Brilio.net - Makanan berjamur yang tersimpan lama di dalam kulkas jelas bisa menjadi masalah besar karena spora mikroskopisnya akan beterbangan ke mana-mana dan mencemari seluruh isi kabin.

Menyimpan bahan pangan berminggu-minggu tanpa pengawasan rutin kadang berujung petaka saat gumpalan jamur mulai mengambil alih sudut-sudut rak.

Sekadar membuang sumber bau dan mengelap permukaannya saja sama sekali tidak cukup. Asal membersihkan tanpa mematikan spora hingga ke akarnya hanya akan membuat jamur kembali muncul dan membuat bahan pangan lain cepat busuk.

Pembasmian butuh bahan antimikroba yang benar-benar aman agar tidak ada sisa bahan kimia yang justru meracuni makanan segar.

Jenis Jamur Makanan Yang Sering Muncul di Kulkas

Pelajari dulu 'musuh' yang sering jadi momok di kulkas. Walau tak terlihat, jamur-jamur ini bisa membuat makanan jadi tidak layak konsumsi. Apa saja?

Jenis JamurTampilan dan Lokasi UmumCara Membasmi
Jamur HitamBintik hitam pekat sedikit berlendir, sering bersarang di lipatan karet segel pintu dan sudut rak yang lembapOleskan pasta soda kue dan sabun cuci piring, sikat menggunakan sikat gigi bekas hingga bintik terangkat, lalu semprot hidrogen peroksida tiga persen dan keringkan
Jamur Hijau atau BiruSerbuk halus kehijauan yang bermula dari buah, roti, atau keju busuk dan mudah melayang ke dinding rakSemprotkan alkohol 70 persen langsung ke permukaan, seka perlahan searah dari tepi luar ke tengah agar sporanya tidak beterbangan, lalu seka lap kering
Jamur Putih Menyerupai KapasSerat putih tipis berserabut, biasanya tumbuh cepat di laci sayuran basah atau dinding kompartemen yang berembunSemprotkan larutan cuka putih murni atau air asam sitrat hangat, diamkan sepuluh menit agar sifat asam mematikan miselium jamur, lalu seka hingga tuntas
Lendir Merah Muda atau OranyeLapisan licin basah kemerahan, umumnya menempel di dasar botol saus, ceceran sirup, atau lubang pembuangan airGosok menggunakan sabun pencuci piring antibakteri dan air hangat hingga licinnya hilang, bilas bersih, lalu semprotkan alkohol untuk sterilisasi akhir

Persiapan Membersihkan

foto: Gemini

Sebelum mulai melakukan pembasmian secara total, cabut dulu kabel daya kulkas demi keamanan kerja serta mencegah pemborosan listrik akibat pintu yang terbuka lama. Pastikan tangan sudah terlindungi sarung tangan karet dan jangan lupa kenakan masker agar spora jamur tidak terhirup atau menempel di kulit secara langsung.

Keluarkan seluruh isi kulkas tanpa terkecuali. Langsung buang makanan berjamur, membusuk, atau kedaluwarsa ke dalam kantong sampah tebal lalu ikat rapat dan letakkan di luar rumah. Simpan bahan yang masih layak konsumsi di dalam wadah pendingin tertutup untuk sementara waktu.

Lepaskan semua rak kaca, laci sayuran, dan sekat pada pintu untuk dicuci menggunakan air hangat serta sabun pencuci piring hingga bebas lendir maupun jamur. Keringkan komponen tersebut dengan lap bersih sebelum dipasang kembali. Hindari pemakaian cairan pemutih pakaian untuk sanitasi karena residu uap kimianya sangat berbahaya bagi makanan di kemudian hari.

Buatlah cairan pembersih dari perbandingan satu banding satu antara air hangat dan cuka putih, atau gunakan alternatif lain berupa campuran dua sendok makan soda kue dan satu liter air hangat. Semprot cairan tersebut merata ke dinding dalam, langit-langit, dasar kulkas, hingga lipatan karet pintu. Sikat celah karet menggunakan sikat gigi bekas berbulu halus mengingat area ini merupakan tempat favorit jamur berkembang biak.

Seka semua permukaan menggunakan kain basah bersih dan tuntaskan dengan lap mikrofiber kering sampai tidak ada genangan air tersisa. Pasang kembali rak kering ke posisi semula, nyalakan mesin, dan tunggu suhu ruangan di dalamnya kembali dingin stabil. Taruh mangkuk kecil berisi bubuk kopi hitam tanpa gula atau soda kue di salah satu sudut rak selama beberapa hari untuk menyerap sisa bau apek secara alami. Terakhir, masukkan lagi makanan segar di dalam wadah kedap udara agar aroma makanan tidak saling bercampur.

Trik Membersihkan Kulkas Penuh Makanan Berjamur

foto: Gemini

Ternyata ada langkah ekstra yang sangat krusial untuk mencegah kembalinya si jamur membandel. Berikut ini beberapa trik rahasianya.

1. Kuras Saluran Pembuangan Air Kondensasi

Banyak orang rutin mengelap rak dan dinding kulkas tapi sering melupakan lubang drainase kecil di bagian belakang bawah kulkas. Lubang penampung lelehan es yang lembap ini kerap menjadi sarang utama koloni jamur tersembunyi. Selama bagian ini kotor, spora akan terus bersirkulasi tertiup kipas pendingin ke seluruh ruang kulkas. Masukkan sikat kawat pembersih sedotan ke lubang tersebut untuk menarik kotoran keluar. Semprotkan air hangat memakai suntikan tanpa jarum hingga aliran air ke baki penampungan di bawah kulkas kembali lancar.

2. Basmi dengan Semprotan Hidrogen Peroksida Tiga Persen

Cuka kadang kurang ampuh menghancurkan spora jamur hitam yang sudah berkerak kuat. Cairan hidrogen peroksida konsentrasi tiga persen adalah solusi tepat karena memicu reaksi oksidasi penghancur dinding sel jamur hingga ke akarnya. Bahan ini amat sangat aman untuk area penyimpanan makanan mengingat hasil reaksinya hanya akan terurai menjadi air dan oksigen. Cairan antiseptik pembersih luka ini bisa dibeli di apotek lokal, apotek K-24, Kimia Farma, atau toko bahan kimia daring. Semprotkan secara merata ke sudut-sudut rawan lalu biarkan sepuluh menit sampai busanya mereda, dan seka hingga kering.

3. Buat Lapisan Pelindung dari Minyak Cengkih

Dinding plastik kulkas memiliki pori-pori mikroskopis tempat akar jamur bersembunyi meskipun permukaannya terlihat kesat dan bersih. Minyak atsiri cengkih punya kandungan senyawa eugenol alami yang terbukti mematikan spora jamur dorman sekaligus menghambat pertumbuhannya kembali. Campur seperempat sendok teh minyak cengkih ke dalam satu liter air lalu seka tipis-tipis ke seluruh dinding plastik serta lipatan karet pintu setelah kulkas selesai dibersihkan. Biarkan mengering dengan sendirinya tanpa dibilas agar tercipta lapisan pelindung antijamur jangka panjang.

5 FAQ Bersihkan Kulkas Dari Jamur

1. Mengapa cairan pemutih pakaian sebaiknya dihindari saat membersihkan bagian dalam kulkas?
Jawaban: Cairan pemutih pakaian berisiko merusak lapisan plastik dan meninggalkan residu uap kimia beracun yang berbahaya bagi makanan. Sebagai alternatif aman, gunakan larutan cuka putih dan air hangat dengan perbandingan satu banding satu, campuran soda kue, atau cairan hidrogen peroksida tiga persen.

2. Apa fungsi minyak cengkih setelah seluruh bagian kulkas selesai dibersihkan?
Jawaban: Minyak cengkih mengandung senyawa eugenol alami yang terbukti mematikan spora jamur dorman di pori-pori mikroskopis dinding plastik sekaligus menghambat pertumbuhannya kembali. Usapkan campuran seperempat sendok teh minyak cengkih dan satu liter air secara tipis tanpa dibilas agar tercipta lapisan pelindung antijamur jangka panjang.

3. Mengapa lubang pembuangan air kondensasi di bagian belakang kulkas wajib dibersihkan?
Jawaban: Lubang drainase kecil ini menampung lelehan es yang lembap sehingga kerap menjadi sarang utama koloni jamur tersembunyi. Bila saluran ini dibiarkan kotor, spora jamur akan terus bersirkulasi tertiup kipas pendingin ke seluruh ruang kabin kulkas dan kembali mencemari makanan.

4. Mengapa hidrogen peroksida konsentrasi tiga persen aman untuk membasmi jamur di area kulkas?
Jawaban: Cairan ini bekerja melalui reaksi oksidasi yang merusak dinding sel jamur hingga ke akarnya. Selain ampuh mematikan jamur hitam membandel yang sulit diatasi cuka, bahan ini sangat aman untuk tempat penyimpanan makanan karena hasil reaksinya hanya terurai menjadi air dan oksigen.

5. Bagaimana cara ampuh menghilangkan sisa aroma apek setelah proses pembersihan selesai?
Jawaban: Letakkan mangkuk kecil berisi bubuk kopi hitam tanpa gula atau soda kue di salah satu sudut rak selama beberapa hari untuk menyerap bau secara alami. Pastikan pula semua bahan makanan disimpan kembali menggunakan wadah kedap udara agar aroma bahan pangan tidak saling bercampur.