foto: unsplash.com

Asupan kalori memang perlu ditingkatkan pada saat sahur. Hal ini supaya tubuh bisa merasa kenyang lebih lama. Namun jangan sembarangan, kamu perlu menghindari konsumsi karbohidrat simpel seperti mi dan nasi. Dan lebih baik, pilih karbohidrat kompleks seperti oat yang mengandung serat.

"Oat punya serat tinggi sehingga bertahan lama di perut. Sementara mi rendah serat sehingga cepat terurai di perut, karenanya hindari makan mi saat sahur," tutur Mirza Hapsari dikutip dari ugm.ac.id

2. Pastikan asupan cairan cukup.

foto: unsplash.com

Selain itu, pastikan asupan cairan tetap cukup. Bisa dari minum air mineral ataupun mengonsumsi buah-buahan. Buah dan sayur bisa membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama. Dilansir dari food.ndtv.com, buah-buahan kaya vitamin dan mineral yang membantu tubuh lebih berenergi karena mencegahnya dari dehidrasi.

3. Pilih makanan tinggi protein.

foto: unsplash.com

Memasukkan protein dalam menu sahur bisa jadi pilihan yang baik agar tubuh lebih berenergi. Dilansir dari healthxchange.sg, protein dapat membantu membangun jaringan tubuh dan imunitas yang membuat tubuh tidak mudah lelah selama seharian berpuasa. Ada banyak bahan makanan yang bisa jadi sumber protein, seperti daging ayam tanpa kulit, ikan, daging, hingga produk susu rendah lemak.

4. Penuhi lemak sehat.

foto: unsplash.com

Sumber energi dalam tubuh bisa berasal dari cadangan lemak sehat yang tersimpan di dalamnya. Oleh karena itu, mengonsumsi lemak sehat saat sahur bisa membuat tubuh tidak lemas saat berpuasa. Dilansir dari thehealthymuslims.com, lemak sehat akan membantu tubuh merasa kenyang sepanjang hari. Adapun makanan dengan kandungan lemak sehat bisa ditemukan dalam alpukat, kacang-kacangan, atau biji-bijian.