Brilio.net - Belut dikenal sebagai salah satu komoditas air tawar yang punya cita rasa gurih dan tekstur sangat renyah saat digoreng. Sayangnya, banyak orang ragu untuk memasaknya sendiri di rumah karena kendala tekstur kulitnya yang sangat licin. Jika pembersihannya kurang tepat, lendir yang tersisa tidak hanya mengganggu tekstur, tapi juga bisa menimbulkan rasa pahit pada masakan.

Biasanya, masyarakat mengandalkan asam dari jeruk nipis atau belimbing wuluh untuk meluluhkan lendir tersebut. Namun, ternyata ada teknik lain yang lebih praktis dan efektif hanya dengan satu bahan tepung saja.

Mengapa Lendir Belut Harus Dibersihkan?

Lendir pada belut berfungsi sebagai pelindung tubuhnya saat di alam liar, namun dalam dunia kuliner, lendir ini adalah musuh utama. Lendir yang tertinggal sering kali membawa aroma amis yang tajam dan mengubah rasa asli daging belut menjadi getir. Membersihkannya hanya dengan air mengalir saja jelas tidak cukup karena sifat lendirnya yang melekat kuat pada kulit.

Solusi Praktis dari Dapur: Tepung Terigu

Seorang pengguna YouTube melalui kanal Mamak Ina Oke membagikan trik cerdas yang sangat sederhana. Ia tidak lagi mengandalkan buah-buahan asam, melainkan menggunakan tepung terigu.

"Cara menghilangkan lendir sekaligus bau amis pada belut. Caranya gampang, tinggal campur belut yang sudah dicuci dengan tepung terigu," jelas YouTube Mamak Ina Oke, dikutip BrilioFood, Jumat (27/2/2026).

Tepung terigu memiliki daya serap yang tinggi, sehingga mampu mengikat lendir dan aroma tidak sedap sekaligus.

Langkah-Langkah Membersihkan Belut

Jika ingin mencoba metode ini di rumah, berikut adalah tahapan yang perlu dilakukan:

1. Cuci dan Tiriskan: Bersihkan belut di bawah air mengalir untuk membuang kotoran fisik, lalu tiriskan hingga airnya berkurang.

Cara menghilangkan lendir belut
foto: YouTube/Mamak Ina Oke

2. Baluri dengan Tepung: Taburkan tepung terigu secukupnya pada wadah berisi belut. Aduk hingga seluruh permukaan belut tertutup rata oleh tepung.

Cara menghilangkan lendir belut
foto: YouTube/Mamak Ina Oke

3. Diamkan (Proses Penyerapan): Biarkan belut selama kurang lebih 30 menit. Dalam kurun waktu ini, tepung akan bekerja menyerap lendir serta bau amis yang menempel.

4. Bilas Hingga Bersih: Setelah didiamkan, bilas kembali belut menggunakan air mengalir sampai semua sisa tepung dan lendir luntur sepenuhnya.

Cara menghilangkan lendir belut
foto: YouTube/Mamak Ina Oke

Hasil akhirnya, kulit belut akan terasa kesat dan bersih. Menurut pemilik kanal tersebut, hasilnya sangat memuaskan.

"Belut jadi kesat banget dan bau amisnya juga hilang," ungkapnya.

Cara menghilangkan lendir belut
foto: YouTube/Mamak Ina Oke

Dengan kondisi yang sudah bersih dan kesat, belut kini siap dibumbui dan diolah menjadi berbagai menu favorit keluarga.

FAQ Membersihkan Belut

1. Apakah jenis tepung lain (seperti tapioka atau maizena) bisa digunakan?

Bisa saja, karena prinsipnya adalah mencari bahan bubuk yang memiliki daya serap tinggi. Namun, tepung terigu lebih umum digunakan karena teksturnya yang halus dan sangat efektif mengikat cairan kental seperti lendir.

2. Apakah belut harus dipotong-potong dulu sebelum diberi tepung?

Boleh dipotong dulu atau dibiarkan utuh, tergantung selera. Namun, memberikan tepung saat belut sudah dipotong dapat membantu membersihkan sisa darah di bagian dalam perut secara lebih maksimal.

3. Berapa takaran tepung terigu yang pas untuk 1 kg belut?

Tidak ada takaran pasti, cukup gunakan secukupnya sampai seluruh permukaan kulit belut terlapisi tipis oleh tepung. Biasanya sekitar 3–5 sendok makan sudah cukup.

4. Mengapa belut terasa pahit jika lendirnya tidak bersih?

Lendir belut mengandung zat-zat alami yang jika terkena panas saat dimasak dapat mengalami oksidasi dan meninggalkan residu rasa pahit. Selain itu, lendir juga menyimpan sisa kotoran yang memengaruhi rasa daging.

5. Apakah cara ini juga efektif untuk ikan licin lainnya seperti lele?

Tentu saja. Trik tepung terigu ini sangat populer digunakan untuk membersihkan ikan lele agar tidak licin dan bebas bau lumpur atau amis sebelum digoreng.