Brilio.net - Jengkol identik punya bau menyengat. Bau tersebut berasal dari kandungan senyawa sulfur bernama djengkolic acid (asam jengkolat). Senyawa ini bisa menimbulkan aroma tidak sedap muncul di mulut dan urine pengonsumsi jengkol.

Namun bagi beberapa orang, bau jengkol ini sudah menjadi ciri khas yang membuat bahan makanan satu ini semakin lezat saat disantap. Tapi bagi beberapa orang lain, bau jengkol justru sangat mengganggu dan bisa menurunkan selera makan. Oleh sebab itu, kamu yang nggak suka bau jengkol, perlu mengolahnya sedemikian rupa untuk menghilangkan bau tersebut.

Salah satu cara yang kerap dilakukan untuk menghilangkan bau jengkol adalah dengan merebusnya. Jengkol biasanya akan direbus bersama dengan beberapa rempah, seperti daun salah, serai, lengkuas, hingga jahe. Selain untuk menghilangkan bau, perebusan ini juga bertujuan untuk mengempukkan tekstur jengkol.

Namun perlu diketahui bahwa jengkol punya tekstur yang keras. Perlu perebusan yang lama untuk membuat tekstur jadi empuk. Biasanya butuh waktu 30-60 menit jika jengkol direbus dengan panci biasa (bukan presto). Durasi tersebut tentu bisa bikin boros gas.

Padahal sebenarnya jengkol ini bisa direbus dengan lebih singkat dengan teknik tertentu, lho. Seorang pengguna YouTube DAPUR BERKAH LEGOWO pernah mengungkapkan tutorial sederhana dalam merebus jengkol. Cukup direbus dalam 12 menit saja, jengkol rebusannya bisa benar-benar empuk, lho.