Brilio.net - Bawang putih biasanya cukup diletakkan di rak dapur setelah belanja. Namun, ada juga yang langsung memasukkannya ke kulkas karena mengira suhu dingin pasti membuat bawang lebih awet. Padahal, cara menyimpan bawang putih perlu disesuaikan dengan kondisi bawang, apakah masih berupa bonggol utuh, sudah dipisahkan siungnya, atau sudah dikupas.

University of Utah Extension melalui panduan Fruit and Vegetable Guide Series: Garlic menjelaskan bahwa bawang putih utuh dapat disimpan pada suhu ruang jika segera digunakan, sementara penyimpanan lebih lama membutuhkan kondisi yang dingin dan kelembapannya rendah. Artinya, pilihan tempat penyimpanan tidak sesederhana kulkas atau suhu ruang, tetapi juga bergantung pada kondisi dan lama penyimpanan.

Bawang putih utuh bisa disimpan di suhu ruang, asalkan tempatnya tepat

Untuk stok bawang putih yang masih berupa bonggol utuh dan akan digunakan dalam waktu relatif dekat, rak dapur bisa menjadi pilihan praktis.

University of Utah Extension, lembaga penyuluhan dari Utah State University yang menyediakan panduan penyimpanan dan penggunaan bahan pangan, menyebut bawang putih utuh jenis softneck dapat bertahan sekitar enam bulan ketika disimpan pada suhu ruang. Mereka juga menyarankan kondisi penyimpanan yang sesuai, seperti tempat yang tidak lembap serta wadah yang memungkinkan sirkulasi udara.

Namun, angka tersebut bukan berarti semua bawang putih di dapur otomatis bertahan enam bulan. Jenis bawang, kondisi awal, suhu rumah, kelembapan, dan cara penyimpanan tetap berpengaruh.

Karena itu, untuk pemakaian sehari-hari, pilih tempat yang:

  • kering;
  • tidak terkena sinar matahari langsung;
  • jauh dari panas kompor;
  • memiliki sirkulasi udara;
  • tidak membuat bawang terjebak dalam kondisi lembap.

Wadah berlubang atau kantong jaring bisa digunakan agar udara tetap bergerak. Hindari menutup bonggol bawang putih dalam plastik rapat jika kondisi tersebut membuat kelembapan terperangkap.

Kalau ingin menyimpan lebih lama, kondisi dingin dan kering bisa dipertimbangkan

Di sinilah anggapan bahwa “bawang putih tidak boleh masuk kulkas” perlu diluruskan.

University of Utah Extension menjelaskan bahwa untuk bawang putih utuh yang ingin disimpan lebih lama, kondisi idealnya berada sekitar 32–38°F (0–3,3°C) dengan kelembapan kurang dari 70 persen. Dalam kondisi ideal tersebut, bawang putih softneck dapat disimpan hingga sekitar sembilan bulan, sedangkan hardneck memiliki daya simpan yang lebih pendek.

Jadi, secara prinsip, suhu dingin bukan masalah untuk bawang putih utuh. Yang perlu diperhatikan justru kombinasi suhu dan kelembapannya.

University of Minnesota Extension, lembaga penyuluhan dari University of Minnesota yang membahas penanganan dan penyimpanan hasil pertanian, juga memasukkan bawang putih sebagai salah satu sayuran yang dapat disimpan dalam kondisi dingin dan kering. Mereka menjelaskan bahwa kulkas rumah umumnya memiliki kondisi dingin dan relatif kering yang dapat digunakan untuk penyimpanan bawang putih dan bawang bombai.

Namun, tidak berarti kulkas rumah harus menjadi pilihan utama untuk semua orang. Jika bawang cepat habis dan tersedia tempat dapur yang kering serta berventilasi, suhu ruang lebih praktis.

Jangan samakan bawang putih utuh dengan siung yang sudah dikupas

Perubahan kondisi bawang juga mengubah cara penyimpanannya.

Iowa State University Extension melalui program Spend Smart. Eat Smart. memberikan panduan khusus untuk penyimpanan bawang putih di rumah. Mereka menyarankan bonggol utuh disimpan di tempat sejuk dan gelap, bukan di kulkas untuk penggunaan biasa. Setelah bonggol dipecah, daya simpannya menjadi lebih pendek, sedangkan siung yang sudah dikupas dianjurkan disimpan dalam wadah tertutup di kulkas hingga sekitar satu minggu.

Dengan kata lain, jangan memindahkan semua jenis bawang putih ke satu aturan penyimpanan.

Bonggol utuh: bisa disimpan di tempat sejuk, gelap, dan kering.

Siung yang sudah dikupas: lebih praktis disimpan dalam wadah tertutup di kulkas jika belum segera digunakan.

Bawang yang sudah dicincang: jangan diperlakukan seperti bonggol utuh; setelah diproses, simpan dalam kondisi dingin dan gunakan dalam waktu singkat.

Perhatikan kondisi bawang sebelum memilih tempat penyimpanan

Tempat penyimpanan yang bagus tidak akan banyak membantu jika bawang yang dimasukkan sudah lembap, rusak, atau mengalami pembusukan.

University of Utah Extension menyarankan memilih bawang yang padat dan kokoh, sedangkan bagian kulit luarnya sebaiknya masih dalam kondisi baik. Mereka juga menjelaskan bahwa tunas hijau di bagian dalam bisa menjadi tanda bawang sudah lebih tua, meski bawang tersebut masih dapat dimakan dan tunasnya dapat memengaruhi rasa menjadi lebih pahit. 

Sementara itu, University of Minnesota Extension menjelaskan bahwa bawang putih perlu mendapatkan sirkulasi udara yang baik selama penanganan dan penyimpanan. Mereka juga mengingatkan bahwa plastik yang tidak memiliki ventilasi dapat meningkatkan kelembapan dan menyebabkan kondensasi, kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur atau bakteri pada bahan pangan.

Kondisi bawang putihPilihan penyimpananYang perlu diperhatikan
Bonggol utuh, kering dan kokohTempat sejuk, gelap, dan berventilasiJauhkan dari panas dan kelembapan
Bonggol utuh untuk penyimpanan lebih lamaKondisi dingin dan kering dapat dipertimbangkanKelembapan tetap perlu dikendalikan
Siung sudah dipisahkan tetapi belum dikupasTempat sejuk dan keringDaya simpan lebih pendek daripada bonggol utuh
Siung sudah dikupasWadah tertutup di kulkasGunakan dalam waktu relatif singkat
Sudah dicincangWadah bersih dan tertutup di kulkasJangan dibiarkan lama pada suhu ruang
Ada bagian lunak, berjamur, atau membusukPisahkan dari stok yang baikJangan mencampurnya kembali

 

Begini cara menyimpan bawang putih di rumah

Tidak perlu membeli alat khusus. Yang paling penting adalah memisahkan bawang berdasarkan kondisinya.

1. Pilih bawang yang masih kokoh dan kering.
2. Pertahankan bonggol tetap utuh jika belum membutuhkan semua siungnya.
3. Gunakan wadah yang memungkinkan sirkulasi udara untuk bawang utuh, seperti keranjang atau kantong jaring.
4. Letakkan di tempat sejuk, gelap, dan kering, serta jauh dari kompor.
5. Periksa bawang secara berkala dan pisahkan yang mulai rusak.
6. Jika sudah dikupas, masukkan ke wadah bersih dan tertutup.
7. Simpan bawang yang sudah dikupas di kulkas jika belum akan segera digunakan.
8. Untuk bawang yang sudah dicincang, pertahankan dalam kondisi dingin dan jangan menyimpannya lama pada suhu ruang.

Ada satu hal lain yang sering terlewat: jangan menyimpan bawang dalam kondisi basah.

University of Utah Extension menjelaskan bahwa jika bawang perlu dibilas untuk menghilangkan kotoran, bawang perlu dikeringkan sebelum digunakan atau disimpan. Pada bawang hasil kebun, University of Utah Extension juga menjelaskan bahwa proses curing atau pengeringan setelah panen membantu membuat kulit bawang menjadi kering sebelum disimpan.

Jadi, bukan sekadar memilih kulkas atau rak dapur. Kondisi kering sejak awal ikut menentukan keberhasilan penyimpanan.

Hindari kesalahan ini saat menyimpan bawang putih

Boleh dilakukan

Menyimpan bonggol utuh di tempat kering dan gelap.
Menggunakan wadah yang memiliki sirkulasi udara.
Mempertahankan bawang tetap berbentuk bonggol sampai akan digunakan.
Menyimpan siung yang sudah dikupas dalam wadah tertutup di kulkas.
Memeriksa kondisi stok secara berkala.

Sebaiknya dihindari

Menyimpan bawang utuh dalam plastik rapat yang memerangkap kelembapan.
Meletakkan bawang tepat di dekat kompor.
Menyimpan bawang dalam kondisi basah.
Membiarkan bawang yang berjamur bercampur dengan stok lain.
Menganggap aturan untuk bawang utuh sama dengan bawang yang sudah dikupas.
Memindahkan bawang ke kulkas hanya karena menganggap semua bahan pangan pasti lebih awet jika dingin.

Jadi, bawang putih lebih baik di kulkas atau suhu ruang?

Jawabannya tergantung bentuk bawang dan kondisi penyimpanannya.

Untuk bonggol utuh yang akan digunakan sehari-hari, tempat sejuk, gelap, kering, dan memiliki sirkulasi udara merupakan pilihan praktis. Iowa State University Extension secara khusus merekomendasikan tempat sejuk dan gelap untuk bonggol utuh, sedangkan University of Utah Extension menunjukkan bahwa penyimpanan dingin dan kelembapan rendah juga dapat digunakan untuk memperpanjang masa penyimpanan.

Untuk penyimpanan lebih lama, suhu rendah dapat membantu jika kelembapannya juga sesuai. University of Minnesota Extension bahkan memasukkan bawang putih sebagai bahan yang dapat disimpan dalam kondisi dingin dan kering, termasuk menggunakan kulkas rumah.

Sementara itu, ketika bawang sudah dikupas, cara penyimpanannya berubah. Iowa State University Extension menyarankan siung yang sudah dikupas disimpan dalam wadah tertutup di kulkas dan digunakan dalam waktu sekitar satu minggu.

Bagan alur

BAWANG PUTIH
MASIH BERBENTUK BONGGOL?
↙ YA
TIDAK ↘
AKAN SEGERA
DIGUNAKAN?
↙ YA
TIDAK ↘
TEMPAT
SEJUK,
GELAP,
KONDISI
DINGIN &
SIRKULASI
UDARA BAIK
SUDAH DIKUPAS/
SUDAH DIPOTONG?
YA ↓
WADAH BERSIH
DAN TERTUTUP
KULKAS
GUNAKAN
RELATIF CEPAT
 
 
PERIKSA KONDISI
ADA BAGIAN RUSAK?
↙ YA
TIDAK ↘
PISAHKAN
DARI STOK
YANG BAIK
LANJUTKAN
PENYIMPANAN

 

FAQ

Apakah bawang putih utuh boleh disimpan di kulkas?

Boleh, terutama jika kondisi penyimpanannya dingin dan relatif kering. University of Utah Extension menyebut bawang putih utuh dapat disimpan pada suhu rendah dengan kelembapan rendah untuk penyimpanan lebih lama. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, bawang utuh juga dapat disimpan di tempat sejuk, gelap, dan kering.

Apakah bawang putih utuh lebih baik disimpan di suhu ruang?

Untuk stok yang akan cepat digunakan, suhu ruang dapat menjadi pilihan praktis selama tempatnya sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara. Iowa State University Extension merekomendasikan kondisi tersebut untuk bonggol bawang putih utuh.

Apakah bawang putih yang sudah dikupas harus masuk kulkas?

Untuk penyimpanan jangka pendek, iya. Iowa State University Extension menyarankan siung bawang putih yang sudah dikupas disimpan dalam wadah tertutup di kulkas dan digunakan hingga sekitar satu minggu.

Kenapa bawang putih tidak sebaiknya disimpan dalam plastik tertutup?

University of Minnesota Extension menjelaskan bahwa plastik tanpa ventilasi dapat meningkatkan kelembapan dan menyebabkan kondensasi. Untuk bawang utuh, wadah yang memungkinkan sirkulasi udara lebih sesuai.

Bagaimana mengetahui bawang putih masih bagus?

Pilih bawang yang terasa padat dan kokoh serta tidak menunjukkan tanda pembusukan atau jamur. University of Utah Extension juga menyebut tunas hijau sebagai tanda bawang sudah lebih tua, meski bawang tersebut masih dapat dimakan.