Brilio.net - Ayam goreng tepung biasanya paling nikmat saat lapisan luarnya masih renyah dan bagian dalamnya tetap juicy. Namun, tekstur tersebut kadang berubah tidak lama setelah ayam diangkat dari minyak. Permukaan yang awalnya garing bisa menjadi lebih lunak, terutama jika ayam langsung ditumpuk atau dimasukkan ke wadah tertutup.
Salah satu tahap yang sering terlewat justru dilakukan setelah ayam matang. Cara meniriskan dan menata ayam perlu diperhatikan agar panas dan uap dari ayam tidak terlalu lama terperangkap di sekitar lapisan tepung.
Kenapa ayam goreng tepung cepat tidak renyah?
Kerenyahan pada makanan yang digoreng berkaitan erat dengan kadar air dan struktur lapisan luarnya. Selama proses penggorengan, air menguap dari permukaan dan membantu terbentuknya lapisan yang lebih kering serta berpori. Perubahan kadar air dan perpindahan air selama proses penggorengan hingga pendinginan dapat memengaruhi kerenyahan.
Karena ayam baru matang masih sangat panas, uap air juga masih keluar setelah ayam diangkat. Jika ayam langsung ditumpuk atau ditutup rapat, kelembapan tersebut lebih mudah berkumpul di sekitar lapisan tepung. Akibatnya, tekstur renyah bisa berkurang.
Tahap yang sering dilewatkan: tiriskan ayam dengan memberi ruang
Setelah ayam matang, jangan langsung menumpuk semua potongan menjadi satu. Angkat ayam, lalu tiriskan dengan cara yang memungkinkan udara mengalir di sekitarnya.
Kalau ada, rak kawat bisa digunakan untuk menaruh ayam dalam satu lapisan. Posisi ini membuat bagian bawah ayam tidak langsung menempel pada permukaan yang dapat menahan uap.
Caranya cukup sederhana:
1. Angkat ayam setelah matang.
2. Tiriskan minyak berlebih.
3. Letakkan ayam di rak kawat atau saringan yang memungkinkan udara mengalir.
4. Susun ayam dalam satu lapisan dan beri sedikit jarak.
5. Biarkan uap panas berlebih keluar sebelum ayam ditata atau dikemas.
Cara ini bukan jaminan ayam akan tetap renyah dalam waktu lama, tetapi membantu mengurangi kondisi yang membuat kelembapan terperangkap di sekitar lapisan tepung.
Jangan langsung menutup ayam yang masih mengepul
Ayam yang baru diangkat dari minyak sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke wadah tertutup rapat ketika masih mengepul.
Uap panas yang tertahan dapat meningkatkan kelembapan di dalam wadah. Ketika kelembapan tersebut mengenai permukaan tepung, lapisan yang sebelumnya kering bisa menjadi lebih lunak.
Hal ini juga menjelaskan kenapa ayam yang diletakkan dalam wadah tertutup sering terasa berbeda teksturnya dibanding ayam yang dibiarkan dengan sirkulasi udara lebih baik.
Namun, jangan membiarkan ayam matang berada di suhu ruang terlalu lama hanya demi mempertahankan kerenyahan. United States Department of Agriculture (USDA), lembaga pemerintah Amerika Serikat yang antara lain memberikan panduan keamanan pangan, menyarankan makanan yang mudah rusak tidak dibiarkan pada suhu ruang lebih dari dua jam, atau satu jam jika suhu lingkungan berada di atas 32°C.
Perhatikan juga cara menggorengnya
Tahap setelah menggoreng memang penting, tetapi bukan satu-satunya faktor. Kerenyahan ayam juga dipengaruhi oleh adonan dan proses penggorengan.
| Kondisi | Yang Mungkin Terjadi | Yang Bisa Dilakukan |
|---|---|---|
| Ayam langsung ditumpuk | Uap lebih mudah terperangkap | Susun satu lapisan |
| Ayam diletakkan di rak kawat | Udara dapat mengalir di bawah ayam | Gunakan untuk meniriskan |
| Ayam langsung ditutup saat mengepul | Kelembapan lebih mudah tertahan | Beri ruang agar uap keluar |
| Minyak kurang panas | Lapisan tepung dapat menyerap lebih banyak minyak dan kurang cepat membentuk tekstur renyah | Pastikan minyak sudah siap sebelum menggoreng |
| Terlalu banyak ayam sekaligus | Suhu minyak dapat turun | Goreng dalam beberapa tahap |
| Lapisan tepung terlalu basah | Hasil akhir dapat lebih sulit menjadi garing | Lapisi ayam secara merata dan hindari adonan berlebihan |
Penelitian mengenai makanan berlapis tepung menunjukkan bahwa formulasi adonan, waktu penggorengan, kadar air, serta struktur lapisan ikut memengaruhi tekstur dan kerenyahan setelah digoreng.
Jangan buru-buru menggeser ayam setelah diangkat
Ayam yang baru keluar dari minyak masih memiliki lapisan tepung yang relatif rapuh. Jika langsung ditumpuk, ditekan, atau dipindahkan berkali-kali, permukaannya bisa rusak.
Lebih baik angkat dengan penjepit atau alat yang sesuai, tiriskan minyak berlebih, kemudian letakkan dengan hati-hati di rak atau saringan.
Setelah uap panas berlebih berkurang, ayam bisa langsung disajikan.
Bagan alur meniriskan ayam goreng tepung
keluar
disajikan
atau ditutup rapat
Jadi, bagaimana agar ayam goreng tepung tidak cepat melempem?
Jangan hanya memperhatikan ayam ketika masih berada di dalam minyak. Tahap setelah menggoreng juga penting. Ayam sebaiknya ditiriskan dengan posisi yang memungkinkan udara mengalir, tidak langsung ditumpuk, dan tidak segera ditutup ketika masih mengepul.
Tetap perlu diingat, cara ini tidak membuat ayam goreng otomatis renyah sepanjang waktu. Kerenyahan juga dipengaruhi komposisi tepung, kadar air, proses penggorengan, dan cara penyimpanan. Yang paling penting, hindari kelembapan berlebih terperangkap di sekitar lapisan tepung sambil tetap memperhatikan keamanan penyimpanan makanan.
FAQ
Apakah ayam goreng harus ditiriskan di rak kawat?
Tidak wajib. Rak kawat hanya membantu memberikan ruang di bawah ayam agar udara dapat mengalir. Saringan atau permukaan lain yang memungkinkan minyak dan uap keluar juga bisa digunakan.
Kenapa ayam goreng yang ditutup bisa cepat lembek?
Karena panas dan uap dari ayam masih keluar setelah digoreng. Wadah tertutup dapat menahan kelembapan tersebut sehingga lapisan tepung lebih mudah kehilangan kerenyahannya.
Apakah semakin lama ayam digoreng semakin renyah?
Belum tentu. Waktu penggorengan harus disesuaikan dengan ukuran potongan, lapisan tepung, dan kondisi minyak. Menggoreng terlalu lama juga dapat membuat bagian luar terlalu kering atau gosong.
Bolehkah ayam goreng langsung dimasukkan ke wadah?
Boleh untuk kebutuhan penyajian atau penyimpanan, tetapi jangan mengabaikan panas dan uap yang masih keluar. Untuk penyimpanan, utamakan keamanan pangan dan jangan membiarkan ayam terlalu lama berada pada suhu ruang.
Kenapa ayam goreng tetap cepat melempem meski sudah ditiriskan?
Kemungkinan ada faktor lain, seperti kadar air pada adonan, proses penggorengan, jumlah ayam yang terlalu banyak dalam satu kali penggorengan, atau kelembapan saat penyimpanan.