Brilio.net - Buah stroberi sering kali langsung dicuci dengan air biasa sebelum dikonsumsi. Padahal, permukaannya yang bertekstur dan berlekuk membuat kotoran mudah menempel dan tidak selalu hilang hanya dengan bilasan air.
Sisa tanah, pestisida, hingga hama kecil kerap bersembunyi di sela-sela biji stroberi. Meski tampak bersih dari luar, residu tersebut bisa saja masih tertinggal dan ikut termakan.
Kondisi ini membuat proses pencucian stroberi perlu perhatian khusus. Tanpa teknik yang tepat, stroberi memang terlihat segar, tetapi belum tentu benar-benar bersih dan aman untuk dikonsumsi.
Jika ingin lebih aman dikonsumsi, kamu bisa simak cara mencuci stroberi yang telah BrilioFood rangkum dari Instagram @rismy_fr.
Trik mencuci buah stroberi.
1. Rendam stroberi dalam air dan tambahkan cuka.
foto: Instagram/@rismy_fr
Masukkan buah stroberi ke dalam wadah berisi air bersih, lalu tambahkan sedikit cuka. Cuka membantu meluruhkan sisa pestisida, kotoran halus, dan hama kecil yang menempel di permukaan buah. Gunakan cuka secukupnya saja agar rasa stroberi tidak berubah.
2. Rendam selama 5–10 menit.
foto: Instagram/@rismy_fr
Biarkan stroberi terendam selama sekitar 5 sampai 10 menit tanpa perlu diaduk terlalu sering. Waktu ini cukup untuk membuat kotoran dan residu terlepas dari permukaan buah. Jangan merendam terlalu lama karena stroberi mudah menyerap air dan bisa jadi lembek.
3. Buang air rendaman dan bilas hingga bening.
foto: Instagram/@rismy_fr
Setelah direndam, buang air rendaman yang biasanya tampak agak keruh. Bilas stroberi dengan air bersih sebanyak 2–3 kali sampai air bilasan terlihat benar-benar bening. Langkah ini penting untuk memastikan sisa cuka dan kotoran sudah hilang.
4. Tiriskan stroberi sebelum disantap.
foto: Instagram/@rismy_fr
Tiriskan stroberi menggunakan saringan agar air tidak mengendap di bagian bawah buah. Biarkan beberapa saat sampai air benar-benar turun dan buah tidak terlalu basah. Stroberi pun siap disantap atau diolah tanpa rasa asam yang tertinggal.
FAQ Seputar cara simpan buah stroberi.
Stroberi termasuk buah yang mudah rusak jika cara penyimpanannya kurang tepat. Dengan perlakuan yang benar, stroberi bisa bertahan lebih lama dan tetap segar.
1. Apakah stroberi boleh langsung disimpan di kulkas setelah dicuci?
Stroberi sebaiknya tidak langsung disimpan dalam kondisi basah. Sisa air dapat memicu pertumbuhan jamur dan membuat buah cepat lembek. Pastikan stroberi benar-benar kering sebelum dimasukkan ke kulkas.
2. Lebih baik menyimpan stroberi utuh atau sudah dipotong?
Stroberi sebaiknya disimpan dalam keadaan utuh dengan tangkai masih menempel. Stroberi yang sudah dipotong akan lebih cepat mengeluarkan cairan dan mudah berjamur. Pemotongan sebaiknya dilakukan sesaat sebelum dikonsumsi.
3. Apakah stroberi perlu disimpan dalam wadah tertutup rapat?
Wadah tertutup rapat justru bisa memerangkap kelembapan. Idealnya gunakan wadah dengan sedikit sirkulasi udara atau lapisi dengan tisu dapur untuk menyerap air. Cara ini membantu stroberi tetap kering lebih lama.
4. Kenapa stroberi cepat berjamur meski disimpan di kulkas?
Kulkas hanya memperlambat pembusukan, bukan menghentikannya. Stroberi yang sudah memar atau ada satu buah berjamur bisa menular ke buah lain. Karena itu, stroberi perlu dicek dan dipisahkan secara rutin.
5. Berapa lama stroberi bisa bertahan di kulkas?
Stroberi segar umumnya bertahan sekitar 3–5 hari di kulkas jika disimpan dengan benar. Penyimpanan yang kering dan bersih sangat memengaruhi daya tahannya. Semakin cepat dikonsumsi, kualitas rasa dan teksturnya akan lebih baik.