Brilio.net - Telur rebus umum dihidangkan sebagai menu makanan sehari-hari. Hidangan telur rebus sering dipilih oleh orang-orang yang tengah menjalankan diet, baik untuk menurunkan berat badan maupun menaikkannya. Sudah jadi rahasia umum kalau telur rebus punya nutrisi yang tinggi untuk menunjang kesehatan dan mendukung diet.

Dilansir dari mayoclinichealthsystem.org, selain protein, telur rebus juga kaya vitamin D, omega-3, vitamin B6, dan lain sebagainya. Telur rebus ini aman dikonsumsi setiap hari karena tidak mengganggu kesehatan jantung. Di sisi lain, banyak pula yang lebih memilih konsumsi bagian putih telur rebus saja biar kolesterol tubuh tetap terjaga.

Di Indonesia sendiri, telur rebus sering diolah lagi jadi beragam menu. Biasanya, usai direbus, telur akan dimasak kembali dengan berbagai cara, seperti ditumis pakai bumbu kecap, balado, asam manis, dan masih banyak lagi. Nah, sebelum masuk ke proses tumis, telur rebus ini kerap digoreng dulu.

Fungsi digoreng ini agar telur rebus jadi berkulit dan lebih padat, sehingga telur rebus pun jadi tak mudah hancur saat dimasak kembali. Usut punya usut, telur yang berkulit ini juga dianggap lebih sedap bagi kebanyakan orang, lho. Tetapi, saat digoreng di minyak panas, telur rebus berisiko meletus dan hancur.