lebih kental, pekat, dan rasanya kurang segar di lidah.
(brl/lak)RECOMMENDED ARTICLES
- Bosan bekal yang katanya sehat tapi rasanya hambar? Yuk cobain 8 resep bekal kukusan yang viral ini
- Resep seblak pedas rice cooker untuk anak kos, kuah kental dan kerupuk tidak lembek
- 8 Resep tumisan dengan bahan seadanya di bawah 10 ribu, cukup 1 wajan bisa langsung siap saji
- 13 Resep olahan mi instan untuk dijual, enak, unik, dan mudah dibuat
- Masak lauk apa hari ini? 11 Resep perkedel ikan yang nikmat, tinggal pilih sesuai selera
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Bosan bekal yang katanya sehat tapi rasanya hambar? Yuk cobain 8 resep bekal kukusan yang viral ini
24 / 09 / 2026 19:00 WIB -
Resep seblak pedas rice cooker untuk anak kos, kuah kental dan kerupuk tidak lembek
23 / 09 / 2026 12:00 WIB -
Cara buat air tajin yang nutrisinya tidak hilang & tetap higienis, ini 5 variasi minuman sehatnya
28 / 09 / 2026 09:00 WIB -
Mau yang seger tapi takut kebanyakan gula? Yuk coba resep es teh krampul legitnya medok & less sugar
28 / 09 / 2026 10:00 WIB