Brilio.net - Kunyit merupakan bumbu dapur yang sangat bermanfaat, namun pigmen warna kuningnya sering kali meninggalkan noda membandel pada cobek, terutama cobek batu yang memiliki pori-pori. Jika hanya dicuci dengan sabun biasa, warna kuning tersebut terkadang masih tersisa dan berisiko mencemari warna masakan selanjutnya.

Ada cara unik dan efektif yang dibagikan oleh pemilik kanal YouTube @DIAHUSWATUNHASANAH-s9e. Teknik ini tidak menggunakan bahan kimia keras, melainkan memanfaatkan bahan pokok yang selalu ada di rumah, yaitu beras.

Manfaat Menggunakan Beras untuk Membersihkan Cobek

Penggunaan beras bukan tanpa alasan. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari metode ini:

- Abrasif Alami: Tekstur beras yang keras saat diulek mampu mengangkat pigmen warna kunyit yang masuk ke dalam pori-pori cobek.

- Menyerap Minyak dan Warna: Beras memiliki kemampuan menyerap residu minyak dan zat warna (kurkumin) yang menempel kuat pada permukaan batu.

- Membersihkan Pori-Pori: Remahan halus beras dapat menjangkau sela-sela terkecil pada cobek batu yang sulit dijangkau oleh bulu spons cuci piring.

Langkah-Langkah Membersihkan Cobek dengan Beras

Berikut adalah tutorial singkat yang bisa kamu praktikkan di rumah:

1. Siapkan Beras: Ambil segenggam beras putih mentah (tidak perlu dicuci).

Cara membersihkan cobek batu
foto: YouTube/@DIAHUSWATUNHASANAH-s9e

2. Proses Mengulek: Masukkan beras ke dalam cobek yang masih bernoda kuning bekas kunyit. Ulek beras tersebut ke seluruh permukaan cobek hingga beras hancur dan berubah warna menjadi kekuningan.

Cara membersihkan cobek batu
foto: YouTube/@DIAHUSWATUNHASANAH-s9e

3. Buang Sisa Beras: Setelah noda kuning terangkat dan berpindah ke remahan beras, buang sisa beras tersebut.

Cara membersihkan cobek batu
foto: YouTube/@DIAHUSWATUNHASANAH-s9e

4. Bilas Hingga Bersih: Bilas cobek menggunakan air mengalir. Kamu bisa menambahkan sedikit sabun pencuci piring jika dirasa perlu, lalu keringkan.

Cara membersihkan cobek batu
foto: YouTube/@DIAHUSWATUNHASANAH-s9e

FAQ Cara Membersihkan Noda Kunyit di Cobek

1. Apakah metode ini bisa digunakan pada cobek kayu?

Bisa, namun efektivitasnya paling terlihat pada cobek batu karena pori-porinya yang lebih dalam. Pada cobek kayu, pastikan tidak mengulek terlalu keras agar serat kayu tidak ikut terkelupas.

2. Apakah jenis beras yang digunakan berpengaruh pada hasil pembersihan?

Secara umum, semua jenis beras putih mentah bisa digunakan. Beras yang memiliki tekstur lebih keras justru lebih baik karena memberikan daya gesek (abrasi) yang lebih kuat untuk mengangkat noda.

3. Selain kunyit, apakah beras bisa menghilangkan bau menyengat seperti terasi?

Ya, beras juga efektif untuk menetralisir aroma menyengat yang tertinggal pada cobek. Sifat adsorpsi pada beras membantu mengangkat partikel penyebab bau.

4. Berapa kali proses mengulek beras harus dilakukan?

Untuk noda kunyit yang baru, satu kali proses biasanya sudah cukup. Namun, jika noda sudah mengering atau sangat pekat, kamu bisa mengulangi prosesnya dua kali dengan beras yang baru.

5. Apakah remahan beras bekas ulekan ini masih bisa dimanfaatkan?

Remahan beras yang sudah bercampur dengan noda kunyit dan serpihan halus pori-pori cobek sebaiknya langsung dibuang dan tidak dikonsumsi demi alasan kebersihan.