Brilio.net - Banyak orang masih setia menggunakan cobek untuk menghaluskan bumbu masakan karena aroma rempah yang dihasilkan jauh lebih sedap dibanding menggunakan blender. Salah satu jenis yang populer adalah cobek tanah liat yang ringan dan multifungsi, baik untuk mengulek bumbu maupun sebagai wadah saji estetik.
Namun, bahan tanah liat memiliki pori-pori besar yang rentan menjadi tempat bersarangnya jamur jika tidak dirawat dengan benar. Mencuci dengan sabun saja seringkali tidak cukup karena spons tidak mampu menjangkau jamur yang masuk ke dalam pori-pori. Berikut adalah panduan efektif untuk membersihkan cobek tanah liat dari jamur agar tetap higienis.
Langkah Efektif Membersihkan Jamur pada Cobek Tanah Liat
Seorang pengguna YouTube, Azizah Muzamil, membagikan trik khusus menggunakan bahan-bahan dapur untuk mencuci cobek hingga ke bagian pori-porinya. Ikuti tahapan berikut agar cobek kembali bersih:
1. Gunakan Air Panas: Didihkan air lalu tuangkan ke seluruh permukaan cobek yang berjamur. Air panas berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab munculnya jamur secara efektif.
foto: YouTube/Azizah Muzamil
2. Tambahkan Bahan Pembersih Alami: Masukkan garam dan baking soda secukupnya ke dalam rendaman air panas di atas cobek. Aduk hingga larut dan "diamkan selama 10 menit agar semua bahannya bisa terserap ke bagian dalam cobek dan membuat jamurnya mati". Kombinasi ini juga membantu mengangkat noda membandel.
foto: YouTube/Azizah Muzamil
3. Cuci dengan Sabun: Setelah air tampak keruh karena kotoran mulai terangkat, buang air rendaman tersebut. Kemudian, cuci cobek menggunakan sabun cuci piring seperti biasa hingga bersih.
foto: YouTube/Azizah Muzamil
4. Proses Pemanggangan: Untuk memastikan pori-pori cobek benar-benar kering, panggang cobek di atas api kompor selama beberapa detik pada kedua sisinya. Hal ini sangat penting agar sisa kelembapan hilang dan jamur tidak tumbuh kembali.
Tips Penyimpanan Agar Jamur Tidak Kembali
Setelah dibersihkan dan dipanggang, pastikan cobek disimpan di lokasi yang memiliki sirkulasi udara baik dan kering. Hindari meletakkan cobek di area yang lembap karena kondisi tersebut merupakan pemicu utama pertumbuhan jamur pada kerajinan tanah liat.
FAQ Merawat Cobek Tanah Liat
1. Apakah memanggang cobek tanah liat di atas kompor bisa membuatnya retak?
Pangganglah dengan api kecil atau sedang dalam durasi singkat (beberapa detik saja) untuk sekadar menghilangkan kelembapan di pori-pori, sehingga risiko retak bisa diminimalisir.
2. Mengapa baking soda dan garam sangat disarankan untuk alat masak tanah liat?
Kedua bahan ini bersifat abrasif alami dan memiliki kemampuan menyerap bau serta menarik kotoran keluar dari pori-pori tanah liat tanpa meninggalkan residu kimia berbahaya.
3. Seberapa sering kita harus melakukan pembersihan mendalam ini?
Disarankan melakukan pembersihan menyeluruh ini jika cobek sudah lama tidak digunakan atau jika terlihat bercak putih halus (jamur) di permukaannya.
4. Dapatkah metode ini diterapkan pada cobek batu?
Ya, metode air panas, garam, dan baking soda juga efektif untuk cobek batu, namun tahap pemanggangan biasanya tidak diperlukan; cukup dikeringkan dengan dijemur atau dilap hingga benar-benar kering.
5. Apakah bau sabun bisa tertinggal di pori-pori cobek tanah liat?
Benar, tanah liat bersifat menyerap. Oleh karena itu, pastikan membilas dengan air mengalir berkali-kali setelah disabun agar aroma sabun tidak mengontaminasi rasa sambal atau bumbu masakan.