Brilio.net - Air panas hasil rebusan di dapur biasanya dibutuhkan untuk mandi, minum, sampai memasak hidangan tertentu. Sisa air panas yang belum digunakan biasanya dapat dipindahkan ke termos supaya suhunya tetap tinggi dan bisa digunakan lagi di lain waktu. Nah, saat proses menuang ataupun memindahkan air panas, penting untuk berhati-hati supaya tak tumpah.

Kalau air panas tumpah ke meja atau lantai, hal ini pastinya tak akan menjadi masalah besar. Namun, lain cerita jika air panas terkena kulit, pasti akan terasa panas, sakit, atau bahkan jika parah bisa jadi melepuh, lho. Usai kulit terkena air panas, jangan buru-buru panik karena kamu bisa mempraktikkan sejumlah cara mengatasinya.

Salah satunya, kamu bisa membalurkan garam atau air larutan garam ke kulit yang terkena air panas. Tetapi, selain pakai garam, kamu juga bisa meniru cara yang dibagikan di akun organisasi kesehatan asal Britania Raya bernama British Red Cross, nih. Usut punya usut, cara ini hanya membutuhkan satu jenis alat dapur dan bisa mencegah kulit melepuh usai terkena air panas, lho.