Brilio.net - Bersamaan momen Ramadan dan Lebaran, hidangan berbahan jeroan seperti hati sapi selalu jadi primadona. Mulai dari sambal goreng ati petai hingga gulai bumbu merah, menu ini hampir tak pernah absen di meja makan saat berkumpul keluarga. Namun, mengolah hati sapi punya tantangan tersendiri. Teksturnya yang padat dan baunya yang cenderung amis seringkali membuat hasil masakan kurang maksimal jika tidak dipersiapkan dengan benar.
Salah satu kunci utama kelezatannya terletak pada proses perebusan awal. Tahapan ini sangat krusial, bukan hanya untuk membuat teksturnya lebih lunak, tapi juga untuk membuang sisa-sisa darah yang terjebak di dalam serat halusnya. Jika asal rebus, jangan kaget kalau bagian dalam hati sapi masih mengeluarkan darah segar saat dipotong.
Untuk menghindari hal tersebut, seorang pengguna YouTube bernama Nienongz Lina membagikan trik jitu yang biasa ia terapkan di dapur.
"Untuk mengurangi amis pada hati sapi, hati sapi direbus direbus dengan menggunakan rempah," kata YouTube Nienongz Lina, dikutip BrilioFood, Selasa (24/2/2026).
Langkah-Langkah Merebus Hati Sapi Agar Bersih dan Wangi
Ingin hasil olahan hati sapi di rumah seenak masakan katering? Coba ikuti langkah praktis berikut ini:
1. Didihkan Air dan Rempah
Cara merebus hati sapi
foto: YouTube/Nienongz Lina
Tuangkan sekitar satu liter air ke dalam panci dan masak hingga mendidih. Setelah air berbuih, masukkan bumbu aromatik yang terdiri dari satu batang serai (geprek), satu ruas jari jahe (geprek), dua lembar daun jeruk, dan selembar daun salam. Perpaduan rempah ini ampuh mengusir aroma tidak sedap.
2. Siapkan Hati Sapi
Cara merebus hati sapi
foto: YouTube/Nienongz Lina
Ambil sekitar 500 gram hati sapi yang sudah dicuci bersih. Sangat disarankan untuk memotong-motong hati sapi menjadi beberapa bagian terlebih dahulu sebelum direbus. Cara ini efektif agar panas meresap lebih cepat dan sisa darah di bagian dalam bisa keluar secara total.
3. Proses Perebusan
Cara merebus hati sapi
foto: YouTube/Nienongz Lina
Masukkan potongan hati sapi ke dalam air mendidih. Tutup panci rapat-rapat dan masak selama kurang lebih 10 menit.
4. Cek Kematangan
Buka tutup panci, lalu tes kematangan dengan cara menekan hati sapi menggunakan sendok. Jika saat ditekan sudah tidak ada darah merah yang keluar, artinya hati sapi sudah matang sempurna.
5. Dinginkan dan Tiriskan
Matikan api, biarkan suhu air turun sedikit, lalu angkat dan tiriskan. Hati sapi kini siap dipotong kecil-kecil dan dicampur ke dalam bumbu masakan favorit keluarga.
Dengan teknik ini, menu Lebaran seperti sambal goreng ati petai buatanmu pasti bakal lebih menggugah selera tanpa ada gangguan aroma amis sedikit pun.
Cara merebus hati sapi
foto: YouTube/Nienongz Lina
FAQ Merebus Hati Sapi
1. Bolehkah hati sapi direbus utuh tanpa dipotong-potong?
Bisa saja, namun prosesnya akan memakan waktu jauh lebih lama dan ada risiko bagian tengahnya masih menyisakan darah segar yang belum matang sempurna.
2. Apakah air rebusan pertama hati sapi bisa digunakan untuk kuah kaldu?
Sangat tidak disarankan. Air rebusan pertama ini mengandung sisa darah dan kotoran yang memicu bau amis. Sebaiknya buang air tersebut dan gunakan air baru jika ingin membuat kuah.
3. Kenapa harus menggunakan jahe dan serai dalam rebusan?
Jahe mengandung senyawa aktif yang bisa menetralkan aroma amis daging, sementara serai memberikan aroma segar yang membantu menutupi aroma jeroan yang menyengat.
4. Berapa lama hati sapi rebus ini bisa disimpan di kulkas?
Hati sapi yang sudah direbus bisa disimpan dalam wadah kedap udara di kulkas selama 2-3 hari, atau hingga 1 bulan jika disimpan di dalam freezer.
5. Apa tandanya jika hati sapi sudah tidak layak olah?
Selain bau busuk yang menyengat, hati sapi yang sudah rusak biasanya bertekstur sangat lembek/hancur dan warnanya sudah berubah menjadi sangat gelap atau kehijauan.