Brilio.net - Petai atau pete merupakan makanan yang kerap dijadikan menu pendamping atau lalapan. Sayuran ini termasuk jenis tanaman polong-polongan yang punya aroma khas. Aroma inilah yang membuat pete semakin nagih.

Karena termasuk sayuran musiman, pete tidak bisa didapatkan dengan mudah. Dilansir dari kartani.co.id, musim panen petai berlangsung selama dua bulan, yakni pada November sampai Desember.

Nggak melulu beli di pasar, kamu juga bisa mencoba menanam sendiri pohon petai di rumah, lho. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan petai lebih banyak pada musim panennya nanti.

Perawatan pohon petai juga terbilang mudah. Jika disiram secara rutin, pohon petai akan tumbuh subur dan punya banyak cabang. Dari cabang-cabang inilah akan muncul bunga sebagai bakal buah.

Sayangnya, banyaknya bunga yang muncul nggak selalu mengeluarkan buah. Tak jarang bunga-bunga pada pohon petai malah mengering dan berakhir rontok.

Untuk menyiasatinya, kamu bisa memberi pupuk pohon petai tersebut. Nggak perlu pupuk kimia, pupuk berbahan organik pun dapat diberikan, misalnya berasal dari bumbu dapur seperti micin. Dilansir dari netmeds.com, kandungan potasium di dalam micin dapat mengoptimalkan pembentukan buah.

Tapi nggak cuma micin, ternyata ada satu bahan dapur lainnya yang sebaiknya kamu tambahkan sebagai campuran pupuk pohon petai. Cara membuat pupuk organik ini sempat diperlihatkan pengguna YouTube YAD GARDEN. Menurutnya, racikan pupuk alami dari micin dan satu bahan dapur lain ini ampuh mengoptimalkan pertumbuhan pohon petai.

"Alhamdulillah ini hasilnya buahnya sangat lebat dan nggak ada bunga-bunganya yang rontok," ungkapnya, dikutip BrilioFood dari YouTube YAD GARDEN pada Rabu (8/11).