1. Pertama, pasang tutup ocos pada bagian tengah tutup galon yang berlubang.

foto: YouTube/Subandi Channel

2. Setelah itu, pasang ban bekas yang sudah dipotong dengan ukuran yang sama dan rekatkan semuanya dengan baut.

foto: YouTube/Subandi Channel

3. Pasang tutup tadi di galon yang penyok.

foto: YouTube/Subandi Channel

4. Biar lebih rekat dan tak mudah terlepas saat dipompa, ikat bagian tutupnya dengan tali ban.

foto: YouTube/Subandi Channel

5. Pompa secara perlahan dengan pompa tangan manual atau pompa kompresor. Jika galon penyoknya cukup parah, sebaiknya pakai pompa kompresor agar lebih mudah.

foto: YouTube/Subandi Channel

6. Setelah galon dipompa dan diisi dengan angin, siram bagian yang masih penyok dengan air hangat. Hal ini agar galon tidak kembali penyok seperti saat belum dipompa.

foto: YouTube/Subandi Channel

7. Jika masih ada yang penyok, tambah lagi angin di dalamnya dengan cara dipompa. Dengan begitu, galon akan kembali mulus seperti baru.

foto: YouTube/Subandi Channel

Jika galon sudah kembali mulus, jangan langsung lepas tutup galon, ya. Karena hal ini akan membuat galon bisa langsung meledak. Pastikan kamu membuang angin di dalam galon dengan cara melubangi sedikit tutup ocosnya. Setelah dipastikan angin dalam galon habis, baru buka tutup galon secara perlahan.