Brilio.net - Pada dasarnya, bahan kimia seperti formalin dan boraks sudah dilarang penggunaannya untuk pengawet makanan. Namun hingga saat ini, masih banyak produsen nakal yang menggunakan bahan kimia tersebut untuk memperpanjang masa simpan makanan. Tentu hal ini dilakukan supaya makanan tidak cepat basi dan bisa dijual dalam jangka waktu lama.

Di antara banyaknya makanan yang diawetkan dengan formalin dan boraks, ikan termasuk salah satunya. Ikan memang cenderung mudah sekali busuk. Oleh sebab itu, penyuplai ikan banyak yang masih menggunakan formalin dan boraks supaya bahan makanan satu ini tetap tampak segar.

Padahal ikan atau makanan yang mengandung formalin dan boraks ini bisa memberikan dampak serius untuk tubuh jika dikonsumsi. Dilansir dari journals.ubmg.ac.id, beberapa efek negatif jangka pendek akibat paparan formalin antara lain iritasi pada saluran pernafasan dan pencernaan, muntah-muntah, hingga pusing. Sedangkan boraks dapat menyebabkan sakit kelapa, demam, dan mata merah.

Supaya terhindari dari hal tersebut, kamu bisa melakukan langkah pencegahan, lho. Salah satu caranya adalah dengan melakukan deteksi kandungan formalin dan boraks pada ikan yang hendak dikonsumsi. Biasanya sebagian orang menggunakan kunyit untuk mendeteksi formalin. Tapi ada cara dan bahan lain yang lebih mudah didapat, lho.