Berjualan sejak masa Orde Lama, kuliner dalam gang buatan adik Yu Djum ini ludes 2 jam

Berjualan sejak masa Orde Lama, kuliner dalam gang buatan adik Yu Djum ini ludes 2 jam
foto: brilio.net/nadhifah;Twitter/@melanishantika

Brilio.net - Yogyakarta menjadi salah satu destinasi wisata favorit banyak orang. Selain situs-situs bersejarah, pemandangan alam yang cantik, Yogyakarta juga menyimpan segudang pilihan kuliner lezat.

Ada banyak kuliner khas Yogyakarta yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Salah satu menu yang bisa dipilih adalah gudeg.

Gudeg terbuat dari olahan nangka muda yang dimasak bersama gula, santan, beserta rempah-rempah lainnya. Kalau mau lebih komplet, gudeg biasanya disajikan dengan aneka lauk seperti telur, ayam, tahu, serta sambal krecek sebagai pelengkapnya.

Nah, salah satu gudeg yang legendaris di Yogyakarta adalah gudeg Yu Hadi. Lapak gudeg yang berlokasi di Gang Kauman (depan Mushola 'Aisyiyah) ini sudah ada sejak tahun 1954. Karena lokasinya berada di tengah-tengah rumah warga, mau nggak mau kamu harus mematikan serta menuntun motor jika pergi ke lapak gudeg Yu Hadi.

Berjualan sejak masa Orde Lama, kuliner dalam gang buatan adik Yu Djum ini ludes 2 jam

foto: brilio.net/nadhifah

Meski bertempat tinggal di Jalan Kaliurang, Yu Hadi tetap memilih berjualan gudegnya di Gang Kauman. Menurutnya, tempat ini menawarkan ketenangan, bebas debu, dan terhindar dari kebisingan kota Jogja.

Mungkin banyak orang yang asing mendengar nama Yu Hadi. Padahal, Yu Hadi merupakan adik dari Yu Djum, salah satu pelopor gudeg di Yogyakarta.

"Yu Djum itu mbak kandung, jualan gudeg sama," jelas perempuan berusia 88 tahun tersebut.

Berjualan sejak masa Orde Lama, kuliner dalam gang buatan adik Yu Djum ini ludes 2 jam

foto: brilio.net/nadhifah

(brl/lea)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

Review

Selengkapnya