Cara mencuci cobek batu tanpa sabun agar bebas bau dan tetap kinclong

Cara mencuci cobek batu tanpa sabun agar bebas bau dan tetap kinclong
foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Membersihkan peralatan dapur tradisional seperti cobek batu memang butuh perhatian khusus agar fungsinya tetap terjaga. Meskipun blender sudah sangat umum digunakan karena kepraktisannya, banyak orang tetap memilih cobek karena dipercaya mampu menghasilkan rasa bumbu yang lebih autentik dan lezat. Sayangnya, kesalahan saat mencuci sering kali membuat cobek menjadi bau sabun atau kurang bersih.

Konsekuensi Mencuci Cobek dengan Sabun

Banyak yang terbiasa menggunakan sabun cuci piring dan spons untuk membersihkan cobek batu. Ternyata, kebiasaan ini kurang tepat karena pori-pori pada batu bisa menyerap aroma sabun. Hal ini dijelaskan oleh pengguna TikTok @astiniratnaa dalam unggahannya.

"Siapa nih yang masih suka nyuci cobek pakai sabun? Itu bisa ninggalin bau sabun yang ganggu banget pas ngulek bumbu. Kalau bilasnya nggak bersih, busa sabunnya bisa nyelip di pori cobek," ungkapnya melalui akun @astiniratnaa. Aroma sabun yang tertinggal ini nantinya bisa mencemari rasa bumbu atau sambal yang dibuat.

Trik Bersihkan Cobek Batu Agar Kinclong dan Bebas Bau

Tanpa perlu spons atau sabun, cobek batu bisa dibersihkan secara maksimal hanya dengan dua bahan dapur sederhana:

1. Beras

Cara mencuci cobek batu tanpa sabun agar bebas bau dan tetap kinclong

foto: TikTok/@astiniratnaa

Gunakan segenggam beras, lalu ulek pada permukaan cobek sampai hancur merata. Beras efektif mengangkat sisa lemak dan sisa bumbu yang tertinggal di pori-pori batu. Setelah selesai, bilas cobek dengan air mengalir.

2. Minyak Goreng

Cara mencuci cobek batu tanpa sabun agar bebas bau dan tetap kinclong

foto: TikTok/@astiniratnaa

Setelah dibersihkan dengan beras, oleskan sedikit minyak goreng ke seluruh permukaan cobek. Langkah ini membantu menjaga kelembapan batu dan memberikan efek kinclong. Terakhir, bilas kembali dengan air bersih lalu tiriskan hingga benar-benar kering.

Cara Membedakan Cobek Batu Asli dan Palsu

Agar tidak salah pilih saat membeli, perhatikan beberapa ciri cobek batu asli berikut ini:

- Bahan Baku: Cobek asli terbuat dari batu alam murni seperti granit atau batu lava.
- Tekstur & Warna: Cobek batu asli umumnya bertekstur kasar dengan warna yang tidak seragam, berbeda dengan cobek palsu yang seringkali terlihat terlalu halus dan warnanya merata.
- Berat: Karena terbuat dari batu padat, cobek asli terasa jauh lebih berat.
- Suara: Ketukan logam pada cobek asli akan menghasilkan suara yang nyaring, sementara cobek berbahan campuran terdengar lebih teredam atau "mati".
- Detail Alami: Cari goresan alami pada permukaan batu. Cobek buatan pabrik biasanya terlihat terlalu mulus tanpa cacat alami.
- Kenyamanan Mengulek: Saat dipakai, gesekan antara ulekan dan cobek batu asli terasa lebih kuat dan mantap.
- Harga: Kualitas berbanding lurus dengan harga; cobek batu asli biasanya dibanderol lebih mahal.

FAQ Membersihkan Cobek Batu

1. Apakah boleh merendam cobek batu di dalam air terlalu lama?

Sebaiknya hindari merendam cobek batu terlalu lama karena pori-pori batu dapat menyerap air berlebih yang memicu tumbuhnya jamur saat disimpan.

2. Bagaimana cara menghilangkan jamur yang sudah terlanjur tumbuh di cobek batu?

Gunakan sikat kasar dan ulekan garam dapur, gosok hingga jamur hilang, lalu cuci dengan air panas dan keringkan di bawah sinar matahari.

3. Mengapa beras efektif untuk membersihkan cobek?

Tekstur butiran beras yang keras saat diulek berfungsi sebagai amplas alami yang mampu menjangkau sisa bumbu di celah terkecil sekaligus menyerap sisa lemak.

4. Berapa lama cobek batu harus dikeringkan sebelum disimpan?

Pastikan cobek benar-benar kering (sekitar 1-2 jam di area terbuka) untuk mencegah bau apek dan pertumbuhan bakteri di pori-pori batu.

5. Apakah minyak goreng yang dioleskan pada cobek tidak akan membuatnya tengik?

Jika setelah diolesi minyak cobek langsung dibilas dengan air mengalir, sisa minyak yang tertinggal hanya akan melapisi batu agar tidak mudah retak dan tetap mengilap tanpa menimbulkan bau tengik.

 

 

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas